<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693</id><updated>2011-07-30T21:30:23.213-07:00</updated><title type='text'>Mashudi Personal Blog</title><subtitle type='html'>Teori evolusi, siapa Harun Yahya, Charles darwin, mitos evolusi kimia sebagai salah satu kajian yang menjelaskan asal usul kehidupan,rancangan pada manusia, relatifitas waktu dan takdir, serta akhirat tempat yang kita tuju (surga atau neraka, Buku Atlas Penciptaan telah meresahkan bangsa barat, Perancis melarang pendidikan agama, dan Eropa menyatakan perang terhadap Islam dan Al-Qur'an</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-5491484511125718125</id><published>2009-07-16T23:24:00.000-07:00</published><updated>2009-07-16T23:39:51.185-07:00</updated><title type='text'>Berbagai Tingkat Keanekaragaman Hayati</title><content type='html'>Keanekaragaman hayati dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan, mulai dari organisme tingkat rendah sampai organisme tingkat tinggi. Misalnya dari mahluk bersel satu hingga mahluk bersel banyak; dan tingkat organisasi kehidupan individu sampai tingkat interaksi kompleks, misalnya dari spesies sampai ekosistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga tingkat, yaitu :&lt;br /&gt;1. Keanekaragaman gen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sifat organisme hidup dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan (gen), satu dari induk jantan dan lainnya dari induk betina. Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dalam satu jenis.&lt;br /&gt;misalnya :&lt;br /&gt;- variasi jenis kelapa : kelapa gading, kelapa hijau&lt;br /&gt;- variasi jenis anjing : anjing bulldog, anjing herder, anjing kampung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat variasi tadi adalah : Rumus : F = G + L&lt;br /&gt;F = fenotip&lt;br /&gt;G = genoti&lt;br /&gt;L = lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika G berubah karena suatu hal (mutasi dll) atau L berubah maka akan terjadi perubahan di F. Perubahan inilah yang menyebabkan terjadinya variasi tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gbr. Variasi morfologi dalam satu jenis gandum akibat persilangan&lt;br /&gt;2. Keanekaragaman jenis (spesies)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanekaragaman ini lebih mudah diamati daripada Keanekaragaman gen. Keanekaragaman hayati tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya beraneka macam jenis mahluk hidup baik yang termasuk kelompok hewan, tumbuhan dan mikroba.&lt;br /&gt;misalnya :&lt;br /&gt;- variasi dalam satu famili antara kucing dan harimau. Mereka termasuk dalam satu famili(famili/keluarga Felidae) walaupun ada perbedaan fisik, tingkah laku dan habitat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Keanekaragaman ekosistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dari ekosistem di biosfir.&lt;br /&gt;misalnya :&lt;br /&gt;ekosistem lumut, ekosistem hutan tropis, ekosistem gurun, masing-masing ekosistem memiliki organisme yang khas untuk ekosistem tersebut. misalnya lagi, ekosistem gurun di dalamnya ada unta, kaktus, dan ekosistem hutan tropis di dalamnya ada harimau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga macam keanekaragaman tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Ketiganya dipandang sebagai suatu keseluruhan atau totalitas yaitu sebagai keanekaragaman hayati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat Keanekaragaman Hayati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Dengan mengetahui adanya keanekaragamaan gen merupakan modal dasar untuk melakukan rekayasa genetika dan hibridisasi (kawin silang) untuk mendapatkan bibit unggul yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Dengan mengetahui adanya kenaekaragaman jenis dapat menuntun kita untuk mencari alternatif dari bahan makanan, bahan sandang, dan papan, juga dapat menuntun kita memilih hewan-hewan unggul yang dapat dibudidayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Dengan mengetahui adanya keanekaragaman ekosistem kita dapat mengembangkan sumber daya hayati yang cocok dengan ekosistem tertentu sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian dan peternakan yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sistem Klasifikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibedakan menjadi 3&lt;br /&gt;1  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Klasifikasi Alamiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- diciptakan oleh Theophrastus (370SM - 285SM), salah satu&lt;br /&gt;murid Aristoteles&lt;br /&gt;- didasarkan pada bentuk yang dapat dilihat dengan mata biasa&lt;br /&gt;(morfologi)&lt;br /&gt;- tumbuhan dibagi menjadi 4 kelompok : pohon, semak, perdu&lt;br /&gt;dan herba&lt;br /&gt;2  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Klasifikasi Buatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- diciptakan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan swedia&lt;br /&gt;- dikenal sebagai Bapak Klasifikasi&lt;br /&gt;- dasar yang digunakan adalah alat reproduksi seksual, dasar lain&lt;br /&gt;yang digunakan adalah morfologi.&lt;br /&gt;- merupakan penggolongan mahluk hidup berdasarkan pengaruh-&lt;br /&gt;nya terhadap manusia&lt;br /&gt;- misalnya : beracun atau berguna, piaraan atau liar, gulma atau&lt;br /&gt;sayuran.&lt;br /&gt;3  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Klasifikasi filogenetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- diciptakan oleh Charles Darwin 1859, menerbitkan buku tentang&lt;br /&gt;teori evolusi.&lt;br /&gt;- Ia menyatakan bahwa persamaan struktur tubuh menunjukkan&lt;br /&gt;hubungan kekerabatan yang lebih dekat.&lt;br /&gt;- didasarkan urutan perkembangan mahluk hidup (filogeni) serta&lt;br /&gt;mengetahui hubungan kekerabatan antara satu dengan yang&lt;br /&gt;lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gbr. pohon filogeni dari beruan dan rakoon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengklasifikasian dan Tatanama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TINGKAT TAKSONOMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut juga tingkat pengelompokkan.Tingkatan ini disusun oleh kelompok (takson) yang paling umum sampai kepada kelompok yang paling khusus, dengan urutan tingkatan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.  Regnum/Kingdom  (Dunia/Kerajaan)&lt;br /&gt;2.  Divisio/Phyllum  (Tumbuhan/Hewan)&lt;br /&gt;3.  Classis  (Kelas)&lt;br /&gt;4.  Ordo  (Bangsa)&lt;br /&gt;5.  Familia  (Suku)&lt;br /&gt;6.  Genus  (Marga)&lt;br /&gt;7.  Species  (Jenis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TATA NAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemberian nama mahluk hidup kita mengenal nama daerah (anjing, dog) dan nama ilmiah (ex: canine). Nama daerah hanya dapat dimengerti oleh penduduk di daerah itu. Nama Ilmiah digunakan sebagai alat komunikasi ilmiah di seluruh dunia menggunakan bahasa latin/yang dilatinkan. Setiap organisme hanya memiliki satu nama yang sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA PEMBERIAN NAMA JENIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem tata nama yang digunakan disebut "binomial nomenclatur" yaitu pemberian nama jenis/spesies dengan menggunakan 2 kata. Misalnya: padi &gt; Oryza sativa. Cara :&lt;br /&gt;Kata depan : nama marga (genus)&lt;br /&gt;Kata belakang : nama petunjuk spesies (spesies epithet). Sistem binomial nomenklatur dipopulerkan pemakaiannya oleh Carolus Linnaeus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA PEMBERIAN NAMA KELAS, BANGSA DAN FAMILI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Nama kelas adalah nama genus + nae. contoh: Equisetum + nae, menjadi kelas Equisetinae.&lt;br /&gt;   2. Nama ordo adalah nama genus + ales. contoh: zingiber + ales, menjadi ordo Zingiberales.&lt;br /&gt;   3. Nama famili adalah nama genus + aceae. contoh: Canna + aceae, menjadi famili Cannacea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengelompokan Mahluk Hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whitaker (1969) mengelompokkan mahluk hidup ke dalam lima kerajaan/regnum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Regnum Monera&lt;br /&gt;Monera merupakan golongan organisme yang bersifat prokariotik (inti selnya tidak memiliki selaput inti). Regnum ini dibagi menjadi dua golongan yaitu :&lt;br /&gt;1.1.  Golongan bakteri (Schizophyta/Schizomycetes)&lt;br /&gt;1.2.  Golongan ganggang biru (Cyanophyta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Regnum Protista&lt;br /&gt;Protista merupakan organisme yang bersifat eukariotik (inti selnya sudah memiliki selaput inti). Pembentukan regnum ini diusulkan oleh Ernst Haeckel atas pertimbangan adanya organise-organisme yagn memiliki ciri tumbuhan (berklorofil) sekaligus memiliki ciri hewan (dapat bergerak). Yang termasuk dalam regnum ini adalah :&lt;br /&gt;2.1.  Protozoa&lt;br /&gt;2.2.  Ganggang bersel satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Regnum Fungi (Jamur)&lt;br /&gt;Fungi merupakan organisme uniseluler (bersel satu) dan multiseluler (bersel banyak) yang tidak berklorofil, fungi multiseluler dapat membentuk benang-benang yang disebut hifa. Seluruh anggota dari regnum ini bersifat heterotrof. Regnum ini dibagi menjadi beberapa divisi yaitu:&lt;br /&gt;1.1.  Oomycotina&lt;br /&gt;1.2.  Zygomycotina&lt;br /&gt;1.3.  Ascomycotina&lt;br /&gt;1.4.  Basidiomycotina&lt;br /&gt;1.5.  Deuteromycotina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Regnum Plantae (Tumbuhan Hijau)&lt;br /&gt;Meliputi organisme bersel banyak (multiseluler) dan sel-selnya mempunyai dinding sel. Hampir seluruh anggota berklorofil sehinga sifatnya autotrof. Yang termasuk dalam Regnum Plantae adalah:&lt;br /&gt;1.1.  Ganggang bersel banyak (diluar ganggang biru)&lt;br /&gt;1.2.  Lumut (Bryophyta)&lt;br /&gt;1.3.  Paku-pakuan (Pteridophyta)&lt;br /&gt;1.4.  Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Regnum Animalia (Kerajaan Hewan)&lt;br /&gt;Meliputi organisme bersel banyak, yang sel-selnya tidak berdinding sel dan tidak berklorofil sehingga bersifat heterotrof. Yang termasuk regnum ini adalah filum:&lt;br /&gt;1.1.  Porifera&lt;br /&gt;1.2.  Coelenterata&lt;br /&gt;1.3.  Platyhelminthes&lt;br /&gt;1.4.  Nemathelminthes&lt;br /&gt;1.5.  Annelida&lt;br /&gt;1.6  Echinodermata&lt;br /&gt;1.7  Arthropoda&lt;br /&gt;1.8  Chordata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Klasifikasi Tumbuhan dan Hewan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI TUMBUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota +/- 500.000 - 600.000 spesies&lt;br /&gt;1.  ALGA/GANGGANG&lt;br /&gt; Dibagi dalam beberapa kelas:&lt;br /&gt;a.  Chlorophyta: Ganggang Hijau&lt;br /&gt;b.  Chrysophyta: Ganggang Keemasan&lt;br /&gt;c.  Phaeophyta: Ganggang Pirang/Coklat&lt;br /&gt;d.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rhodophyta: Ganggang Merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BRYOPHYTA: LUMUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3.  PTERIDOPHYTA: PAKU-PAKUAN&lt;br /&gt;   Dibagi menjadi beberapa kelas:&lt;br /&gt;a.  Kelas Psilophytinae&lt;br /&gt;b.  Kelas Equisetinae&lt;br /&gt;c.  Kelas Lycopodinae&lt;br /&gt;d.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas Filicinae&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4.  SPERMATOPHYTA ATAU TUMBUHAN BERBIJI&lt;br /&gt;   Menghasilkan biji sebagai alat berkembang biak, nama lainnya Embriophyta Siphonogamae (tumbuhan berembrio yang perkawinannya melalui suatu saluran) atau Antophyta (tumbuhan berbunga) atau Phanerogamae (alat kelaminnya tampak jelas yaitu berupa benang sari dan putik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI HEWAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengelompokkan hewan untuk takson filum para ahli biologi menggunakan beberapa karakteristik hewan, antara lain:&lt;br /&gt;1.  Uniseluler atau multiseluler&lt;br /&gt;2.  Diploblastik atau tripoblastik.&lt;br /&gt;3.  Metameri atau non metameri.&lt;br /&gt;4.  Asimetri, simetri radial atau simetri bilateral.&lt;br /&gt;5.  Anggota tubuh berbuku-buku atau tidak.&lt;br /&gt;6.  Mempunyai kerangka luar atau kerangka dalam.&lt;br /&gt;7.  Mempunyai notokord atau tidak.&lt;br /&gt;8.  Bentuk dan letak sistem organ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk klasifikasi hewan, yang dibahas hanya filum Chordata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FILUM CHORDATA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ciri utama adalah (1) memiliki chorda dorsalis/notokord dan (2) tubuhnya simetris bilateral. Dibagi menjadi 4 subfilum :&lt;br /&gt;1.  subfilum Hemichordata&lt;br /&gt;2.  subfilum Tunicata/Urochordata&lt;br /&gt;3.  subfilum Cephalochordata&lt;br /&gt;4.  subfilum Vertebrata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subfilum Vertebrata dibagi menjadi beberapa kelas:&lt;br /&gt;1.  Kelas Agnatha  : Ikan tidak berahang&lt;br /&gt;2.  Chondrichtyes  : Ikan bertulang rawan&lt;br /&gt;3.  Osteichtyes  : Ikan bertulang sejati&lt;br /&gt;4.  Amphibi  : katak dan salamander&lt;br /&gt;5.  Kelas Reptil  : hewan melata&lt;br /&gt;6.  Kelas Aves  : unggas&lt;br /&gt;7.  Kelas Mamalia  : hewan menyusui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : Klasifikasi kucing&lt;br /&gt;Regnum = Animalia, Filum = Chordata, Subfilum = Vertebrata, Kelas = Mamalia, Ordo = Carnivora, Famili = Felidae, Genus = Felis, Species = Felis domestica (Kucing)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-5491484511125718125?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/5491484511125718125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=5491484511125718125' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/5491484511125718125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/5491484511125718125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2009/07/berbagai-tingkat-keanekaragaman-hayati.html' title='Berbagai Tingkat Keanekaragaman Hayati'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-3973529601997319676</id><published>2009-01-26T21:51:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T21:58:22.306-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="chapter"&gt;SERANGAN ISRAEL TERAKHIR&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Sewaktu penulisan buku ini (dasar pembuatan situs ini) dimulai, Palestina tengah mengalami bulan-bulan pertama Intifadah al-Aqsa. Dari hari paling awal Intifadah baru ini, pemerintahan Israel menanggapi dengan keras demontrasi jalanan warga Palestina. Namun, sementara itu, bentrokan di wilayah ini menjadi jauh lebih keras. Untuk membalas bom bunuh diri yang dilakukan oleh beberapa kelompok Palestina, Israel telah melangkah lebih jauh dalam menekan Daerah Pendudukan. Operasi Israel yang dilakukan di darat, laut, dan udara ditujukan terutama terhadap orang-orang sipil Palestina. Hari-hari terkeras selama Intifadah al-Aqsa mungkin telah meledak begitu tahun 2002 dimulai. &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Dalam operasi terakhir ini, yang digambarkan oleh pihak berwenang sebagai yang terbesar di Daerah Pendudukan dalam 20 tahun terakhir, tentara Israel mengirimkan sekitar 20.000 tentara. Dengan pengerahan ini, yang dianggap sebagai sebuah pertanda awal akan adanya pembantaian besar-besaran, tentara Israel mulai mencaplok wilayah-wilayah yang ditempati rakyat Palestina satu demi satu. Operasi ini sebenarnya telah diramalkan berbulan-bulan sebelumnya. Seperti telah kita bahas di bagian sebelumnya “Ariel Sharon Bersiap untuk Perang,” sumber-sumber media asing telah meramalkan pendudukan itu. Berita yang bocor dari pemerintahan Israel ini juga menunjukkan bahwa Israel tengah mempersiapkan perang besar. &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td height="118"&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/282.jpg" vspace="2" width="188" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/283.jpg" vspace="2" width="183" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Begitu pendudukan dimulai, pemandangan yang mengingatkan pada penyerangan Libanon 1982 mulai tampak. Hal yang sama terjadi di setiap kamp pengungsi yang dicaplok dan daerah berdekatan. Pertama-tama, suara tank dari kejauhan dan letupan senjata terdengar, lalu generator yang menyuplai arus listrik dihancurkan, menjerumuskan daerah ini ke dalam kegelapan dan mengasingkannya dari dunia luar. Sebelum bergerak jauh, pesawat-pesawat F-16 datang untuk membantu tank-tank. Semua ini hanyalah langkah pertama pengepungan yang lebih besar lagi. &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td height="260"&gt;                   &lt;p class="resimalti" align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/284.jpg" vspace="2" width="307" align="right" height="250" hspace="2" /&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;p class="boxtext" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh dunia&lt;br /&gt;bereaksi keras&lt;br /&gt;ketika tentara-&lt;br /&gt;tentara Israel ini&lt;br /&gt;mengambil gambar&lt;br /&gt;yang menunjukkan mereka melangkah di atas mayat&lt;br /&gt;seorang pria&lt;br /&gt;Palestina yang&lt;br /&gt;baru saja mereka&lt;br /&gt;bunuh. &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Pemandangan ini benar-benar seperti daerah perang layaknya. Tank-tank Israel memasuki kota-kota dalam pemerintahan Palestina seperti Gaza, Ramallah, Nablus, dan Tulkarem, menghancurkan segalanya di sepanjang jalannya; Pesawat-pesawat F-16 menghujankan bom di atas orang-orang yang tinggal di kamp-kamp pengungsian. Pemimpin PLO Yasser Arafat tidak dapat meninggalkan tempat kediaman resminya, dengan kata lain, ia telah dipaksa menjalani tahanan rumah. Hanya dalam satu hari serangan itu, 40 orang terbunuh. Tentara Israel menembaki rumah-rumah sakit, ambulan, dan sekolah-sekolah, termasuk sekolah untuk tuna netra yang didirikan oleh PBB. Para wartawan asing di tempat kejadian melaporkan bahwa orang-orang yang terluka selama serangan ini tidak dapat dibawa ke rumah sakit karena tank-tank Israel mengepung rumah sakit dan mencegah setiap ambulan untuk keluar masuk. Di samping itu, ribuan orang diperiksa tanpa alasan yang jelas, dan lusinan mereka dikirim ke penjara. Di beberapa kamp pengungsian, seluruh lelaki berusia antara 14 dan 60 dibawa pergi untuk disidik. Beberapa di ntara mereka, setelah ditahan selama 2 hari dengan tangan terikat dan mata ditutup, kemudian ditahan dalam penjara. Di kamp Dheisheh, misalnya, 600 laki-laki dipaksa untuk disidik; 70 dari mereka ditahan tanpa tuduhan resmi. Gambar-gambar orang-orang sipil dengan mata tertutup yang menunggu penyidikan yang diperlihatkan pada pers hanya memperlihatkan salah satu perbuatan tak masuk akal yang dilakukan oleh tentara Israel. &lt;/p&gt;             &lt;table width="444" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td width="436"&gt;                   &lt;p class="resimalti" align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/285b.jpg" vspace="1" width="141" height="125" hspace="1" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/285a.jpg" vspace="1" width="138" height="125" hspace="1" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/285.jpg" vspace="1" width="142" height="125" hspace="1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/285e.jpg" vspace="1" width="138" height="125" hspace="1" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/285d.jpg" vspace="1" width="144" height="125" hspace="1" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/285c.jpg" vspace="1" width="146" height="125" hspace="1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Tentara-tentara Israel menarik seorang pria Palestina keluar dari mobilnya dan menjadikannya bulan-bulanan. Laki-laki tak bersenjata ini diborgol, dibaringkan di atas tanah, ditelanjangi, lalu dengan brutal ditembak mati. Seorang Palestina bisa dibunuh oleh tentara Israel di tengah jalanan, meskipun mereka telah menyerah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/285g.jpg" vspace="2" width="213" height="150" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/285h.jpg" vspace="2" width="99" height="150" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Dalam operasi terakhirnya melawan Palestina, Israel mengirim 20.000 tentara ke wilayah ini. Tank-tank mengepung kota-kota Palestina dan menghancurkan segalanya yang melintasi jalan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Pers melaporkan beberapa perbuatan kejam lain selama pendudukan Israel: Gambar tentara Israel ketika melangkah di atas mayat seorang Palestina yang baru dibunuh, memukul dan membunuh seorang lelaki Palestina di tengah jalan meskipun ia telah menyerah, tank-tank Israel yang memukul dan menghancurkan ambulan yang diparkir di sisi jalan tersebut, dan orang Palestina yang dihujani dengan roket. Bahkan, teror yang bersamaan diarahkan pada anak-anak, sebuah target yang sudah lumrah bagi mereka. Kebijakan Israel terhadap anak-anak tidak hanya ditentang oleh orang-orang Palestina saja, tapi juga oleh seluruh dunia, termasuk warga Israel. Penulis Israel terkenal Gideon Levy, musuh abadi kebijakan Israel di Daerah Pendudukan, mengkritik tajam hal itu dan bertanya pada masyarakat Israel:&lt;/p&gt;             &lt;table width="408" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td width="398"&gt;                   &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td height="2"&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki AKSAM,                          22 Januari 2002&lt;br /&gt;TULKAREM DI BAWAH PENDUDUKAN&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/286.jpg" width="370" height="104" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td height="2"&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki STAR, 28 Februari 2002&lt;br /&gt;ISRAEL MEMULAI SERANGAN TERBURUKNYA&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/286a.jpg" width="370" height="127" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/palestine131.jpg" width="370" height="185" /&gt; &lt;/div&gt;                   &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="2"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki SABAH, 5 Desember 2001&lt;br /&gt;ISRAEL MENEMBAK SEBUAH BANGUNAN 30 METER DARI ARAFAT                     &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/286c.jpg" width="370" height="189" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki HURRIYET,                          13 Maret 2002&lt;br /&gt;PERLAKUAN NAZI&lt;br /&gt;Pemimpin Palestina Yasser Arafat menuduh Israel "berprilaku seperti Nazi" dengan memberi nomor di tangan-tangan tahanan Palestina.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/287.jpg" width="370" height="87" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki YENI SAFAK,                          29 Maret 2002&lt;br /&gt;TAKUT AKAN ADA PEMBANTAIAN DI RAMALLAH&lt;br /&gt;Israel mempersiapkan pendudukan besar-besaran atas Ramallah, pusat politik pemerintahan Palestina.                          &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/287a.jpg" width="370" height="181" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/palestine130.jpg" width="370" height="181" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki TURKIYE,                          5 Maret 2002&lt;br /&gt;KAMP-KAMP PALESTINA DIRATAKAN DENGAN TANAH&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/287b.jpg" width="370" height="250" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Dengan operasi terakhirnya, Israel seolah telah menduduki seluruh wilayah Palestina. Pendudukan ini ditandai sejumlah pembantaian besar-besaran dan ratusan orang tak bersalah kehilangan nyawanya dalam waktu singkat 10 hari. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a id="122." name="122."&gt;&lt;/a&gt;Adakah yang memerintahkan para tentara menembaki kepala anak-anak, ataukah mereka melakukannya atas kemauan sendiri? Apa bedanya? Masih bisakah kejadian seperti itu disebut ketidaksengajaan? Ataukah ini sudah menjadi norma, menembak untuk membunuh pelempar batu, anak-anak maupun dewasa? Dan ini masih kita sebut bukan kejahatan perang? Coba, adakah orang-orang IDF yang peduli dengan perilaku tentara seperti ini?&lt;/div&gt;&lt;p class="hyg"&gt;              &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;table width="350" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki RADIKAL,                          21 Februari 2002&lt;br /&gt;SHARON MAKIN KERAS&lt;br /&gt;Israel menanggapi serangan militan Palestina pada pos-pos pemeriksaan militer dengan serangan darat, laut, dan udara. Sharon tersudut karena 15 orang Palestina tewas.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/288.jpg" width="300" height="120" /&gt; &lt;/div&gt;                   &lt;table width="350" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki ORTADOGU,                          5 Maret 2002&lt;br /&gt;SERUAN PERANG DARI ISRAEL&lt;br /&gt;Dengan menyerang tempat-tempat penampungan pengungsi sipil, Israel bertekad menjadikan Palestina ladang pembantaian. Saat Menteri Kehakiman Israel berkata, “Mereka akan meminta gencatan senjata,” walikota Yerusalem menyeru masyarakat untuk berperang.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/288A.jpg" width="300" height="133" /&gt; &lt;/div&gt;                   &lt;table width="350" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki CUMHURIYET,                          11 Maret 2002&lt;br /&gt;SHARON MENGUMUMKAN PERANG &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/288B.jpg" width="312" height="200" /&gt;                &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Adam Shapiro, seorang pendudukung hak asasi manusia Amerika yang tinggal di Ramallah, menggambarkan pemikirannya tentang tentara Israel dalam memperlakukan Daerah Pendudukan:&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="123." name="123."&gt;&lt;/a&gt;Pendudukan ini bersandar pada pemusnahan manusia. Inilah sebabnya para tentara tega melakukan apa yang mereka mau, mereka diharapkan dan didorong untuk tidak melihat orang-orang Palestina sebagai manusia. Saya tidak yakin bahwa tentara Israel sudah kejam dari sananya, tapi saya percaya bahwa ketika mereka bertugas… mereka meninggalkan rasa kemanusiaannya di belakang… Ketika Israel akhirnya memahami bahwa pendudukan ini adalah akar dari pertikaian di sini, dan dengan begitu meninggalkannya dan membiarkan orang-orang Palestina untuk hidup dalam kemerdekaan, kata-kata yang perlu digunakan untuk menerangkan dan memahami dunia kita sekali lagi akan bermakna. Kalau belum sampai di sana, “kemanusiaan” akan tetap menjadi kata dengan makna tapi tanpa pengamalan…&lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="3" cellspacing="0" height="326"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/289.jpg" width="355" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Pada hari kesepuluh pendudukannya, tentara Israel mengumumkan telah membunuh 200 orang Palestina. Laporan dalam The Independent ini menggambarkan bagaimana 30 orang kehilangan nyawanya di satu kamp dalam waktu 48 jam, dan bagaimana kamp tersebut diberondong oleh helikopter tempur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/289A.jpg" width="371" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Peter Beaumont, koresponden Palestina untuk The Observer, melaporkan dari Ramallah: “Saya melihat mayat-mayat, terbunuh oleh tembakan ke kepala” (atas). Satu kesamaan seluruh orang Palestina yang dibunuh oleh tentara Israel adalah luka di kepala karena tembakan peluru jarak dekat, dan koresponden The Observer ini menekankan hal itu. &lt;/span&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/289B.jpg" width="359" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Dalam edisi Amerika The Palestine Chronicle, Jennifer Loewenstein membahas kengerian yang terjadi di Ramallah dalam artikelnya: “Pembantaian di Ramallah: Bukankah Demokrasi Israel Itu Mengagumkan?” Bagian ini menerangkan bahwa beberapa mayat punya sebanyak 16 lubang peluru, yang sebagian besarnya ditemukan di bagian muka yang tengkurap ke tanah, dan bahwa senjata mereka telah dilucuti. Bahkan, tentara Israel terus menjadikan anak-anak sebagai sasaran, termasuk seorang bocah laki-laki 10 tahun yang tertembak dan terbunuh sewaktu bermain di dekat perbatasan Rafah karena “ia bermain terlalu dekat dengan perbatasan."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Kebijakan kekerasan Israel meningkat lebih jauh dari sekedar kekerasan. Beberapa kelompok radikal Palestina meningkatkan bom bunuh diri mereka yang ditujukan pada warga sipil Israel. Ketika berhadapan dengan perkembangan ini, Ariel Sharon dan pemerintah Israel memutuskan untuk tidak melanjutkan kebijakan yang terukur dan berkepala dingin, tapi menganggap perlu meningkatkan lagi tingkat penindasan dan kekerasan. Dalam sebuah pernyataan persnya, Sharon berkata:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="124." name="124."&gt;&lt;/a&gt;&lt;a id="125." name="125."&gt;&lt;/a&gt;"Kita harus menyebabkan mereka mengalami kerugian, luka-luka, sehingga mereka tahu mereka tidak akan dapat apa-apa… Kita harus memukul mereka, pukul, pukul lagi, sampai mereka mengerti.” Bagaimana dengan menawarkan sebuah pemecahan politik, sang perdana menteri ditanya. Sekarang, jawabnya, bukanlah waktu untuk prospek politik, ini cuma untuk prospek militer. Anggota Partai Likud Meir Sheetrit, dalam pernyataannya kepada parlemen, mengatakan bahwa ia mendukung kekerasan yang dilakukan oleh tentara Israel di Daerah Pendudukan, dengan menekankan bahwa ia akan mendukung setiap tindakan militer "yang dirancang agar orang-orang Palestina berteriak meminta gencatan senjata." Teknik ini tidak menyelesaikan apa-apa, selain mendorong ke dalam lingkaran setan kekerasan. Seperti telah kita bahas di atas, peristiwa di Palestina sekali lagi membuktikan bahwa masalah ini tidak pernah dapat dipecahkan dengan kekerasan. &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="126." name="126."&gt;&lt;/a&gt;Menurut angka-angka yang diterbitkan PBB, selama operasi Israel dijalankan, 1620 rumah terus mengalami kerusakan berat, beserta 14 bangunan umum, termasuk beberapa sekolah. Di Jenin, dari 2500 bangunan yang ditempati 14.000 orang Palestina di sana, 550 rusak. Enam rusak ringan, 541 dengan aneka kerusakan, dan tiga rusak total. Di Balata, dari 3700 bangunan yang ditempati 20.000 orang, 670 mengalami kerusakan. Dari jumlah ini, 10 rusak total dan 14 rusak parah. Di Nur Al-Shams, 100 dari 1500 rumah tempat 8000 orang tinggal, rusak, tiga di antaranya tengah dihancurkan. Di Tulkarem, 300 dari 2900 bangunan yang didiami 16.000 orang rusak; enam di antaranya rusak total dan 30 rusak parah. Kerugian ekonomi keseluruhan ditaksir sekitar 3,5 juta dolar.              &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td height="694"&gt;                   &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/291.jpg" width="380" height="188" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Surat kabar Israel terkemuka &lt;i&gt;Ha’aretz&lt;/i&gt; mengkritik kekerasan pemerintah Israel dalam pernyataannya berbunyi “Makin besar pemaksaan, makin besar perlawanan."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/291a.jpg" width="380" height="169" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;The Economist menyatakan bahwa peristiwa di Timur Tengah telah berubah dari bentrokan menjadi perang sesungguhnya. Majalah ini menyatakan hal ini dalam “From Intifada to War (Dari Intifadah Menjadi Perang)."&lt;/span&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/291b.jpg" width="380" height="224" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Operasi Israel dilaporkan oleh &lt;i&gt;Washington Post&lt;/i&gt; dengan berita utama “Mideast Fighting Intensities; both Sides Vow More (Menegangnya Pertempuran Timur Tengah, Kedua Pihak Bersumpah Lebih Keras Lagi)."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Masa ini, yang menyebabkan Israel dikritik tajam oleh PBB dan Uni Eropa, berakhir dengan langkah penting pertama Amerika Serikat mengirimkan juru runding untuk menangani krisis ini. Tank-tank Israel mulai menarik diri dari wilayah Palestina, meninggalkan daerah yang hancur berat, dan kedua pihak memasuki perundingan keamanan. &lt;/p&gt;             &lt;table width="100" align="right" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td height="133"&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/292.jpg" width="97" height="100" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Pangeran Saudi Arabia,                Abdullah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Selama penarikan singkat ini, salah satu upaya penting dilakukan untuk memastikan datangnya perdamaian adalah dalam bentuk sebuah rencana damai yang disampaikan oleh Pangeran Saudi Arabia, Abdullah di &lt;i&gt;The New York Times&lt;/i&gt;. Menurut rencana ini, sebagai ganti mundurnya Israel dari batas pra-1967nya (menurut resolusi PBB), negara-negara Arab akan mendinginkan kembali hubungannya dengan Israel. Usulan ini diterima positif oleh sebagian besar orang Palestina. Akan tetapi, radikalisme di kedua belah pihak menghambat pelaksanannya. &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Akibatnya, penarikan tank-tank hanya memberi waktu senggang untuk tentara Israel. Dalam beberapa hari, pendudukan baru dan lebih menyeluruh dimulai. Kali ini, sasarannya adalah Tepi Barat, dan khususnya Ramallah, tempat markas besar Arafat. Hasil operasi ini menempatkan markas Arafat dalam kepungan, hampir memaksanya tinggal di satu ruangan saja, sementara bahaya besar dihadapi oleh penduduk sipil Palestina. Militer Israel tidak menghentikan langkahnya menduduki Ramallah saja, melainkan merampas seluruh kota-kota Tepi Barat satu demi satu. Arus listrik diputuskan, dan pemadaman itu menyebabkan tak teraturnya aliran air. Tempat ini dikenakan jam malam ketat, dan penduduk mulai mengalami kelaparan karena aliran makanan anjlok. Ketika orang-orang yang sakit dan orang lanjut usia serta anak-anak berusaha mempertahankan hidupnya dalam keadaan brutal ini, hampir seluruh lelaki berusia antara 14 dan 50 tahun ditangkap oleh tentara Israel. Ketika tentara Israel mengambil alih bangunan yang dimiliki oleh dinas keamanan Palestina, meskipun para petugasnya telah menyerahkan diri, mereka ditembak di kepala dan dibunuh. Untuk mengasingkan orang-orang Palestina dari dunia internasional, Israel segera mengumumkan daerah pendudukan sebagai “daerah tertutup” sehingga dunia tidak akan mendengar kekejaman yang dilakukan atas orang-orang Palestina. &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td height="2"&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki HURRIYET,                          30 Maret 2002&lt;br /&gt;ARAFAT DITAHAN DALAM KAMARNYA &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/293.jpg" width="400" height="155" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="2"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki CUMHURIYET,                          30 Maret 2002&lt;br /&gt;ARAFAT: MEREKA AKAN MEMBUNUH SAYA   &lt;br /&gt;Dengan pengepungan dan penembakan markasnya oleh Israel, pemimpin Palestina berkata ia siap menjadi martir.                          &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/293a.jpg" width="400" height="121" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Meskipun telah mengupayakan hal seperti itu, stasiun-stasiun televisi dunia tetap menampilkan gambar-gambar kekejian di Palestina. Di antara gambar bersejarah adalah gambar orang-orang Palestina yang ditembak dari dekat di kepala, tahanan yang diikat dan ditutup matanya diseret ke daerah yang belum diketahui, seorang pemimpin dunia yang berpidato ke seluruh dunia dengan nyala lilin, jalanan Palestina yang gelap dan kosong, rumah sakit yang mengundang kemarahan tentara Israel, biarawati dan biarawan yang ditembak tank-tank Israel, dan anggota LSM yang mencoba untuk membentuk “pagar betis” bagi orang-orang Palestina tak bersalah. Ketika kamar mayat di rumah sakit Ramallah penuh, mereka mulai menaruh dua mayat dalam ruang yang muat untuk satu orang. Lalu muncul berita tentang kuburan massal yang digali untuk orang-orang yang dibunuh. Tempat-tempat seperti Tulkarem, Bethlehem, dan Qalqilya telah menjadi tempat mandi darah di depan mata dunia. Di Bethlehem, yang dipercaya sebagai kota tempat Yesus dilahirkan, banyak orang-orang Palestina yang dengan putus asa mencari tempat berteduh di gereja-gereja, tapi tak ada hasilnya. Bukan halangan bagi tentara Israel, seperti yang segera dilaporkan berita mengenai meletusnya tembakan di gereja-gereja dan bahkan anggota pendeta Kristen terbunuh. &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/294.jpg" vspace="2" width="184" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/294A.jpg" vspace="2" width="191" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/294B.jpg" vspace="2" width="178" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/294C.jpg" vspace="2" width="186" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Kadang-kadang satu-satunya cara pria Palestina menyelamatkan diri adalah menyerah, meskipun mereka umumnya tidak melakukan kejahatan apa pun. Tapi, ini pun kadang tak berguna. Gambar di atas menunjukkan orang Palestina yang terbunuh dengan tembakan ke kepala meski telah menyerah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Petunjuk lain tentang kekejaman pendudukan tak berperikemanusiaan ini adalah bagaimana wartawan dan anggota aktivis LSM di daerah ini diperlakukan. Sewaktu pemerintah Israel dengan paksa memindahkan beberapa wartawan yang mencoba melaporkan kejadian ini, yang lain seolah tetap menjadi sandera di dalam, dan beberapa orang yang tetap berada di sana bahkan kehilangan nyawanya. Kebijakan yang bahkan lebih keras lagi diterapkan pada pekerja LSM: Beberapa dari mereka ditahan karena “melanggar” hukum Israel, sedangkan lainnya diserang dengan gas air mata. Organisasi bantuan kemanusiaan tidak diizinkan melakukan apa pun. Satu contoh saja, pejabat PBB yang mencoba membawa makanan dan obat-obatan ke dalam tempat ini tidak hanya tak diberi jalan, bahkan diserang dengan gas air mata. &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td&gt;                         &lt;div class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki RADIKAL,                          2 April 2002&lt;br /&gt;ISRAEL MELAKUKAN PEMBANTAIAN&lt;br /&gt;Hingga 30 orang pejabat keamanan Palestina yang mencoba menyerah terbunuh.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/295.jpg" vspace="2" width="400" height="166" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki RADIKAL, 2 April 2002&lt;br /&gt;KAMP KEMATIAN RAMALLAH&lt;br /&gt;Sewaktu Israel memperluas operasinya ke kota lain di Tepi Barat, laporan datang dari Ramallah tentang pembantaian dan penahanan massal. Inilah bukti bahwa banyak petugas polisi Palestina telah dibantai. &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/295A.jpg" vspace="2" width="400" height="159" hspace="2" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Pada saat ini, pembantaian dan kekerasan terus tak terpadamkan. Untuk menghentikan pertumpahan darah, untuk memastikan tak ada lagi nyawa melayang, dan agar kedua belah pihak mempunyai masa depan yang cerah dan damai, Israel harus menghentikan pendudukan ini sekaligus dan mengadakan perundingan antar kedua negara. Tapi, seperti dikatakan sebelumnya, satu-satu cara agar perdamaian tercapai, agar keamanan tercipta, dan permusuhan dihentikan adalah dengan perubahan mendasar dalam cara berpikir seluruh pihak. Perubahan ini dapat terjadi jika semua pihak yang terlibat menjalankan sikap tak berlebihan, tenggang rasa, dan kompromi, yakni jika mereka mengikuti nilai-nilai akhlak yang Tuhan putuskan dalam Al-Qur'an.&lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="10" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;p class="baslik2" align="center"&gt;TEMPAT-TEMPAT SUCI JUGA DITEMBAK OLEH TENTARA ISRAEL&lt;/p&gt;                   &lt;p style="text-align: center;" class="hyg"&gt;Salah satu bukti yang memicu kritik dunia internasional selama pendudukan terakhir tentara Israel adalah dijadikannya tempat-tempat suci Kristen sebagai sasaran. Israel membela diri bahwa teroris Palestina telah menduduki gereja dan menyandra pendeta-pendeta. Tapi informasi yang diperoleh dari tempat kejadian, termasuk komunikasi dengan para pendeta di gereja-gereja itu, menunjukkan bahwa alasan ini tidak benar. Sebuah laporan BBC berjudul “Bethlehem Siege Sparks Church Fury (Pengepungan Bethlehem Mengobarkan Kemarahan Gereja)” melaporkan informasi ini. Menurut laporan tersebut, juru bicara Gereja Katolik Roma, Romo David Jaeger, seorang warga Israel, dengan keras mengkritik serangan Israel dan menilai bahwa “Israel telah melanggar kewajiban internasionalnya.” Romo Jaeger mengatakan bahwa terbukti gereja dan tempat-tempat suci dijadikan sasaran oleh peluru-peluru Israel. Romo Amjad Sabbara dari Gereja Church of Nativity Bethelehem, sementara itu mengatakan bahwa orang-orang yang mencari tempat pengungsian di sana tak bersenjata dan terutama terdiri dari wanita, anak-anak, dan orang lanjut usia yang mencoba melarikan diri dari tank-tank Israel. Sebuah berita dari web site Islamonline melaporkan bahwa beberapa orang Palestina terluka parah oleh tembakan di gereja, tapi tidak dirawat karena tentara Israel tidak mengizinkan ambulan memasuki wilayah itu. &lt;/p&gt;                   &lt;hr /&gt;                    &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="2"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;BBC NEWS&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/296.jpg" width="225" height="150" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/296A.jpg" width="136" height="150" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="2"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki STAR, 5 April 2002&lt;br /&gt;MESJID-MESJID DAN GEREJA-GEREJA DIABAIKAN&lt;br /&gt;Tentara-tentara Israel semakin gila.                          &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/296B.jpg" width="300" height="135" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="2"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki SABAH, 5 April 2002&lt;br /&gt;GEREJA DIBAWAH TEMBAK-MENEMBAK&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/296C.jpg" width="300" height="118" /&gt; &lt;/div&gt;                   &lt;hr /&gt;                    &lt;div align="center"&gt;&lt;span class="baslik2"&gt;SELURUH DUNIA MENGUTUK ISRAEL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;p style="text-align: center;" class="hyg"&gt;Pelecehan hak asasi manusia terang-terangan oleh Israel selama pendudukan terakhir, penghinaan seluruh masyarakat, dan perbuatan kejam dan tak berprikemanusiaan telah melahirkan kritik dari banyak negara dan kelompok, termasuk lembaga internasional seperti PBB dan Uni Eropa.&lt;br /&gt;Di luar pernyataan resmi yang mengutuk aksi itu dari banyak pemerintahan, protes juga diserukan berbagai negara yang melibatkan ribuan, bahkan puluhan ribu orang yang mengutuk operasi Israel. Salah satu kalangan yang mengutuk operasi itu adalah kelompok cendekiawan Yahudi Prancis, yang menerbitkan sebuah kolom pada 7 April 2002, edisi &lt;i&gt;Le Monde&lt;/i&gt; yang berjudul “Dukungan Israel Tidak Kami Restui.” Mereka lebih lanjut menghimbau Israel untuk mematuhi resolusi PBB dan menarik diri dari Daerah Pendudukan, dan berpendapat bahwa kebijakan Israel saat ini telah menyeret Timur Tengah ke dalam malapetaka. Demonstrasi anti-Israel lainnya berlangsung di Australia, di mana 10.000 orang mengutuk kebijakan keras Israel di Palestina. &lt;/p&gt;                   &lt;table width="75%" align="center" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="2"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki ZAMAN, 7 April 2002&lt;br /&gt;                        DUNIA MENANGGAPI TERANG-TERANGAN PENDUDUKAN ISRAEL DI PALESTINA DENGAN RAPAT AKBAR.                    &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/297.jpg" width="300" height="87" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/297B.jpg" width="318" height="300" /&gt;                   &lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/297A.jpg" width="300" height="400" /&gt; &lt;/div&gt;                   &lt;p align="center"&gt;&lt;u class="baslik2"&gt;OPERASI ATAS TANAH PALESTINA&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/298.jpg" vspace="2" width="165" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/298A.jpg" vspace="2" width="168" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/298B.jpg" vspace="2" width="165" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/298C.jpg" vspace="2" width="168" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/298D.jpg" vspace="2" width="169" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/298E.jpg" vspace="2" width="169" height="125" hspace="2" /&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p style="text-align: center;" class="hyg"&gt;Gambar di atas diambil dari sebuah pembantaian yang diudarakan televisi Israel. Meskipun pemerintah menyensor seluruh siaran dari Daerah Pendudukan, stasiun TV ini berhasil menyelipkan siaran operasi Israel ini dengan diam-diam. Tentara Israel pertama memencet bel di rumah orang Palestina ini untuk melakukan penggeledahan. Sebelum wanita itu membuka pintu, tentara menghancurkan pintu dengan bahan peledak, sehingga membuatnya luka parah. Kemudian tentara memasuki rumah, menolak permohonan laki-laki tersebut untuk memanggil ambulan untuk membawa istrinya. Putrinya yang masih kecil menangis menyaksikan ibunya meninggal di rumah. Para tentara menghancurkan rumah itu, bahkan merobohkan beberapa dinding…&lt;/p&gt;                   &lt;p class="baslik2" align="center"&gt;SERANGAN ATAS PUSAT PERAWATAN TUNA NETRA                   &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/299.jpg" vspace="2" width="390" height="157" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/299A.jpg" vspace="2" width="186" height="140" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/299B.jpg" vspace="2" width="186" height="140" hspace="2" /&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;p style="text-align: center;" class="hyg"&gt;&lt;span class="hyg"&gt;Selama serangan terakhir Israel, sekolah-sekolah yang yang didirikan oleh PBB untuk anak-anak Palestina rusak berat. Pusat Rehabilitasi Tuna Netra al-Nur, yang didirikan dan dijalankan oleh PBB dan satu-satunya sekolah untuk anak tuna netra di Gaza, dibom pada 5 Maret 2002. Laporan berita di atas mengutip para saksi mata peristiwa itu. Pernyataan Menteri Pendidikan Palestina mengungkap bahwa 435 anak-anak tertembak mati antara September 2000 dan Maret 2002, 150 di antaranya anak-anak usia sekolah, dan 2402 anak-anak terluka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="baslik2_kucuk"&gt;Pembantaian yang Terjadi di Jenin&lt;/p&gt;             &lt;table width="135" align="right" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/300.jpg" width="133" height="150" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Penduduk sipil menjadi sasaran tentara Israel lagi di Jenin.&lt;/span&gt;              &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Seperti ditegaskan berita yang dilaporkan dari wilayah ini, Operasi Perisai Pertahanan (&lt;i&gt;Defensive Shield&lt;/i&gt;), yang dilakukan atas nama pembasmian teror, mengakibatkan pembantaian lainnya atas warga sipil Palestina. Operasi ini dilakukan tidak hanya untuk tujuan mempertahankan diri, seperti disebutkan oleh namanya, melainkan untuk tujuan merusak. Operasi keseluruhan dicirikan oleh kebrutalan di seluruh Ramallah, Nablus, dan Bethlehem, karena tentara Israel menjadikan warga sipil sebagai sasaran, bukan kelompok bersenjata, dan membunuh wanita dan anak-anak yang bukan penyerang. Seorang tentara Israel yang terlibat dalam operasi ini mengatakan pada BBC:&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="127." name="127."&gt;&lt;/a&gt;Sebagai contoh ini saja. Ada satu desa tempat kami memata-matai seseorang yang berencana melakukan serangan teroris. Kami mengepung desa itu dan bergerak ke dalam, tapi ada seorang gembala berumur 17 tahun di ladang di pinggir desa… Apakah saya harus menahan, menutup matanya, mengikat tangannya? Atau saya harus berkata padanya agar segera masuk ke dalam?… Kami dilatih untuk melawan musuh dan tentara, tapi kami harus menghadapi masyarakat dalam keadaan ini… Hal yang paling mengerikan adalah masuk ke rumah-rumah dan melihat mereka hanyalah keluarga biasa. Anak-anak dengan mata ketakutan, saya merasa sangat sulit. Kami semua punya anak-anak di rumah.              &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Kejadian kasar yang terjadi selama hari terakhir Maret 2002 tercatat dalam sejarah sebagai puncak pengepungan dan pembantaian brutal. Apa yang disebut media Barat sebagai “Pembantaian Sabra dan Shatilla jilid dua” merupakan serbuan yang diorganisir melawan kamp pengungsi Jenin. Kamp pengungsi ini telah didirikan untuk orang-orang Palestina yang terusir dari tanahnya di tahun 1948. Selama operasi terakhir ini, tentara Israel mengepung kamp ini, yang menjadi rumah bagi 15.000 orang, seperti yang telah dilakukannya pada kota-kota dan kamp-kamp Palestina lainnya. Namun apa yang terjadi selanjutnya berbeda dalam satu hal penting: Jenin tidak sekedar dikepung, tapi malah mengalami salah satu pembantaian paling menyeluruh di tahun-tahun terakhir. &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;                   &lt;div align="center"&gt;                   &lt;table width="75%" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="3"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki ZAMAN, 9 April 2002&lt;br /&gt;ISRAEL BERSIAP MEROBOHKAN KAMP PENGUNGSI JENIN                       &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/302.jpg" width="300" height="136" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="2"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki TURKIYE,10 April 2002&lt;br /&gt;GERBANG PEMBANTAIAN&lt;br /&gt;Menteri Luar Negeri, Peres: “Ya, kita telah melakukan pembantaian di Jenin" &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/302A.jpg" width="300" height="147" /&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;table width="75%" cellspacing="0"&gt;                     &lt;tbody&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td class="hygbold" height="2"&gt;                         &lt;div align="center"&gt;Harian Turki RADIKAL,                          13 April 2002&lt;br /&gt;ISRAEL MENGGALI KUBURAN MASSAL                   &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/302B.jpg" width="300" height="114" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;KORBAN PEMBANTAIAN JENIN DIKUBURKAN&lt;br /&gt;Dengan berkata bahwa “ada ratusan yang mati di Jenin,” Israel telah mengumumkan bahwa mayat-mayat “teroris” akan dikubur terpisah dari “orang sipil” biasa. Menurut warga Palestina dan organisasi bantuan kemanusiaan, tujuannya adalah menyembunyikan pembantaian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Begitu kamp tersebut dikepung oleh tank-tank Israel, kamp dibombardir terus-menerus oleh roket-roket yang diluncurkan dari helikopter tempur. Bulldozer membongkar rumah-rumah dan tank-tank menembaki segalanya yang bergerak, sementara hampir semua lelaki dikumpulkan dan dibawa pergi. Orang-orang yang tidak terkena roket terjebak di bawah reruntuhan rumah mereka, dan orang-orang yang masih hidup di bawah puing-puing dibunuh oleh tentara Israel. Penolakan Israel untuk mengizinkan ambulan memasuki kamp, yang langsung melanggar keputusan PBB, menyebabkan angka kematian lebih tinggi lagi. Berita berikutnya dari daerah itu menunjukkan bahwa banyak wanita dan anak-anak tumpah darah hingga tewas, banyak jeritan kesakitan, karena ambulan dan dokter tidak diizinkan masuk. &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Bahkan setelah Israel mengumumkan bahwa pengepungan berakhir, mereka masih menolak mengizinkan para wartawan, dokter, dan petugas organisasi hak asasi manusia memasuki kamp itu. Israel mengumumkan bahwa orang-orang yang terluka akan diangkut oleh tentara Israel dan mayat-mayat akan dikubur di pemakaman massal di perbatasan Yordania. Ini adalah bukti yang jelas bahwa Israel ingin menutupi pembantaian terakhir dari dunia internasional. Kenyataannya Menteri Luar Negeri Shimon Peres mengakui bahwa tentara Israel telah melakukan pembantaian ketika berbicara pada Knesset Israel:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="128." name="128."&gt;&lt;/a&gt;Ketika dunia melihat gambar-gambar apa yang telah kita lakukan di sana, terlihatlah kerusakan yang parah. Meskipun banyak orang yang kita cari dibunuh di kamp pengungsian, dan meski banyak prasarana teror telah kita ungkap dan hancurkan di sana, tetap tidak ada pembenaran melakukan penghancuran besar seperti ini.              &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td valign="top"&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/305.jpg" width="300" height="166" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Saksi mata yang disebut dalam laporan Harian &lt;i&gt;The Independent&lt;/i&gt; berjudul “Israel menguburkan mayat-mayat, tapi tak bisa menyembunyikan bukti” melukiskan bagaimana jalan-jalan penuh dengan mayat, termasuk anak-anak, bahwa mayat-mayat itu dikubur di bawah rumah-rumah yang dimusnahkan oleh bulldozer Israel, dan bahwa lainnya dimuat dalam lori dan dibawa pergi. &lt;/span&gt;                   &lt;hr /&gt;                   &lt;span class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/305A.jpg" width="300" height="188" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Dalam sebuah laporan berita berjudul “Israeli Army Accused of Atrocities (Tentara Israel Dituduh Melakukan Pembantaian)” &lt;i&gt;The Los Angeles Times&lt;/i&gt; melaporkan bahwa mustahil menyebut angka pastinya, tapi ratusan warga sipil diperkirakan tewas. Laporan ini menyebut pembantaian Jenin sebagai tindakan terburuk kebrutalan di tanah Palestina semenjak 1967. &lt;/span&gt;                   &lt;hr /&gt;                   &lt;span class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/305B.jpg" width="300" height="153" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Laporan &lt;i&gt;New York Times&lt;/i&gt; yang memuat pernyataan dari orang yang mengalami kekejaman di Jenin melukiskan bagaimana seorang wanita Palestina kehilangan ayah, putra, dan suaminya, dan mengutip ratapannya, “Banyak mayat, banyak mayat, di bawah batu, di bawah batu!"&lt;/span&gt;                  &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Setelah itu, dunia mulai mendengar tentang besarnya pembantaian dari orang Palestina yang berhasil memberitakan kabar dari dalam kamp dan dari beberapa wartawan yang berhasil memasuki kamp dan berhasil melarikan gambar-gambar itu. Meskipun Israel mencoba menghancurkan seluruh bukti, orang-orang Palestina berhasil melaporkan apa yang terjadi dengan menyalin catatan tertulis tentang pengalaman mereka. Dalam hari-hari pertama pengepungan, surat kabar &lt;i&gt;The Times&lt;/i&gt; melaporkan kejadian di Jenin dalam artikel bertanggal 9 April 2002, berjudul “Children Scream for Water (Anak-anak Menjerit Minta Air)":&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Pemandangan terakhir Hamid tentang Kamp Pengungsi Jenin adalah sebuah kota kematian. Siswa sekolah berusia 14 tahun, yang menyerah pada tentara Israel Sabtu malam setelah menyaksikan 30 jam pengeboman, sedikit bergetar ketika melukiskan malapetaka ini. Tumpukan mayat dipinggirkan oleh bulldozer. Rumah-rumah dalam puing-puing terbakar. Anak-anak menjerit minta air; beberapa dipaksa meminum air limbah. &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Hamid mengenakan celana baru, yang dibelikan oleh orang Palestina yang kasihan, karena ia ditelanjangi hingga pakaian dalamnya oleh tentara Israel setelah ia menyerah pada mereka… Tiga orang terbunuh oleh roket di dalam rumah tempat ia mengungsi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;"Tapi hal paling mengerikan adalah melihat tentara Israel membawa delapan orang dan membariskan mereka dan membunuh mereka,” katanya, menggambarkan secara rinci perlakuan terhadap mereka dan luka-luka yang dialaminya. Setelah itu, Hamid, saudara kembarnya Ahmed dan kakaknya Khadir membuat bendera putih dan mengibarkannya dari jendela. Mereka tak punya jalan lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Kakaknya ditelanjangi, dibelenggu kuat di belakang punggungnya dan matanya ditutup. Mereka dibawa ke suatu kelompok sekitar 100 lelaki Palestina ke Barak Militer Salem di Israel, tempat mereka mengatakan mereka dipukul dan ditawari uang untuk menjadi mata-mata Israel. Setelah 48 jam penyidikan, para lelaki dibawa ke suatu desa terdekat tanpa alas kaki dan disuruh pulang ke Tepi Barat. Ahmed ditendang dengan kasar di punggungnya dan ginjalnya dan terbaring di kasur menggeliat kesakitan. Khadir dengan mata lebam dan memar, tapi mereka bersaudara tetap hidup. &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Tapi yang lain, tidak begitu beruntung. Di dalam mesjid beberapa dari lelaki yang menyerah hari Sabtu mengatakan dijadikan perisai hidup oleh para tentara… Khalid Mustafa Mohammed terbaring tengkurap berdarah-darah di atas kasur, dan punggungnya dibalut perban…. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Khalid dengan dua rusuk patah dan pendarahan dalam dan terbaring setengah koma, mengigau kesakitan. Satu-satunya petugas kesehatan di kota, seorang dokter gigi yang sudah kelelahan, Dr. Farouk al Ahmed… “Kami takut akan ada pembantaian,” kata Dr. Farouk. Seorang saksi mata mengatakan bahwa “wanita dan anak-anak dipisahkan dari lelaki itu, dan dibawa ke hutan terdekat." &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="129." name="129."&gt;&lt;/a&gt;Rasa takut sesungguhnya bukanlah karena para pengungsi yang berhasil lari, melainkan yang masih tertinggal. Kenangan kamp pengungsian Sabra dan Shatilla muncul seolah belum lama terjadi.              &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Walikota Jenin Walid Abu Muweis, tentang hal ini mengatakan bahwa kalimat yang dapat melukiskan apa yang ia lihat dan alami adalah: “Hal yang saya saksikan dengan mata kepala sendiri tidak akan bisa diungkap kata-kata. Bagaimana seorang manusia bisa melakukan kebrutalan seperti itu? Saya tidak mengerti.” Muweis yang mengatakan bahwa apa yang terjadi di Jenin jauh lebih mengerikan dibanding yang terjadi 54 tahun lalu di Deir Yassin, ketika menerangkan apa yang ia lihat dalam satu pernyataannya yang muncul di majalah &lt;i&gt;Palestine Monitor&lt;/i&gt;: &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="130." name="130."&gt;&lt;/a&gt;Saya melihat mayat anak-anak menyembul dari reruntuhan. Saya melihat tubuh orang-orang berusia 60an dan 70an membusuk di jalanan. Ini baru satu kamp, tempat kecil yang diizinkan untuk dimasuki. Kejahatan bersejarah ini akan tetap menjadi kekejian memalukan terhadap dunia beradab yang tetap diam membisu sewaktu ratusan lelaki, wanita, dan anak-anak tak berdaya dijagal tanpa rasa kasihan oleh tentara terbiadab di dunia.              &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Seperti dicatat oleh Abu Muweis, kejadian di Jenin akan menulis lembar memalukan dalam sejarah kemanusiaan. Pemandangan mengerikan yang muncul berikutnya di pers membenarkan hal ini. Misalnya, pemandangan pembantaian pertama dari Jenin digambarkan berikut ini dalam &lt;i&gt;The New York Times&lt;/i&gt;:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="131." name="131."&gt;&lt;/a&gt;Pengungsi di kamp mengatakan bahwa banyak warga sipil terbunuh. Dua mayat bisa dilihat di sini sekarang… keduanya terbakar tak dikenali lagi. Salah satunya pria… Sebagian sepatu karet masih ada di kaki kanan. Kaki kiri dan tangannya sudah hangus. Seorang wanita berpakaian hitam meratap di dekat mayat itu, lalat-lalat mengerubungi udara busuk karena aroma kematian yang tak perlu… Mayat lainnya, beberapa pintu jauhnya, terkubur di bawah dinding runtuh. Hanya muka hitam dan tak berwajah yang terlihat. Sepatu karet anak-anak… tergeletak di dekatnya. Di kedua peristiwa ini, tak ada senjata terlihat              &lt;/p&gt;             &lt;table width="400" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td width="417" height="420"&gt;                   &lt;p align="center"&gt;&lt;span class="baslik2"&gt;FOTO-FOTO PEMBANTAIAN JENIN                   &lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/307.jpg" vspace="2" width="203" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/307C.jpg" vspace="2" width="172" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/307A.jpg" vspace="2" width="198" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/307B.jpg" vspace="2" width="187" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/307D.jpg" vspace="2" width="177" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/307E.jpg" vspace="2" width="199" height="125" hspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Tentara Israel mencegah wartawan memasuki Jenin untuk menyembunyikan pembantaian, tapi foto-foto ini cukup memperlihatkan kengerian pembantaian bersejarah itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Justin Higgler dari surat kabar &lt;i&gt;The Independent&lt;/i&gt; mempertanyakan pengabaian dunia atas pembantaian terang-terangan ini dalam artikelnya “The Camp That Became a Slaughterhouse” (Kamp yang Menjadi Rumah Jagal): &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Selama sembilan hari, kamp Jenin menjadi rumah jagal. Lima belas ribu orang Palestina tinggal dalam tempat satu kilometer persegi di kamp ini, jalur-jalur dengan ruangan sempit. Ribuan orang sipil yang menderita, wanita dan anak-anak, menggigil ketakutan dalam rumah mereka ketika helikopter Israel menghujankan roket pada mereka dan tank-tank menembakkan rudal ke dalam kamp.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;a id="132." name="132."&gt;&lt;/a&gt;Yang terluka ditinggal mati. Tentara Israel menolak mengizinkan ambulan merawat mereka, yang merupakan kejahatan perang menurut Konvensi Jenewa. Palang Merah mengumumkan bahwa orang-orang mati karena Israel menghambat ambulan… Pihak berwenang Israel mungkin dapat menyembunyikan bukti, namun mereka tak bisa membungkam cerita yang telah dilontarkan oleh orang yang berhasil melarikan diri dari pembunuhan di kamp ini… Munir Washashi kehilangan darah dan meninggal beberapa jam setelah sebuah helikopter berputar di sepanjang dinding rumahnya. Ketika sebuah ambulan mendekatinya, tentara Israel menembakinya. Ibu Munir, Maryam, berlari ke jalan berteriak minta tolong pada puteranya dan ditembak di kepalanya oleh tentara Israel.              &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Laporan ini diperoleh sekalipun Israel berupaya menghindari segala komunikasi dengan Jenin. Setelah pengepungan ini terungkap, dunia mendapatkan bukti lebih banyak tentang penjagalan ini. Satu-satunya cara untuk memastikan tidak ada lagi tragedi seperti Jenin di masa mendatang, dan menghentikan air mata dan rasa sakit di kedua belah pihak, adalah menghentikan kekerasan sepenuhnya. Memang, agar ini dimungkinkan, kelompok-kelompok tertentu di Palestina harus menghentikan kegiatan mereka menyerang warga sipil Israel yang tak bersalah. Ini, pada akhirnya, adalah pelanggaran atas etika Islam. Tapi Israel harus melupakan tujuannya menghancurkan orang-orang Palestina dan memenuhi kewajibannya pada PBB.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Disadur dari tragedi palestina.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-3973529601997319676?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/3973529601997319676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=3973529601997319676' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/3973529601997319676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/3973529601997319676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2009/01/serangan-israel-terakhir-sewaktu.html' title=''/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-2082978506585672797</id><published>2009-01-26T21:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T21:45:34.172-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center" class="chapter"&gt;&lt;b&gt;DOA UNTUK RAKYAT PALESTINA YANG DIPANJATKAN OLEH ADNAN OKTAR DALAM SIARAN LANGSUNG WAWANCARA DENGAN MALATYA TV PADA TANGGAL 7 JANUARI 2009 &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="hyg style14"&gt;&lt;img align="left" height="244" src="http://www.filistinzulmu.com/images/Harun_Yahya%28Adnan_Oktar%29_12.jpg" width="400" /&gt;Semoga Allah menganugerahkan  persatuan dan kesatuan kepada seluruh dunia Muslim. &lt;/div&gt;&lt;div class="hyg style14"&gt;Dan semoga Dia mengabulkan hal ini segera, insya Allah. Semoga Dia memunculkan Imam Mahdi (as). Semoga Dia menurunkan Nabi Isa (as), insya Allah. Semoga Dia mempercepat kemunculannya. Semoga Dia menghentikan seluruh perang dan penghancuran di dunia dan memperlihatkan kepada dunia indahnya keadilan dan akhlak mulia Muslim. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="hyg style14"&gt;Semoga Allah mempersatukan saudara Yahudi kita, saudara Nasrani kita dan seluruh dunia Muslim dalam kedamaian, keamanan dan persaudaraan. Semoga Dia mengilhami kaum Muslim agar cenderung kepada persatuan dan kesatuan itu, dan sangat merindukan hal itu. Semoga Allah mengarahkan mereka untuk teguh menghindari perpecahan. Semoga Allah menjadikan mereka berjuang siang dan malam dengan kecintaan dan semangat besar demi persatuan dan kesatuan. Semoga Allah memberi balasan saudara-saudara Palestina kita dengan gelar syahid. Semoga Dia menjadikan mereka memasuki Akhirat sebagai syuhada. Semoga Dia menyembuhkan yang sakit. Semoga Allah memberi mereka kesabaran, keteguhan dan keberanian. Semoga Allah menjadikan kedzaliman orang-orang dzalim berbalik menimpa diri-diri mereka sendiri dan menggagalkan mereka dengan mengaburkan penglihatan mereka, mengaburkan perkiraan mereka, mengaburkan pemikiran mereka, mengaburkan hati mereka, membelenggu hati mereka dan membelenggu lidah mereka. Semoga Allah menghapuskan kedzaliman Zionis ateis dan Freemason ateis. Semoga Dia menganugerahkan persatuan, kesatuan dan ukhuwah kepada seluruh dunia Muslim dan menjadikan mereka hidup bersama dalam kedamaian Insya Allah. Kita telah memasuki masa yang sangat luar biasa, insya Allah. Kita berada dalam bulan Muharram, insya Allah. Semoga Allah menggunakan bulan ini, dengan keberkahannya, sebagai sebuah wahana. Semoga Dia tidak pernah menjadikan kita menyimpang dari jalan Nabi (saw). Semoga Dia tidak pernah menjadikan kita menyimpang dari nilai-nilai ajaran Al Qur'an, insya Allah. Semoga Dia menganugerahkan keberlimpahan, kedamaian, keberanian, sikap tidak berlebihan, keteguhan dan pantang menyerah di hadapan penderitaan serta akhlak mulia sejati kepada seluruh kaum Muslim insya Allah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SX6eLUWCP4I/AAAAAAAAAGY/rwl7LnZxKao/s1600-h/hy+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SX6eLUWCP4I/AAAAAAAAAGY/rwl7LnZxKao/s320/hy+2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="hyg style14"&gt;Foto-foto Tragedi Palestina (&lt;a href="http://www.tragedipalestina.com/album.html"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;Klik di sini&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="hyg style14"&gt;Taken from : tragedipalestina.com&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="hyg style14"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-2082978506585672797?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/2082978506585672797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=2082978506585672797' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2082978506585672797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2082978506585672797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2009/01/doa-untuk-rakyat-palestina-yang.html' title=''/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SX6eLUWCP4I/AAAAAAAAAGY/rwl7LnZxKao/s72-c/hy+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-2513605175170915524</id><published>2008-12-04T01:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-04T01:57:01.639-08:00</updated><title type='text'>DARWINISM’S UNSCIENTIFIC FORMULA</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;blink&gt;Plentiful Muddy Water + A Long Time + Many Coincidences = Civilization&lt;/blink&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;When the subject of evolution comes up, many people imagine that this is a scientific problem—and that for anyone less knowledgeable than scientists, Darwinism is impossible to understand. They assume it’s pointless to argue the issue, one way or the other. Indeed, Darwinists employ Latin words and scientific terms generally unfamiliar to the public in order to encourage this mistaken idea. They engage in complicated descriptions and frequently resort to demagoguery and hollow slogans in order to give the impression they are discussing a highly scientific matter.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;In fact, however, Darwinism’s basic claim is completely unscientific, and its logical poverty is so obvious that even primary school age children can see it. According to Darwinism, in some unexplained manner, the first cell supposedly formed in the Earth’s primeval environment, in a pool of muddy water. And out of that single cell, a literally endless series of coincidences later gave rise to animals, plants, human beings and civilizations. In other words, all of mankind, as well as the entire plant and animal kingdoms, are supposedly the work of an ideal quantity of mud, a long period of time and plentiful coincidences. &lt;/div&gt;&lt;table align="center" width="450"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/articles/images_articles/mud.jpg" height="247" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;One would have to lack any facility to understand and reason in order to believe that through coincidences, mud eventually gave rise to civilizations. Anyone capable of thinking and drawing appropriate conclusions can’t possibly be taken in by Darwinist errors.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;According to Darwinists, who are suffering from an obvious logical deficiency, these materials, each one of which is unconscious, gave rise to human beings possessed of reason and conscience, who think, love, feel compassion, possess sound judgment, produce paintings and statues, compose symphonies, write novels, build skyscrapers, construct nuclear reactors, discover the causes of diseases and manufacture drugs to cure them, or engage in politics. They claim that when sufficient time had passed, lions, tigers, rabbits, deer, elephants, cats, dogs, moths, flies, crocodiles and birds all evolved by chance from muddy water.&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;A whole range of fruits and vegetables, with their own unique tastes and smells—oranges, strawberries, bananas, apples, grapes, tomatoes, peppers—flowers with their matchless appearances and other plants all emerged from that same mud. In short, ever since Darwin’s time, countless articles, papers, films, newspaper reports, magazine articles and television programs have repeated the evolutionist scenario in which all of life emerged by chance from mud. &lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;In other words, if you ask a Darwinist “How did our civilization arise?” or, “How did such a wide range of life forms come into being?” or, “How did mankind come into existence?” the essential answer you will receive is this: &lt;em&gt;Coincidences gave rise to all these things from mud, over the course of time.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt; &lt;table align="center" width="450"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/articles/images_articles/civilization.jpg" height="166" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;The Darwinist scenario of “life emerging from mud” can no longer deceive people. Any rational person can immediately see the nonsensical premise of the theory of evolution.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;One would doubtless need to be devoid of reason or lack any facility for understanding in order to believe such a tale. Yet surprisingly, that very irrational and illogical theory has had its adherents for many years and is still being propagated constantly under a scientific guise.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;strong&gt;The Lies of Darwinism Have Been Unmasked &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;table align="right" cellpadding="5" width="172"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td width="156"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/articles/images_articles/horse.jpg" height="322" width="150" /&gt;&lt;br /&gt;Scientific evidence has revealed that the “sequence” of equine evolution, long portrayed as one of the strongest pieces of evidence for evolution, is untrue—and wholly imaginary.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;The theory of evolution, first proposed under the primitive conditions of the 19th century, has been disproved by advances in science and technology. It has been recognized that Darwin’s claims are totally unrealistic: &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Natural selection and mutations, cited as the mechanisms that drive the process of evolution, have no effects of the kind envisaged by Darwinists. In short, it is impossible for them to give rise to new species.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;The final death blow to Darwinism was dealt by the fossil record. Darwin claimed that all the millions of different life forms had come into being through descent from a supposed single common ancestor.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;In order for his claim to be verified, there should be traces in the fossil record—an irrefutable document of natural history—of this supposed primitive ancestor and of the various life forms that developed from it. For example, if all mammals were descended from reptiles, as evolutionists maintain, then there would have to be fossil remains of a series of half-mammalian, half-reptilian life forms. &lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;To date, millions of fossils, belonging to a great many species, have been unearthed during excavations. Yet not a single one showing a transition between species has ever been found. Every fossil ever found shows that each living thing emerged suddenly, with all its characteristics complete. In other words, every species of plant and animal was created.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Confronted by this fact, evolutionists have resorted to various falsehoods. They have produced hoaxes—counterfeit, artificial fossils that have come to be regarded as disgraces to paleontology. They have tried to deceive the lay public by tampering with genuine fossils of extinct life forms and inventing a series of imaginary scenarios. One of the best known of them is the so-called “evolution of the horse.” &lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fossils belonging to entirely different species that once lived in India, South America, North America and Europe were arranged in order of size—from small to large—in the light of evolutionist imaginations. So far, different researchers have come up with more than 20 different equine evolution scenarios. There is no agreement among them regarding all these completely different family trees. The one point they commonly agree upon is their belief that a dog-like creature known as &lt;em&gt;Eohippus &lt;/em&gt;(or Hyracotherium) that lived in the Eocene epoch (54 to 37 million years ago) was the very first ancestor of today’s horses. However, &lt;em&gt;Eohippus—&lt;/em&gt;portrayed as the ancestor of the horse and that became extinct millions of years ago—is almost identical to the present-day animal known as the hyrax, which looks nothing like a horse and is totally unrelated to that species.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; Moreover, it has been established that breeds of horse living today have also been discovered in the same rock strata as &lt;em&gt;Eohippus. &lt;/em&gt;(See Francis Hitching’s &lt;em&gt;The Neck of the Giraffe: Where Darwin Went Wrong&lt;/em&gt;, New York: Ticknor and Fields, 1982, pp. 30-31.) This means that the horse and its supposed ancestor were both living at the same time, which proves that the horse never underwent any such process as evolution. &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;The invalidity of the “equine series” proposed by evolutionists also applies to birds, fish, reptiles and mammals, in short, to all living things, to their supposedly common ancestors and supposed family trees. It has been determined that every fossil species suggested as being the ancestor of some other living thing either belongs to an independent extinct life form or is the result of evolutionists tampering with fossils of the species in question.&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Darwinism has been exposed as the most wide-ranging and astonishing deception in the world’s history. That millions have been taken in by this deception, as if hypnotized, and have been influenced by all of Darwinism’s illogical claims, is truly miraculous. The support lent to the theory of evolution and the acceptance it has enjoyed up to now are the result of tricks played on mankind by satan, who urges vast numbers of people towards Darwinism. &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Until recently, no one had the courage to unmask this ruse of satan’s and to publicize the true facts. But in the present century, the response to this deception has finally been laid out in full detail, and the public has been made fully aware of the state of affairs. By the will of God, the collapse of Darwinism has advanced beyond any point of recovery. Indeed, that is the fundamental reason for the panic in the Darwinian  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;global empire.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-2513605175170915524?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/2513605175170915524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=2513605175170915524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2513605175170915524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2513605175170915524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/12/darwinisms-unscientific-formula.html' title='DARWINISM’S UNSCIENTIFIC FORMULA'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-3694718701077217583</id><published>2008-12-04T01:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-04T01:41:14.176-08:00</updated><title type='text'>PERNYATAAN PENTING MENGENAI HARUN YAHYA</title><content type='html'>&lt;div style="margin: 0cm 0cm 12pt; line-height: normal;" align="justify"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/MANSID%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Karena perjuangan intelektual anti-Darwinis, anti-komunis dan anti-Masoniknya, Adnan Oktar telah bertahun-tahun menjadi sasaran persekongkolan dan fitnah oleh kekuatan terselubung tertentu. Namun, &lt;strong&gt;pengadilan selalu menyatakannya tidak bersalah dari tuduhan tak berdasar ini, dan semua itu telah terungkap sebagai makar dan fitnah. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Adnan Oktar dikurung di dalam penjara sendirian selama sembilan bulan dan kemudian ditahan lagi selama 10 bulan di sebuah rumah sakit jiwa yang menjadi rumah bagi 300 penghuni paling berbahaya yang telah melakukan pembunuhan. Semuanya ini karena Adnan Oktar pernah berkata “&lt;em&gt;Saya seorang anggota dari bangsa Turki dan dari kaum Ibrahim.&lt;/em&gt;” Tujuh orang terbunuh oleh narapidana selama masa penahanannya di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Setelah ditahan di dalam penjara dan rumah sakit jiwa selama keseluruhan 19 bulan, Adnan Oktar dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan oleh pengadilan ketika pihak Jaksa Penuntut menyatakan bahwa “&lt;strong&gt;tidak terdapat pelanggaran pidana dalam pekataannya&lt;/strong&gt;.” Akan tetapi, karena laporan kejiwaan yang dikeluarkan mengenai dirinya maka ia selama bertahun-tahun di depan umum digambarkan mengidap penyakit jiwa dan terhalangi hak-haknya seperti memilih atau dipilih, menikah, bekerja untuk negara atau membeli barang. Persekongkolan ini juga akhirnya gagal ketika Rumah Sakit Militer menyatakan ketidakabsahan laporan tersebut..  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="line-height: normal;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;3.    Adnan Oktar ditahan tanpa alasan yang benar pada tahun 1991, dan para anggota Ergenekon, sebuah &lt;em&gt;deep state&lt;/em&gt; (negara di dalam negara, negara terselubung) beraliran komunis yang telah menyusupi negara Turki, telah mengatur agar kokain dapat ditemukan di dalam aliran darahnya setelah dicampur dengan makanannya di gedung Markas Besar Keamanan. Ini telah dibuktikan oleh Lembaga Kedokteran Forensik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 12pt; line-height: normal;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Adnan Oktar dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari tuduhan ketika pengadilan memutuskan bahwa itu adalah sebuah persekongkolan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Adnan Oktar telah mengalami 9 kali upaya pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.     Pada tahun 1999, Adnan Oktar dan beragam orang dari kalangan BAV (Yayasan Penelitian Ilmu Pengetahuan) ditahan polisi berdasarkan perintah &lt;strong&gt;Adil Serdar Sacan, yang ia sendiri kini sedang ditahan atas tuduhan menjadi anggota organisasi teroris Ergenekon. &lt;/strong&gt;Mereka yang dimasukkan ke dalam penjara disiksa oleh petugas di Departemen Keamanan, atas perintah dan dukungan dari Adil Serdar Sacan. Akibat penyiksaan itu, para tahanan dipaksa menandatangani pernyataan-pernyataan tidak benar yang telah dipersiapkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    &lt;strong&gt;Seorang wartawan bernama Tuncay Ozkan, yang sekarang juga di dalam penjara atas dakwaan menjadi anggota organisasi teroris komunis Ergenekon, adalah orang yang telah mempersiapkan sebelumnya pernyataan-pernyataan yang ditandatangani secara paksa oleh para tahanan dan yang memberikannya kepada Departemen Keamanan. Setelah pernyataan itu ditandatangani di bawah paksaan, pernyataan palsu yang ditandatangani ini dikirimkan kembali kepada Tuncay Ozkan oleh Adil Serdar Sacan, dan Ozkan lalu menggunakannya &lt;/strong&gt;untuk melancarkan pencemaran nama baik para anggota BAV dengan laporan-laporan berhalaman penuh di surat-surat kabar setiap hari dan liputan-liputan di televisi. Ini menyingkap dengan jelas dan tak terbantahkan bahwa orang-orang di dalam negara komunis terselubung itulah yang berada di balik persekongkolan terhadap Adnan Oktar dan BAV yang telah berlangsung sedemikian bertahun-tahun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;div style="line-height: normal;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;7.    Di bawah pengaruh laporan polisi yang dipersiapkan berdasarkan pernyataan-pernyataan ini, proses pengadilan dimulai dan sejumlah terdakwa dijatuhi 3 tahun penjara. Bersama Adnan Oktar, tiga wanita muda, tamatan universitas yang belum pernah melihat bagian dalam sebuah penjara atau pos polisi atau bahkan menerima peringatan tertulis karena berkendaraan melampaui batas kecepatan, dijatuhi pula 3 tahun &lt;/div&gt; &lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;div style="line-height: normal;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;8.    Adnan Oktar secara sengaja dan tidak benar difitnah dengan permasalahan seksualitas, sesuatu yang bagi orang merupakan hal yang secara khusus peka, dengan tujuan mempengaruhi pendapat umum. Mereka yang bertanggung jawab atas fitnah ini yang menyatakan bahwa seorang wanita dipaksa dengan todongan senjata agar melakukan hubungan badan dan ini direkam oleh kamera, telah melakukan kekeliruan besar. MEREKA GAGAL MEMPERHITUNGKAN PERBEDAAN-PERBEDAAN antara rumah yang mereka nyatakan dihuni oleh Adnan Oktar dan rumah di mana rekaman kamera rahasia dibuat. Palang rumah di mana rekaman itu dibuat posisinya tergantung lurus ke bawah, padahal tidak terdapat palang di rumah Adnan Oktar (langit-langit blok berongga). Di rumah Adnan Oktar jendela-jendela sangatlah besar, membentang dari lantai hingga ke langit-langit, sedangkan di rumah tempat rekaman dibuat jendelanya kecil, berupa plastik PVC segiempat. Agar rumah Adnan Oktar seperti yang dimaksud, rumah itu harus diruntuhkan dan dibangun ulang keseluruhannya. Semua bukti ini dibeberkan di film video yang diperlihatkan di depan komisi pengadilan, jaksa penuntut, pengacara, dan saksi ahli resmi, dan pengadilan menyatakan Adnan Oktar tidak bersalah atas tuduhan bohong ini berdasarkan ketidaksesuaian bukti antara kedua tempat tinggal tersebut. &lt;/div&gt; &lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;div style="line-height: normal;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.    &lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Dalam pendapat resmi terkininya mengenai perkara ini, di mana Adnan Oktar dan 5 orang dari kalangan BAV dijatuhi hukuman penjara, Jaksa Penuntut Umum menyatakan bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;* &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Seluruh terdakwa, termasuk Adnan Oktar, telah dinyatakan bebas, tidak bersalah dalam perkara tersebut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;* &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pernyataan-pernyataan yang dibuat di bawah paksaan dan tanpa kehadiran pengacara adalah cacat secara hukum, dan selain itu hal ini telah diterima oleh pengadilan yang mendengarkan perkara tersebut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;* &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Dan tidak terdapat bukti di dalam berkas perkara yang mendukung dakwaan-dakwaan tersebut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan oleh karena itu &lt;strong&gt;&lt;u&gt;MEMINTA AGAR PARA TERDAKWA DIBEBASKAN&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Adnan Oktar tidak pernah melakukan pelanggaran pidana, dan ia menolak dakwaan ini. Namun ia tentunya menghormati keputusan pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adnan Oktar telah dinyatakan tidak bersalah di dalam hati seluruh orang yang berakal dan seluruh dunia Islam dan bangsa Turki. Tak seorang pun di Turki percaya bahwa ia adalah pemimpin kelompok kejahatan. Ia adalah orang yang menekuni ilmu, seorang penulis yang dikenal di seluruh dunia. Ia mengajarkan cinta, kedamaian, saling menghargai dan belas kasih, dan menganjurkan akhlak mulia. Kebohongan dan persekongkolan tidak pernah merintangi perjuangan intelektual Adnan Oktar walau bagaimana pun, dan tidak pula semua itu akan menghalanginya di masa mendatang. Ia akan dengan berani, tanpa henti dan tekad kuat melanjutkan kegiatan anti-materialis, anti-komunis dan anti-Darwinisnya yang menyeru Turki kepada persatuan dan kesatuan.&lt;br /&gt;Disalin dari Harun Yahya.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-3694718701077217583?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/3694718701077217583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=3694718701077217583' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/3694718701077217583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/3694718701077217583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/12/pernyataan-penting-mengenai-harun-yahya.html' title='PERNYATAAN PENTING MENGENAI HARUN YAHYA'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-6135051537148827027</id><published>2008-12-03T19:02:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T19:05:59.794-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Seluruh informasi yang kita miliki tentang dunia di mana kita hidup disampaikan kepada kita melalui panca indra kita. Dunia yang kita ketahui, terdiri dari apa yang dilihat mata kita, yang disentuh tangan kita, yang dicium hidung kita, yang dirasakan lidah kita, dan yang didengar telinga kita. Tidak pernah terpikirkan oleh kita bahwa dunia "luar" tersebut bisa jadi berbeda dari apa yang ditampilkan oleh indra kita dikarenakan selama ini kita senantiasa bergantung hanya pada panca indra tersebut sejak saat kita dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, penelitian ilmiah modern di berbagai bidang mengarahkan kita pada suatu pemahaman yang sama sekali berbeda, sehingga memunculkan keraguan besar terhadap panca indra kita dan dunia yang kita kenal melalui panca indra ini. Titik awal pemahaman ini adalah gagasan bahwa apa pun yang kita rasakan sebagai "dunia luar" hanyalah tanggapan yang dibentuk di dalam otak kita oleh sinyal-sinyal listrik. Warna merah apel, sifat keras kayu, ibu dan ayah Anda, keluarga Anda, dan segala sesuatu yang Anda miliki—rumah Anda, pekerjaan Anda,—dan bahkan baris-baris tulisan ini, hanya tersusun dari sinyal-sinyal listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam gambar ini, kita melihat seseorang yang merasakan dirinya sedang bermain ski di atas pegunungan, padahal sesungguhnya tidak terdapat ski ataupun salju. Perasaan yang dialaminya ini adalah tiruan yang sengaja dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi masa kini telah memungkinkan manusia untuk merasakan suatu pengalaman yang nyata tanpa perlu adanya "dunia luar" atau "materi." Kemajuan sangat besar dalam teknologi virtual reality [kenyataan maya] telah menghasilkan sejumlah bukti-bukti yang secara khusus sangat meyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, virtual reality [kenyataan maya] adalah pemunculan gambar-gambar tiga dimensi yang dibangkitkan komputer, yang terlihat nyata dengan bantuan sejumlah peralatan tertentu. Teknologi ini, yang dapat diterapkan di berbagai bidang, dikenal sebagai"virtual reality" [kenyataan maya], "virtual world" [dunia maya], atau "virtual environment" [lingkungan maya]. Ciri terpentingnya adalah dengan menggunakan perangkat yang dirancang untuk tujuan tertentu, teknologi ini mampu menjadikan orang yang merasakan dunia maya tersebut terkecoh dan yakin bahwa yang dialaminya adalah nyata. Sejak beberapa tahun lalu, kata "immersive'' [tenggelam] telah mulai digunakan di depan istilah "virtual reality" [kenyataan maya], yang mencerminkan keadaan bahwa mereka yang menyaksikan kenyataan maya  benar-benar tenggelam dalam apa yang sedang mereka alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan dari sistem dunia maya ini didasarkan pada panca indra manusia. Misalnya, ketika pengguna sistem dunia maya memakai sarung tangan khusus, perangkat di dalam sarung tangan tersebut mengalirkan sinyal-sinyal ke ujung-ujung jari. Ketika sinyal-sinyal ini diteruskan ke dan ditafsirkan oleh otak, pengguna tersebut merasakan bahwa dirinya sedang menyentuh kain sutra atau vas bunga yang penuh hiasan, lengkap dengan seluruh pernak pernik pada permukaannya—meskipun benda semacam itu pada kenyataannya tidak ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penerapan terpenting dari dunia maya adalah di bidang kedokteran. Universitas Michigan telah mengembangkan suatu teknologi untuk melatih para pembantu dokter—khususnya para karyawan di ruang gawat darurat—untuk melatih ketrampilan mereka di sebuah laboratorium dunia maya. Di sini, gambaran lingkungan sekitar diciptakan dengan memunculkan rincian seluk beluk sebuah ruang operasi pada lantai, dinding, dan langit-langit dari sebuah ruangan. "Gambar" ini disempurnakan dengan memunculkan sebuah meja operasi, lengkap dengan pasien yang akan dioperasi di atasnya, di bagian tengah ruangan. Para calon ahli bedah memakai kacamata 3-Dimensi mereka dan mulai melakukan operasi "maya" mereka. Dan siapa pun yang melihat gambar-gambar yang dipantulkan pada kacamata 3-Dimensi tidak dapat membedakan antara ruangan operasi sungguhan dengan ruangan maya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Kita Hidup di Dalam Dunia Holografis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New Scientist adalah salah satu majalah paling terkenal. Bahasan utama edisi 27 Maret 2002 majalah tersebut ditulis oleh ilmuwan J.R. Minkel, dengan judul "Hollow Universe." [Alam Semesta Kosong] "Why we all live in a hologram" [Mengapa kita semua hidup di dalam sebuah hologram], demikian bunyi judul utama sampul depan majalah itu. Ringkasnya, artikel tersebut menyatakan bahwa kita merasakan dunia ini sebagai sebuah paket cahaya. Oleh karena itu, adalah keliru jika menganggap materi sebagai wujud sesungguhnya yang memiliki keberadaan mutlak berdasarkan pemahaman yang kita dapatkan melalui panca indra. Minkel membuat pengakuan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Anda memegang sebuah majalah. [Majalah] itu terasa padat; memiliki semacam keberadaan mandiri dan terpisah di dalam ruang. Sama halnya dengan benda-benda di sekeliling Anda—misalnya secangkir kopi, sebuah komputer. Mereka semua tampak nyata dan ada di luar sana di suatu tempat. Tapi semua itu adalah penampakan maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel Minkel menyatakan bahwa sejumlalh ilmuwan menamakan gagasan ini sebagai "teori segalanya," dan para ilmuwan itu menganggap teori ini sebagai tahap pertama dalam menjelaskan sifat sesungguhnya dari alam semesta. Artikel majalah ini menjelaskan secara ilmiah bahwa kita merasakan keberadaan alam semesta sebagai sebuah bayangan atau penampakan di dalam otak kita dan karenanya kita tidak berhubungan langsung dengan materi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Sistem Pengindraan Dipulihkan dengan Sinyal Tiruan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam edisi 11 Maret 2002, majalah Time menerbitkan sebuah tulisan berjudul "The Body Electric" [Listrik Tubuh], yang menyingkap perkembangan ilmiah penting. Artikel itu melaporkan, sejumlah ilmuwan menyatukan chip komputer dengan sistem saraf sejumlah pasien untuk memperbaiki kerusakan tetap pada indra mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sistem baru yang mereka kembangkan, para peneliti di Amerika Serikat, Eropa dan Jepang bertujuan memberikan alat penglihatan pada penderita kebutaan dan membantu sang pasien pulih kembali. Mereka telah mencapai separuh keberhasilan dengan sistem baru ini dengan mencangkokkan elektroda-elektroda di daerah terkait pada tubuh pasien, dan chip silikon digunakan untuk menghubungkan tangan dan kaki tiruan dengan jaringan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat kecelakaan, seorang pasien asal Denmark bernama Brian Holgersen mengalami kelumpuhan dari leher ke bawah. Ia hanya dapat melakukan gerakan sangat terbatas pada kedua pundaknya, lengan kiri dan tangan kiri. Sebagaimana diketahui, kelumpuhan semacam ini disebabkan oleh kerusakan saraf tulang belakang pada leher dan punggung. Saraf-sarafnya mengalami kerusakan atau penyumbatan, sehingga menghentikan lalu lintas saraf antara otak dan otot, dan memutuskan komunikasi antara saraf-saraf yang meneruskan sinyal-sinyal yang mengalir bolak balik dari tubuh ke otak. Terhadap pasien ini, yang akan dilakukan adalah memulihkan bagian yang rusak pada saraf tulang belakang dengan pencangkokkan perangkat khusus, sehingga memungkinkan sinyal-sinyal dari otak mengembalikan sedikit kemampuan gerak pada lengan dan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menggunakan sebuah sistem yang dirancang untuk mengembalikan kemampuan gerak dasar tangan kiri, seperti menggenggam, memegang, dan melepaskan benda-benda. Dalam sebuah operasi, delapan elektroda lentur seukuran uang logam ditanam ke dalam otot-otot yang berperan dalam gerakan tersebut, yakni pada lengan kiri bagian atas, lengan bawah dan bahu pasien. Kemudian, kabel sangat halus menghubungkan elektroda-elektroda ini dengan sebuah stimulator [alat pembangkit rangsangan]—semacam pacemaker [alat pembangkit dan pengatur timbulnya rangsangan] untuk sistem saraf— yang ditanam pada dadanya. Alat pembangkit rangsangan ini kemudian dihubungkan dengan sebuah perangkat pengindra posisi yang direkatkan pada bahu kanan Holgersen—di mana ia masih dapat mengendalikan geraknya hingga batas tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, ketika sang pasien ingin mengambil gelas, ia menggerakkan bahu kanannya ke atas. Gerakan ini mengirimkan sebuah sinyal listrik dari perangkat pengindra posisi, yang terpasang di bawah bajunya, ke alat pembangkit rangsangan di dalam dadanya, yang lallu memperkuat sinyal tersebut dan meneruskannya ke otot-otot terkait pada lengan dan tangannya. Sebagai tanggapan, otot-otot ini menegang, dan tangan kirinya pun menutup. Ketika ia hendak melepaskan gelas tersebut, ia menggerakkan bahu kanannya ke bawah, sehingga tangan kirinya membuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Universitas Louvain di Brussels menggunakan penerapan teknologi serupa terkait dengan penglihatan. Sel-sel batang dan kerucut seorang pasien mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan retina menjadi tidak peka terhadap cahaya. Akibatnya, ia menjadi buta. Sebuah elektroda yang ditanam di sekeliling saraf matanya membantunya mendapatkan kembali sebagian kemampuan melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus pasien ini, elektroda tersebut dihubungkan dengan alat pembangkit rangsangan yang ditempatkan di dalam sebuah rongga di dalam tempurung kepalanya. Sebuah kamera video, yang terpasang pada topi, meneruskan gambar yang diterimanya ke alat pembangkit rangsangan dalam bentuk sinyal-sinyal radio, tanpa melewati sel-sel batang dan kerucut yang rusak, dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik langsung menuju ke saraf mata. Korteks visual pada otak menggabungkan kembali sinyal-sinyal ini untuk membentuk sebuah gambar. Apa yang dialami pasien dapat disamakan dengan melihat sebuah tiruan kecil papan iklan di gelanggang olah raga. Meskipun demikian mutu yang didapatkan sudah cukup untuk membuktikan bahwa sistem ini dapat diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem ini disebut "Microsystem-based Visual Prosthesis" [Organ Penglihatan Buatan Berdasarkan Sistem Mikro], sebuah perangkat yang ditanam untuk selamanya di dalam kepala pasien. Namun untuk menjadikan semuanya berfungsi, sang pasien harus pergi ke ruangan yang dirancang khusus di Universitas Louvain dan memakai sesuatu yang menyerupai topi renang yang rusak. Topi renang ini terbuat dari plastik dengan kamera video biasa yang dipasang di bagian depannya. Semakin besar ukuran pixel yang digunakan untuk membentuk sebuah gambar pada layar, maka semakin besar jumlah rangsangan listriknya; oleh karenanya, semakin baik pula mutu resolusi gambarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel yang sama merujuk pada sebuah pertunjukan menarik oleh seorang artis panggung yang memanfaatkan teknologi serupa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam sebuah pagelaran di tahun 1998, Stelarc menyambungkan tubuhnya sendiri dengan kabel secara langsung ke Internet. Tubuhnya dihubungkan dengan ujung-ujung elektroda—pada otot ujung bahu, otot bisep, otot penggerak sendi, tendon di belakang lutut dan otot betis—yang mengirimkan denyut listrik lemah, sekadar cukup untuk memicu otot-otot menegang dengan sendirinya. Elektroda-elektroda tersebut dihubungkan dengan sebuah komputer, yang kemudian dihubungkan melalui Internet dengan komputer-komputer di Paris, Helsinki dan Amsterdam. Dengan menekan berbagai bagian dari gambar tiruan tubuh manusia pada layar sentuh, para peserta di tiga tempat tersebut dapat membuat Stelarc melakukan apa saja yang mereka inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi ini, jika ukurannya dapat diperkecil sehingga dapat ditempatkan di dalam tubuh, akan membuka jalan bagi perkembangan menyeluruh di bidang kedokteran. Perkembangan ini memperlihatkan satu kenyataan penting lain: Dunia luar adalah gambar salinan yang kita saksikan di dalam otak kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah New Scientist's edisi 27 April 2002 dengan berita utama, "Hollow Universe" dan judul utama, "Why we all live in a hologram."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel terbitan Time tersebut memperlihatkan contoh-contoh nyata tentang bagaimana kita dapat menciptakan pengalaman melihat atau menyentuh sesuatu dengan rangsangan-rangsangan buatan. Bukti paling nyata adalah orang buta yang mampu melihat. Meskipun mata sang pasien tidak berfungsi, ia dapat melihat melalui sinyal-sinyal tiruan yang dibangkitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The Body Electric," sebuah artikel di majalah Time edisi 11 Maret 2002, memuat bukti yang mengukuhkan bahwa dunia luar adalah gambar salinan di dalam otak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah Dunia Maya dari Sejumlah Film Disalin ke Dunia Nyata?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah artikel berjudul "Life is a sim and then you're deleted" [Hidup adalah sebuah salinan dan kemudian Anda dihapus] yang diterbitkan majalah New Scientist edisi 27 Juli 2002, Michael Brooks menyatakan bahwa kita mungkin saja hidup di dunia maya yang tidak berbeda dengan yang ada dalam film Matrix: "Tidak perlu menunggu kemunculan Matrix 2. Anda bisa jadi sudah berada dalam simulasi komputer raksasa... Sudah pasti Anda berpendapat bahwa film The Matrix adalah khayalan. Tetapi itu hanya karena Anda dibuat untuk berpikiran seperti itu.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang penulis, Brooks, mendukung pandangannya dengan menukil filsuf Nick Bostrom dari Universitas Yale, yang meyakini bahwa film-film Hollywood tersebut jauh lebih mendekati kenyataan daripada apa yang kita sadari. Ia pun melakukan perhitungan bahwa terdapat peluang kemungkinan bahwa kita sedang hidup dalam sebuah dunia tiruan atau maya sebagaimana yang ditayangkan oleh beberapa film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan ilmiah, yang dipahami jauh dengan baik dalam beberapa tahun belakangan, menunjukkan bahwa kita tidak berhubungan atau bersinggungan langsung dengan wujud materi itu sendiri. Hal ini telah menyebabkan manusia untuk merenung secara lebih mendalam. Perkembangan ini, yang seringkali menjadi ilham bagi sejumlah film, menunjukkan bahwa lingkungan maya menciptakan salinan kenyataan yang sedemikian nyata sehingga manusia mampu terkecoh dengan gambar atau bayangan yang tidak nyata ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materialisme, Sebagaimana Filsafat Keliru Lainnya, Telah Runtuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat materialisme telah ada sepanjang sejarah. Para penganutnya berpijak pada keberadaan materi yang dianggap mutlak sembari mengingkari keberadaan Tuhan, Yang menciptakan mereka dari ketiadaan dan juga menciptakan bagi mereka alam semesta yang mereka huni. Akan tetapi bukti yang jelas tersebut tidak lagi menyisakan ruang perdebatan. Dengan demikian, materi yang mereka jadikan landasan hidup, pemikiran, kebanggaan dan pengingkaran mereka, telah sirna.  Anehnya, melalui penelitian mereka sendiri, para ilmuwan materialis menemukan bahwa segala sesuatu yang mereka saksikan bukanlah materi itu sendiri, melainkan salinan atau gambar yang terbentuk di dalam otak. Dan dengan demikian, mereka sendiri telah meruntuhkan keyakinan materialis mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abad kedua puluh adalah titik balik dalam sejarah, di mana kebenaran nyata ini akan menyebar di seluruh kalangan manusia, dan materialisme akan terhapuskan dari muka bumi. Sebagian orang, yang berada dalam pengaruh filsafat materialisme, yang meyakini bahwa materi adalah mutlak, kini telah menyadari bahwa mereka sendiri adalah wujud maya, satu-satunya keberadaan mutlak hanyalah Allah, Yang Keberadaan-Nya meliputi segala yang ada. Kenyataan ini dinyatakan dalam salah satu ayat Al Qur'an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu).  Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Mahaperkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Aali 'Imraan, 3:18)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-6135051537148827027?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/6135051537148827027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=6135051537148827027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/6135051537148827027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/6135051537148827027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/12/seluruh-informasi-yang-kita-miliki.html' title=''/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-5899330066264827923</id><published>2008-10-23T17:13:00.000-07:00</published><updated>2008-12-03T19:34:58.001-08:00</updated><title type='text'>Buku baru dari Universitas Harvard memuat karya Harun Yahya</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; font-family: lucida grande;" class="hyg"&gt;&lt;blink&gt;Universitas Harvard&lt;/blink&gt;, satu dari pusat penelitian ilmiah terkemuka dunia, telah membuktikan bahwa kreasionisme (paham penciptaan) menjadi semakin bertambah kuat di dunia dan bahwa pusat dunia gerakan ini adalah karya &lt;em&gt;Science Research Foundation&lt;/em&gt; (BAV)*. Edisi terakhir buku &lt;em&gt;The  Creationists, from Scientific Creationism to Intelligent Design&lt;/em&gt; (Kreasionis, dari Kreasionisme Ilmiah ke Perancangan Cerdas) menyediakan ruang khusus yang memuat karya BAV dalam menjelaskan fakta penciptaan. Bahasan tersebut terangkum dalam sebuah liputan berjudul“&lt;em&gt;Creation Museums and the Rise of Global Creationism&lt;/em&gt;” (Museum  Penciptaan dan Bangkitnya Kreasionisme Dunia) sebagaimana berikut:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: lucida grande;"&gt;                               &lt;blockquote&gt;                                 &lt;p class="hyg"&gt;Sebuah pemandangan yang tidak biasa terlihat, banyak bermunculan baru-baru ini—museum penciptaan. Museum penciptaan pertama Amerika dijadwalkan akan dibuka musim semi ini di Petersburg, Kentucky. Fasilitas senilai 26,4 juta dolar AS menampilkan robot dinosaurus bersuara dan gedung bioskop tercanggih dengan efek khusus (&lt;em&gt;SFX theater&lt;/em&gt;), seluruhnya dirancang untuk meyakinkan para pengunjung bahwa Tuhan menciptakan dunia persis sebagaimana dipaparkan di dalam Alkitab.&lt;/p&gt;                                 &lt;p class="hyg"&gt;Dan itu tidak hanya di Amerika Serikat. Sebagaimana segala sesuatu di masa kini, kreasionisme (paham penciptaan) sedang mendunia, sebagaimana dibuktikan oleh adanya kampanye menggelar museum-museum penciptaan dalam ukuran kecil di seantero Turki (satu yang khas, terletak di sebuah warung kebab di Istanbul, menyambut para pengunjung dengan foto Charles Darwin berbingkai darah yang menetes). Matt Mossman melaporkan dalam majalah SEED edisi bulan ini:&lt;/p&gt;                                 &lt;p class="hyg"&gt;“Dalam kampanyenya yang terakhir, BAV  [&lt;em&gt;Bilim Arastirma Vakfi, atau  "Science Research Foundation"&lt;/em&gt;] telah menggelar lebih dari 80 "museum" di rumah-rumah makan, pusat-pusat perbelanjaan, dan balai-balai kota di seluruh Turki, masing-masing musem dilengkapi dengan fosil, poster dan para sukarelawan yang bersemangat. Para pengikut Adnan Oktar [Harun Yahya] menggunakan siasat yang diambil dari organisasi-organisasi di Amerika Serikat seperti &lt;em&gt;Institute for Creation  Research&lt;/em&gt; di California, dengan memberitahu para pejalan kaki bahwa evolusi tidak mampu menjelaskan kerumitan makhluk hidup dan bahwa evolusi bertentangan dengan firman Tuhan.”&lt;/p&gt;                                 &lt;p class="hyg"&gt;BAV menjalankan pekerjaan yang lumayan canggih, sebagaimana dibuktikan oleh situs internetnya, yang, menurut Mossman, menawarkan presentasi-presentasi Power Point yang dapat di-&lt;em&gt;download&lt;/em&gt; dan pertanyaan-pertanyaan yang dapat digunakan para siswa untuk menantang para guru mereka yang cinta evolusi. Dan keterkaitannya dengan para pendukung paham penciptaan asal Amerika Serikat bukanlah sekedar kebetulan –juru bicara BAV pergi ke Amerika Serikat tahun lalu untuk memberikan kesaksian dalam dengar pendapat tentang perancangan cerdas (&lt;em&gt;intelligent design&lt;/em&gt;) yang diselenggarakan  oleh &lt;em&gt;Kansas Board of Education&lt;/em&gt; (Dewan Pendidikan Negara Bagian Kansas). Di luar Amerika Serikat dan Turki, gerakan kreasionis di Inggris dan Australia (yang terlihat kuat secara khusus) mengesankan adanya kecenderungan dunia yang semakin meningkat.&lt;/p&gt;                                 &lt;p class="hyg"&gt;Untuk beberapa lama, paparan rujukan  tentang kebangkitan kreasionisme dunia adalah &lt;em&gt;The Creationists: From Scientific Creationism to Intelligent Design &lt;/em&gt;(Kreasionis:  Dari Kreasionisme Ilmiah hingga Perancangan Cerdas) karya Ronald Numbers. Di  bulan November, HUP (&lt;em&gt;Harvard University  Press&lt;/em&gt;) akan menerbitkan edisi terperinci dari terbitan awal ini, yang melacak perkembangan pemikiran para penganut paham penciptaan selama berabad-abad. Dua bab baru memaparkan rentetan sejarah gerakan perancangan cerdas dan serangan baru kreasionisme dunia, yang dapat kita saksikan dalam contoh-contoh di atas.&lt;/p&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/MANSID%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style="text-align: center; color: rgb(0, 51, 0);font-family:webdings;" class="hyg"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;blink&gt;Eropa Telah Menyatakan Perang terhadap Islam dan Al Qur’an&lt;/blink&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="hyg"&gt;&lt;/p&gt; Menyusul keputusan Dewan Eropa baru-baru ini tentang larangan pengajaran fakta Penciptaan di sekolah-sekolah, pokok persoalan kedua yang bergulir dalam rencana adalah putusan Pengadilan Eropa untuk Hak Asasi Manusia (ECHR) pada tanggal 9 Oktober bahwa pelajaran agama di sekolah-sekolah Turki adalah pelanggaran terhadap hak pendidikan. Dengan putusan ini, beragam pengubahan perlu dilakukan terhadap cara pengajaran agama di sekolah-sekolah Turki dan, menurut ECHR, bahkan pelajaran agama dengan cara bagaimanapun perlu dicegah.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;                                   &lt;p class="hyg"&gt; Pada kenyataannya, pengubahan yang dimaksudkan di sini tidak memiliki tujuan selain menghapuskan sama sekali pendidikan agama, untuk memalingkan generasi muda dari keimanan kepada Allah (Tuhan) dan menanamkan pola pikir materialis dalam diri mereka. Keputusan melarang pengajaran Paham Penciptaan di sekolah-sekolah berdasarkan keputusan Dewan Eropa yang diambil di awal Oktober memiliki tujuan yang sama. Kenyataan bahwa laporan yang dimaksud tersebut menetapkan bahwa hanya teori evolusi yang seharusnya diizinkan di kurikulum dengan jelas menyingkap kekhawatiran bahwa para siswa yang belajar tentang fakta Penciptaan tidak akan tumbuh menjadi materialis. Inilah mengapa Paham Penciptaan telah digambarkan sebagai ancaman bagi Eropa dan keputusan di atas telah diambil. Keadaan yang sama berlaku pada pelajaran agama yang saat ini diberikan di Turki. Khawatir terhadap para siswa yang belajar tentang Islam dan meninggalkan pemikiran materialisme, Eropa saat ini telah menganjurkan dihentikannya pelajaran agama di sekolah-sekolah dengan beragam alasan. Upaya Eropa adalah jelas: menyatakan perang terhadap iman kepada Allah dan Islam.&lt;/p&gt;                                   &lt;p class="hyg"&gt; Tidak ada keraguan bahwa alasan bagi semua ini adalah pembongkaran rahasia ke seluruh dunia bahwa Darwinisme, dan materialisme pendukungnya, keduanya adalah penipuan. Kalangan Darwinis dan materialis telah dilanda ketakutan di hadapan karya Harun Yahya Atlas Penciptaan, yang menunjukkan bahwa makhluk-makhluk hidup masa kini sama persis dengan nenek moyang mereka yang hidup di masa lalu. Mereka sadar bahwa mereka takkan mampu lagi menyebarluaskan penipuan itu sebagaimana telah mereka lakukan selama 150 tahun terakhir. Dunia kini telah menyaksikan bahwa teori evolusi Darwin adalah kebohongan yang sangat buruk. Filsafat materialis, yang mendorong ketiadaan agama, kini sedang berada keadaan sekarat dan di abad ke-21 umat manusia akan terbebaskan dari penipuan semacam itu, insya Allah, dan kembali pada tujuan hakiki penciptaannya. Takut dan terkejut oleh kenyataan ini, kalangan Darwinis-materialis kini tengah berupaya mengambil tindak pencegahan melawan perkembangan luar biasa ini. Tapi apa yang tamat, adalah tamat dan seluruh dunia kini tahu tentang penipuan Darwinis. Siswa sekolah kini sedang melancarkan serangan mereka sendiri melawan Darwinisme dan menolak mempelajari penipuan ini.&lt;/p&gt;                                   &lt;p class="hyg"&gt; Apa yang diinginkan kalangan Darwinis-materialis adalah membangun masyarakat tanpa agama, tanpa sedikit pun keimanan kepada Allah. Namun kenyataannya, masyarakat tanpa agama akan semakin mendorong kemerosotan akhlak, meningkatkan peperangan, pembantaian dan pemberontakan yang mengiringi ketiadaan agama, dan menimpakan bencana bagi seluruh umat manusia. Apa yang perlu dilakukan adalah mendorong orang, khususnya kaum muda, untuk mengikuti nilai-nilai ajaran agama daripada memalingkan mereka dari agama dan menganjurkan filsafat materialis.&lt;/p&gt;                                   &lt;p class="hyg"&gt; Alasan ketakutan yang dialami kalangan Darwinis Eropa sangatlah jelas: Mereka telah menyadari bahwa Penciptaan adalah kenyataan satu-satunya, yang kini telah diketahui seluruh dunia. Mereka membayangkan bahwa mereka mampu menghentikan perkembangan ini dengan melarang pelajaran agama dan menghilangkan Paham Penciptaan dari kurikulum. Mereka yakin mereka akan menang dalam peperangan yang mereka lancarkan melawan iman kepada Allah. (Sudah pasti Allah tak terkalahkan.) Mereka ingin yakin bahwa Darwinisme akan dianut dan diterima, meskipun mereka sangat tahu bahwa ini tidak akan pernah terjadi. Agama keliru atau kebohongan yang dibuat melawan iman kepada Allah tidak memiliki jalan bertahan hidup. Allah Yang Mahakuasa mengungkapkan hal senada dalam ayat-ayat-Nya:&lt;/p&gt;                                   &lt;blockquote&gt;                                     &lt;p class="ayetler"&gt;Sebenarnya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu menyifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya). (QS. Al Anbiyaa’, 21:18)&lt;/p&gt;                                     &lt;p class="ayetler"&gt; Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengembang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang batil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan. (QS. Ar Ra’d, 13:17)&lt;/p&gt;                                   &lt;/blockquote&gt;                                   &lt;p class="hyg"&gt; Dengan keruntuhan pasti Darwinisme, pengaruh Darwinis banyak melemah dibandingkan sebelumnya. Berkembangnya nilai-nilai ajaran Islam adalah janji Allah dan akan, dengan izin-Nya, menjadi kenyataan. Isyarat-isyarat ini dapat disaksikan di seluruh dunia. Agama hak-Nya, dengan kehendak-Nya, telah menang. Kaum Darwinis tidak lagi mampu menyesatkan manusia. Permusuhan Eropa terhadap Islam tidak akan mengubah apa pun. Dengan izin Allah, sebagaimana halnya dengan setiap pemikiran menyimpang yang pernah melawan nilai-nilai ajaran Islam, serangan balik yang terkini ini, juga, hanya akan semakin menguatkan agama Islam.&lt;/p&gt;&lt;p class="hyg"&gt;Disalin dari Harun Yahya.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-5899330066264827923?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/5899330066264827923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=5899330066264827923' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/5899330066264827923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/5899330066264827923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/10/buku-baru-dari-universitas-harvard.html' title='Buku baru dari Universitas Harvard memuat karya Harun Yahya'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-6566887483817792970</id><published>2008-10-22T21:32:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T17:12:48.119-07:00</updated><title type='text'>Mitos 99% Telah Mati</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center;font-family:courier new;"&gt;Telah lama paduan suara kaum evolusionis menebarkan keyakinan tak mendasar bahwa hanya terdapat perbedaan genetik tipis antara manusia dan simpanse. Di dalam setiap tulisan evolusionis Anda dapat membaca kalimat semacam ini “kita 99% sama dengan simpanse” atau “hanya ada 1% DNA yang menjadikan kita manusia”. Meskipun belum ada perbandingan yang ilmiah yang dilakukan antara genom manusia dan simpanse, ideologi Darwinisme membawa mereka menganggap bahwa hanya ada sedikit perbedaan antara kedua spesies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian mutakhir menunjukkan bahwa propaganda kaum evolusionis dalam hal ini – seperti juga dalam hal lain – sangatlah tidak benar. Manusia dan simpanse tidak sama 99%. Kesamaan genetik ternyata menunjukkan kurang dari 95%. Dalam satu berita yang dilansir CNN.com, bertajuk “Manusia, simpanse, lebih berbeda dari yang dikira”, mereka menulis sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lebih banyak perbedaan antara simpanse dan manusia daripada yang dipercayai sebelumnya, berdasarkan sebuah penelitian genetik terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli biologi telah lama mempercayai bahwa 98.5% gen-gen simpanse dan manusia adalah sama. Tetapi Roy Britten, ilmuwan pada California Institute of Technology, menyatakan dalam tulisan yang diterbitkan minggu lalu bahwa cara baru membandingkan gen-gen tersebut menunjukkan bahwa kesamaan manusia dan simpanse hanya sekitar 95%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Britten mendasarkan ini pada program komputer yang membandingkan 780.000 dari 3 miliar pasangan basa dalam DNA manusia dengan milik simpanse. Ia menemukan lebih banyak ketidaksamaan dari apa yang disimpulkan peneliti sebelumnya, dan menyimpulkan bahwa paling tidak 3.9% dari DNA tadi berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini membawa ia pada kesimpulan bahwa ada perbedaan genetik yang mendasar antara kedua spesies sekitar 5 persen.i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New Scientist, majalah ilmiah terkemuka dan pendukung kuat dari Darwinisme, melaporkan hal berikut ini tentang hal tersebut di dalam sebuah artikel berjudul “Perbedaan DNA Manusia-Simpanse Terguncang”:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lebih unik dari yang dikira sebelumnya, berdasarkan perbandingan baru antara DNA manusia dan simpanse. Telah lama dipercaya bahwa kita mempunyai 98.5% persamaan genetik dengan saudara terdekat kita. Hal itu sepertinya salah. Faktanya, kita memiliki kurang dari 95% persamaan dalam materi genetik, peningkatan variasi sebesar tiga kali lipat antara kita dan simpanse.ii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boy Britten dan evolusionis yang lain tetap mengkaji hasil tersebut dalam kerangka teori evolusi, meskipun sebenarnya tidak ada alasan untuk hal tersebut. Teori evolusi tidak didukung oleh catatan fosil maupun data genetik dan biokimia. Sebaliknya, bukti-bukti menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kehidupan yang berbeda-beda muncul di muka bumi dengan tiba-tiba tanpa ada nenek moyang antara dan bahwa kekompleksan sistem mereka membuktikan adanya ‘desain cerdas’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama Desain, bukan Sama Nenek Moyang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apakah persamaan genetik antara manusia dan simpanse – bahkan sebesar 95% - mempunyai arti? Untuk menjawabnya, kita harus melihat gambaran secara menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melihat perbandingan genetik secara umum, kita menemukan persamaan yang mengejutkan yang tidak sesuai dengan yang dianggap sebagai hubungan evolusi antar spesies. Contohnya, analisa genetik menunjukkan persamaan sebesar 75% antara DNA sejenis cacing dengan manusia.iii Berdasarkan pohon kekerabatan yang dibuat oleh evolusionis, phylum Chordata, yang didalamnya termasuk manusia, dan phylum Nematoda (cacing) tidak bertemu bahkan sejak 530 juta tahun yang lalu. Karena itu, persamaan 70% - sebuah angka yang sangat tinggi untuk manusia dan cacing, yang mempunyai bentuk yang sangat berbeda – tidak menunjukkan hubungan evolusi sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, analisa pada beberapa protein menunjukkan kekerabatan manusia dengan makhluk yang lain lagi. Dalam sebuah penelitian oleh para peneliti di Cambridge University, beberapa protein dari vertebrata darat dibandingkan. Anehnya, dalam hampir semua contoh, manusia dan ayam dikelompokkan sebagai kerabat dekat. Kerabat terdekat berikutnya adalah buaya.iv&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil ini, bersamaan dengan yang lain, menunjukkan bahwa persamaan genetik antara manusia dan hewan, dan antara hewan sendiri, tidak cocok dalam semua pola evolusi. Dengan kata lain, alasan dari persamaan itu tidak bisa ‘persamaan nenek moyang’ sebagaimana yang dipercaya teori evolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa alasannya? Ketika kita mengkaji ulang hal ini, kita akan melihat bahwa persamaan tersebut berakar dari kenyataan bahwa semua bentuk kehidupan mempunyai fungsi yang mirip dan tentunya kebutuhan yang mirip pula. Sebagaimana telah kami terangkan dalam artikel kami sebelumnya, “”, tentu amat beralasan bagi tubuh manusia untuk mempunyai beberapa kemiripan molekuler dengan makhluk yang lain karena mereka semua terbentuk dari molekul yang sama, mereka menggunakan air yang sama dan juga udara, dan mereka mengkonsumsi makanan yang mengandung molekul yang sama. Pastilah metabolisme dan akhirnya susunan genetik mereka akan mirip satu sama lain. Meskipun demikian, ini tidak menjadi bukti bahwa mereka berevolusi dari nenek moyang yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, dalam hal itu, apa penjelasan ilmiah yang dapat diberikan untuk kesamaan struktur dan genetik antar makhluk hidup? Jawaban pertanyaan itu telah diberikan sebelum teori evolusi Darwin mendominasi dunia ilmu pengetahuan. Ilmuwan semacam Carl Linnaeus dan Richard Owen, yang pertama kali mengangkat tema kesamaan dalam makhluk hidup, melihat bahwa hal itu merupakan contoh dari “kesamaan desain”. Dengan kata lain, organ yang mirip atau gen yang mirip menyerupai satu sama lain bukan karena mereka berevolusi secara kebetulan dari satu nenek moyang, melainkan karena mereka telah didesain secara sengaja untuk melakukan satu fungsi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan ilmiah moderen menunjukkan bahwa klaim kesamaan dalam makhluk hidup adalah karena penurunan dari satu ‘nenek moyang’ tidaklah benar. Satu-satunya penjelasan yang rasional untuk kesamaan tersebut adalah “kesamaan desain” atau Penciptaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:trebuchet ms;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Makhluk Hidup          Tiruan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p face="georgia" style="text-align: justify;"&gt;Berita terbaru mengenai dua orang ilmuwan          yang telah memutuskan untuk melakukan percobaan dalam rangka membuat sejenis          bakteri baru telah menarik perhatian luas sejumlah media masa. J. Craig          Venter, ilmuwan gen terkenal dan Hamilton O. Smith, penerima hadiah Nobel,          berada di balik proyek ini. Apa yang sedang mereka upayakan adalah:&lt;/p&gt;&lt;div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;" class="hygint"&gt;&lt;b&gt;&lt;sup&gt;&lt;a name="1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/b&gt;… untuk menciptakan organisme bersel tunggal, sebagiannya          buatan manusia, yang memiliki gen berjumlah paling sedikit dan sekedar          cukup untuk melangsungkan kehidupan. Jika percobaan tersebut berhasil,          maka sel mikroskopis buatan manusia ini akan mulai makan dan membelah          diri untuk membentuk sebuah populasi sel tertentu yang tidak sama dengan          yang sebelumnya diketahui pernah ada.&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;sup&gt; &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/berita/b001.htm#ref"&gt;1&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="text-align: justify;"&gt;Sejumlah orang cenderung meyakini “kehidupan          yang diciptakan” dalam laboratorium ini sebagai satu bukti yang          mendukung teori evolusi. Tidak ada yang nampak semakin nyata kecuali kebenaran          itu sendiri. Bahkan kenyataannya, jika para ilmuwan ini, atau pun yang          lain, berhasil membuat suatu makhluk hidup, mereka hanya akan mengukuhkan          pembuktian mendasar yang mendukung penciptaan – pembuktian yang          menyimpulkan bahwa kehidupan hanya mungkin terjadi melalui perancangan          cerdas.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;Untuk memahami hal ini, seseorang perlu mengetahui          apa arti dari dua teori tentang asal-usul kehidupan, yakni evolusi dan          penciptaan:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt; 1)   Teori evolusi Darwin berpendapat          bahwa kehidupan di bumi adalah hasil dari hukum-hukum alam dan peristiwa          kebetulan acak belaka. Teori ini menolak sama sekali keberadaan proses          yang dirancang dan dikendalikan secara sengaja dalam penjelasan tentang          asal-usul kehidupan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt; 2)   Penciptaan berpendapat          bahwa kehidupan di bumi bukanlah hasil dari hukum-hukum alam dan peristiwa          kebetulan acak semata – keduanya tidak memiliki kekuatan untuk memunculkan          kehidupan. Pencipta Maha Cerdas pastilah telah merancang kehidupan ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;Jika terdapat bukti yang mendukung evolusi          yang didapatkan melalui percobaan atau pengamatan, maka bukti ini haruslah          memperlihatkan kemunculan makhluk hidup dari benda tak hidup melalui proses          yang tanpa perancangan. Dengan kata lain, para ilmuwan harus dapat mengamati          bahwa sebuah makhluk hidup harus dapat muncul dengan sendirinya dari benda-benda          tak hidup. Pengamatan semacam ini tidak pernah terjadi dan, pada kenyataannya,          sejarah ilmu pengetahuan abad ke-20 menunjukkan hal ini sebagai sesuatu          yang benar-benar mustahil.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;Jurang pemisah antara benda hidup dan benda          tak hidup sangatlah lebar sehingga keduanya hanya dapat dihubungkan oleh          keberadaan Sang Perancang Yang Maha Cerdas. Sebagaimana jurang pemisah          antara sebongkah batu dan sebuah patung karya Michelangelo yang hanya          dapat dihubungkan oleh keahlian memahat yang cerdas – dan bukan          karena penyebab-penyebab alami seperti hujan, angin ataupun gempa bumi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;Jadi, apa yang akan terjadi ketika para ilmuwan          – jika mereka memang benar-benar mampu – berhasil membuat          spesies mikroba baru dengan kerja mereka yang tekun dan teliti? Jawabannya          telah jelas: Mereka akan mengukuhkan teori perancangan cerdas dengan memperlihatkan          melalui percobaan mereka bahwa kehidupan dapat muncul hanya melalui informasi          tertentu yang sangat teliti dan kompleks.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;Nyatanya, apa yang sedang diupayakan Craig          Venter dan Hamilton Smith adalah jauh lebih sederhana dari apa yang seharusnya          terjadi dalam evolusi, yakni pembentukan kehidupan melalui peristiwa tanpa          sengaja atau kebetulan. Kedua ilmuwan ini tidak berusaha membentuk protein          dari asam-asam amino atau membuat gen dari asam-asam inti (asam nukleat);          mereka hanya akan menggunakan protein dan gen yang telah ada sebelumnya          dari sel hidup. Mereka tidak memulai dari molekul-molekul kecil pembentuk          kehidupan yang dapat ditemukan di alam; tetapi mereka memulai dari makromolekul          kompleks yang telah terbentuk yang tidak akan pernah mampu dibuat dengan          menggunakan molekul-molekul kecil pembentuk kehidupan tersebut melalui          peristiwa alam. Dengan kata lain, mereka tidak sedang berusaha membangun          sebuah rumah dari batu bata; mereka hanya berupaya membuat sedikit perubahan          pada struktur atau bentuk sebuah rumah yang telah ada sebelumnya. Sebuah          laporan dari MSNBC menyebutkan:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;" class="hygint"&gt;&lt;b&gt;&lt;sup&gt;&lt;a name="2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/b&gt;SINGKATNYA, apa yang ingin dicapai oleh Venter dan Smith          adalah untuk menciptakan mikroba yang sangat sederhana. Sejumlah virus          hanya memiliki 400 atau 500 gen. Venter dan Smith hendak membuang gen-gen          ini dari makhluk yang sangat kecil tersebut, lalu membuat satu set gen          baru untuk dimasukkan ke dalamnya dan kemudian melihat apakah informasi          baru (yang dikodekan dalam gen buatan ini) akan menjadikan mikroba tersebut          hidup. &lt;b&gt;&lt;sup&gt;&lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/berita/b001.htm#ref"&gt;2&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;Pekerjaan mudah ini – jika dibandingkan          dengan asal-usul kehidupan itu sendiri – ternyata memerlukan informasi          dan perancangan yang besar. Proyek ini didasarkan pada informasi ilmiah          yang telah didapatkan ilmu pengetahuan modern sejak berabad-abad yang          lalu, ditambah dengan tingkat penguasaan teknologi kita yang telah maju.          Kendatipun demikian, ini masihlah merupakan pekerjaan yang sangat rumit          sehingga proyek ini didanai sebesar 3 juta dolar, dan sumbangan selama          tiga tahun dari Departemen Energi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;Begitulah, penelitian dalam rangka menciptakan          makhluk hidup tiruan, sebagaimana perkembangan-perkembangan ilmiah lainnya          di masa kini, mengukuhkan fakta bahwa kehidupan di bumi bukanlah hasil          dari beragam penyebab alamiah acak belaka. Seluruh kehidupan atau makhluk          hidup, termasuk kita, adalah &lt;span class="hygbold"&gt;karya cipta&lt;/span&gt;          sempurna sang Pencipta, yang memiliki kekuasaan dan hikmah untuk menciptakan          segala yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;Disalin dari Harun Yahya.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-6566887483817792970?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/6566887483817792970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=6566887483817792970' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/6566887483817792970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/6566887483817792970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/10/mitos-99-telah-mati.html' title='Mitos 99% Telah Mati'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-5258693041605776635</id><published>2008-10-22T21:13:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T21:20:07.196-07:00</updated><title type='text'>Terobosan Baru: Sekolah-Sekolah di Georgia (Amerika Serikat) Diizinkan Mengajarkan Penciptaan</title><content type='html'>Darwinisme adalah teori yang didukung demi mempertahankan filsafat materialis. Inilah alasan utama di balik kegigihan para pendukung Darwinisme dalam menolak bantahan terhadap teori mereka. Sudah sejak lama, khususnya di dunia Barat, mereka yang menyampaikan sanggahan terhadap teori evolusi telah diserang dengan berbagai cara: media masa yang memojokkan mereka, mereka diberhentikan dari pekerjaan mereka di sekolah-sekolah, pengadilan yang melarang pengajaran teori-teori selain evolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukti-bukti ilmiah kini tidaklah berada di pihak para evolusionis, karenanya kini mereka mulai kehilangan dasar berpijak mereka. Selama beberapa dekade terakhir, bantahan terhadap dogma Darwinis telah dilontarkan oleh bebagai kalangan masyarakat ilmiah. Hal ini memunculkan pemahaman dan sadarnya masyarakat tentang kepalsuan teori evolusi dan bukti-bukti yang membenarkan penciptaan. Selama beberapa tahun terakhir, kesadaran ini berpengaruh pada sistem pendidikan di Amerika Serikat. Pelarangan dogmatis terhadap pengajaran “Kreasionisme” – yakni pandangan bahwa kehidupan di Bumi adalah hasil karya cipta Sang Pencipta – kini dipertanyakan dan dihapuskan di sejumlah negara bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terobosan terkini yang meruntuhkan tembok penghalang bentukan dogmatisme Darwinis ini terjadi di Georgia, salah satu negara bagian di wilayah tenggara Amerika Serikat. Situs ABC News melaporkan berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewan pengurus distrik sekolah kedua terbesar di Georgia melakukan pemungutan suara pada Kamis malam guna memperbolehkan para guru untuk mengajarkan kepada para siswa beragam pandangan tentang asal-usul kehidupan, termasuk kreasionisme. Usulan tersebut, yang disetujui secara bulat oleh dewan pengurus sekolah di wilayah Cobb, menyatakan bahwa distrik meyakini bahwa “perbincangan seputar berbagai pandangan yang diperselisihkan tentang berbagai masalah akademis adalah unsur yang diperlukan dalam rangka memberikan pengajaran yang berimbang, termasuk pelajaran tentang asal-usul spesies.”…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendukung usulan ini, termasuk seorang murid sekolah menengah bernama Michael Gray, mengatakan keputusan yang dipilih dewan pengurus tersebut mendorong adanya kebebasan akademis. “Saya harus membuat tulisan tentang evolusi dan ada hal-hal yang sebenarnya dapat saya bantah atau kemukakan alasan alternatifnya,” kata Gray, yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas Paus. “Saya ingin rekan-rekan saya sesama siswa diberi pilihan dan tidak diberi tahun bahwa teori evolusi adalah kebenaran mutlak.” 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan Darwinis sangat merasa terganggu dengan keputusan ini. Yang sungguh aneh adalah bahwa mereka berusaha menempuh jalur pengadilan untuk menghentikan kresionisme, dan bukan jalur intelektual. Sebagaimana laporan ABC News: Barry Lynn, direktur pelaksana pada Americans United for Separation of Church and State (Persekutuan Amerika bagi Pemisahan Agama dan Negara) mengatakan bahwa mereka akan menuntut dewan pengurus wilayah Cobb. “Ini seolah-olah wilayah Cobb tengah memasang papan raksasa bertuliskan ‘tuntutlah saya’, tambahnya. Apa yang tidak disadari oleh Lynn adalah fakta bahwa ia menggunakan cara yang sama sebagaimana peristiwa pengadilan terkenal yang terjadi berabad-abad silam: Upaya untuk membungkam gagasan ilmiah melalui “jalur hukum atau pengadilan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengadilan ini telah gagal mempertahankan dogma yang diyakininya, yakni model alam semesta Ptolemik. Kalangan Darwinis pun akan mengalami kegagalan serupa dalam upaya mereka mempertahankan mitos bernama evolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Di Negara Bagian          Ohio, AS, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;         Kritikan terhadap Evolusi Masuk dalam Kurikulum Sekolah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Darwinisme sedikit demi sedikit kehilangan          pengaruhnya di Amerika Serikat (AS), dan salah satu contoh nyata akan          hal ini telah terjadi baru-baru ini, yakni dimasukkannya sanggahan terhadap          teori evolusi dalam buku-buku pelajaran di sejumlah negara bagian di AS.          Sebagaimana telah disampaikan dalam artikel kami sebelumnya (Another Crack          in the Wall: Schools in Georgia (US) are Allowed to Teach about Creation),          Georgia adalah negara bagian pertama yang menantang dogmatisme Darwinis,          dan memasukkan penelaahan kritis terhadap evolusi dalam kurikulumnya.          Baru-baru ini, Dewan Pendidikan Negara Bagian Ohio mewajibkan para pelajar          di Ohio untuk mempelajari bukti-bukti yang membantah teori evolusi Darwin.        &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Dalam sebuah artikel yang ditulis John G. West Jr. dari Discovery Institute          yang berpusat di Seattle, sebuah lembaga yang mendukung penelaahan kritis          atas Darwinisme, kemunduran terus-menerus yang dialami Darwinisme, kefanatikan          para pendukungnya, serta cara-cara kasar yang mereka gunakan diuraikan          dengan lugas:&lt;/p&gt;       &lt;p class="hygint"&gt;Setelah perdebatan selama berbulan-bulan, Dewan Pendidikan          Negara Bagian Ohio dengan suara bulat menetapkan pedoman baku ilmu pengetahuan          pada tanggal 10 Desember yang mewajibkan para pelajar di Ohio untuk mengetahui          “bagaimana para ilmuwan terus-menerus mengkaji dan meneliti secara          kritis berbagai aspek dari teori evolusi.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Ohio menjadi Negara Bagian pertama yang mewajibkan para siswanya agar          tidak sekedar mempelajari bukti ilmiah yang mendukung teori Darwin akan          tetapi juga bukti ilmiah yang menentangnya… Para pelajar di Ohio          akan perlu memahami berbagai sanggahan ilmiah terhadap teori Darwin untuk          dapat lulus ujian tingkat akhir di sekolah lanjutan tingkat atas.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Ohio bukanlah satu-satunya tempat di mana para stafnya memperluas ruang          lingkup kurikulum dengan memasukkan pengajaran tentang penolakan terhadap          evolusi. Di bulan September, distrik sekolah wilayah County di negara          bagian Georgia, yang termasuk salah satu distrik sekolah pinggiran kota          terbesar di Negara bagian tersebut, mengambil sebuah kebijakan yang mendorong          para guru untuk memperbincangkan “pandangan-pandangan evolusi yang          diperselisihkan” sebagai bagian dari pengajaran yang “seimbang”.          Dan tahun lalu, dalam laporan konferensi menyambut undang-undang tentang          seruan agar anak-anak tidak tertinggal mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan,          Konggres menyeru sekolah-sekolah untuk mengajarkan para murid “keseluruhan          pandangan ilmiah yang beragam” ketika membahas pokok-pokok bahasan          ilmiah yang dipersengketakan “seperti teori evolusi biologi”.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Setelah bertahun-tahun dipojokkan, para penentang teori Darwin tampaknya          mengalami kemajuan. Apa yang tengah terjadi? Dan mengapa baru sekarang?&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Ada dua perkembangan penting yang menyebabkan hal ini terjadi.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;&lt;br /&gt;       Pertama-tama, terdapat kesadaran yang semakin meningkat di kalangan masyarakat          tentang cara pengajaran evolusi di banyak sekolah yang ternyata tidak          pada tempatnya. Buku berjudul “Icons of Evolution” (Butir-Butir          Penting Teori Evolusi) karya Jonathan Wells menjadikan semakin banyak          orang tahu betapa buku-buku pelajaran biologi masih saja memuat “butir-butir          penting” evolusi yang tidak meyakinkan, dan tidak lagi dianggap sebagai          ilmu pengetahuan yang layak oleh banyak ahli biologi. Gambar-gambar embrio          yang dimaksudkan untuk membuktikan kebenaran teori Darwin tentang nenek          moyang yang sama masih saja ditampilkan di banyak buku pelajaran, padahal          ini adalah fakta memalukan yang telah terbongkar sebagai pemalsuan yang          sengaja dibuat oleh Darwinis asal Jerman, Ernst Haeckel. Buku-buku pelajaran          juga terus-menerus memuat mikroevolusi pada ngengat sebagai bukti yang          mendukung kebenaran mekanisme seleksi alamnya Darwin meskipun penelitian          yang mendasarinya kini dipertanyakan oleh banyak pakar biologi.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Ketika mengajarkan para siswa ilmu pengetahuan secara apa adanya, buku-buku          pelajaran mengabaikan perdebatan ilmiah yang sesungguhnya dan seringkali          seru seputar teori evolusi. Misalnya, sedikit saja siswa yang pernah mempelajari          perdebatan sengit yang dimunculkan oleh Ledakan Kambrium, yakni kemunculan          serentak dan tiba-tiba beraneka ragam makhluk hidup yang kompleks lebih          dari 500 juta tahun yang lalu, yang tampaknya di luar jangkauan kemampuan          mekanisme seleksi alam untuk mendorong terjadinya perubahan biologis.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Para guru yang mengajarkan masalah-masalah tak terpecahkan dari Darwinisme          seringkali menghadapi penganiayaan oleh mereka yang hanya dapat dijuluki          sebagai polisi Darwinisme. Di Negara bagian Washington, seorang guru biologi          yang sangat dihormati yang ingin mengajarkan kepada para siswanya tentang          perdebatan ilmiah seputar hal-hal seperti gambar embrio Haeckel dan populasi          ngengat, dikeluarkan dari sekolahnya oleh para pendukung Darwinisme setempat…&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;&lt;br /&gt;       Perkembangan kedua yang mendorong kemajuan yang dicapai para penentang          Darwin adalah terhapusnya prasangka buruk peninggalan masa lalu.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Selama bertahun-tahun, para pendukung Darwinisme berhasil membungkam          diskusi publik tentang evolusi Darwin dengan melecehkan siapa saja yang          mengkritik Darwin sebagai penafsir harfiah Bible yang hendak menyelundupkan          bab Genesis ke dalam pelajaran biologi. Para Darwinis masih saja mencoba          siasat ini, namun tuduhan mereka semakin lama malah semakin tidak terbukti,          bahkan justru tidak masuk akal. Bukan penyeru Bible yang tidak berpendidikan,          sebaliknya, para penentang baru teori evolusi ini malah bergelar doktor          di bidang biologi, biokimia, matematika dan berbagai disiplin ilmu lain          yang terkait dari berbagai universitas sekuler, dan banyak dari mereka          mengajar atau melakukan penelitian di universitas-universitas Amerika.          Mereka ini para ilmuwan seperti biokimiawan dari Universitas Lehigh Michael          Behe, pakar mikrobiologi di Universitas Idaho Scott Minnich, dan filsuf          asal Universitas Baylor William Dembski yang juga seorang matematikawan.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;&lt;a name="1"&gt;&lt;/a&gt;Daftar para penentang Darwin dari kalangan akademisi          ini semakin bertambah. Selama setahun terakhir, lebih dari 150 ilmuwan          – termasuk para staf dan peneliti di berbagai institusi seperti Yale,          Princeton, MIT, dan the Smithsonian – memberikan pernyataan yang          mengungkapkan keraguan mereka akan kebenaran pernyataan utama neo Darwinisme          yang mengatakan bahwa “mutasi acak dan seleksi alam” mendorong          kemunculan keanekaragaman kehidupan.”( &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/berita/b006.htm#ref"&gt;1&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Tampaknya, redupnya Darwinisme secara cepat di Amerika Serikat akan berlanjut          terus di tahun-tahun mendatang. Mungkin hanya dalam kurun waktu beberapa          puluh tahun lagi masyarakat akan bertanya-tanya bagaimana sebuah teori          yang tidak berdasarkan fakta semacam ini dapat menjadi kaidah ilmiah di          sepanjang abad ke-20. Dan mereka pun akan menyadari fakta yang selama          ini disembunyikan oleh para pendukung Darwinisme: Bahwa kehidupan di bumi          bukanlah muncul menjadi ada atau terjadi akibat kekuatan alamiah yang          bekerja secara acak, namun hasil ciptaan sang Pencipta.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Disalin dari Harun Yahya.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-5258693041605776635?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/5258693041605776635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=5258693041605776635' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/5258693041605776635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/5258693041605776635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/10/terobosan-baru-sekolah-sekolah-di.html' title='Terobosan Baru: Sekolah-Sekolah di Georgia (Amerika Serikat) Diizinkan Mengajarkan Penciptaan'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-4965803650176898423</id><published>2008-10-22T21:08:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T21:12:51.286-07:00</updated><title type='text'>Larangan Pendidikan Agama Di Prancis</title><content type='html'>&lt;hr style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; font-family: georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                                                                                 &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;                         &lt;/span&gt;                                                                                                                                      &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Prancis dan sejumlah                                  negara lain terseret ke dalam perdebatan saat                                  dua murid dikeluarkan dari sekolah karena mengenakan                                  jilbab. Prancis memperluas larangan dan mengusulkan                                  undang-undang yang melarang penggunaan pakaian                                  dan lambang-lambang yang secara terbuka menampilkan                                  jati diri agama. Selain jilbab, undang-undang                                  ini juga berlaku bagi Salib agama Kristen dan                                  topi &lt;em&gt;yarmulke&lt;/em&gt; agama Yahudi. Undang-undang                                  ini menyebabkan gelombang kecaman. Negara-negara                                  muslim, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman mengutuk                                  undang-undang tersebut dan menekankan bahwa pemberlakuan                                  undang-undang itu dapat menyebabkan ketegangan                                  dan permusuhan di Prancis. Mereka juga menegaskan                                  bahwa undang-undang itu bertentangan dengan kebebasan                                  beragama dan hak asasi manusia. Tapi, sejauh ini,                                  penentangan-penentangan itu tidak membuat pemerintah                                  Prancis menarik keputusannya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Kita tidak seharusnya menafsirkan                                  apa yang terjadi di Prancis hanya sebagai larangan                                  pada lambang-lambang keagamaan; ketakutan pemerintah                                  Prancis terhadap agama dan ajaran agama berakar                                  sejak dulu kala. Mereka yang sadar akan perkembangan                                  budaya masyarakat serta hubungan antara gereja                                  dan negara di Prancis akan paham bahwa langkah-langkah                                  semacam ini dan perdebatan yang ditimbulkannya                                  sangatlah dikenal dalam masyarakat Prancis. Terlebih                                  lagi, ketakutan ini tidak hanya sebatas terhadap                                  Islam dan Yahudi; kenangan tentang pembunuhan                                  penganut Katolik selama Revolusi Prancis belumlah                                  terhapuskan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Pola hubungan gereja-negara di Prancis                                  dibentuk melalui pertikaian, kebencian, kemarahan                                  dan pembantaian. Perselisihan ini berawal di abad                                  ke-8 melawan Gereja Katolik dengan tujuan mengurangi                                  pengaruh Gereja terhadap masyarakat. Dapat kita                                  katakan bahwa selama masa ini, masyarakat menjadi                                  terjauhkan dari nilai-nilai ruhani dan agama dan                                  berada di bawah pengaruh filsafat materialis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;&lt;br /&gt;                               &lt;span class="baslik2bordo"&gt; Abad Pencerahan: Bagaimana                                  Masyarakat Eropa Menjauh dari Nilai-Nilai Agama                                  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Masa di mana gagasan-gagasan materialis                                  dan evolusionis mendapatkan penerimaan secara                                  luas dalam masyarakat Eropa, berpengaruh dalam                                  menjauhkan masyarakat itu dari agama, dikenal                                  sebagai Pencerahan. Tentu saja, orang-orang yang                                  memilih kata ini (yaitu mereka yang menganggap                                  perubahan pola pemikiran ini secara positif sebagai                                  gerakan menuju cahaya) adalah para pemimpin penyimpangan                                  ini. Mereka menggambarkan masa sebelumnya sebagai                                  “Abad Kegelapan” dan menyalahkan agama                                  sebagai penyebabnya, serta menegaskan bahwa Eropa                                  mengalami pencerahan ketika disekulerkan [dibebaskan                                  dari pengaruh agama] dan menjauhkan diri dari                                  agama. Pandangan yang menyimpang dan tidak benar                                  ini kini masih merupakan satu dari sarana propaganda                                  mereka yang menentang agama. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Benar bahwa agama Kristen Abad Pertengahan                                  sebagiannya “gelap” akibat takhayul                                  dan sikap taklid buta, dan kebanyakan hal-hal                                  ini telah dibersihkan pasca Abad Pertengahan.                                  Bahkan kenyataannya, gerakan Pencerahan tidak                                  pula membawa hasil bermanfaat bagi masyarakat                                  Barat. Hasil terpenting Abad Pencerahan, yang                                  muncul di Prancis, adalah Revolusi Prancis, yang                                  mengubah negara itu menjadi lautan darah. Bagi                                  sebagian besar cendekiawan Prancis, Abad Pencerahan                                  berarti membersihkan pemikiran masyarakat dari                                  setiap nilai agama dan ruhani. Hampir semua pemikir                                  yang hidup di Prancis abad ke-18 sama-sama memiliki                                  pandangan ini. Revolusi Prancis dibangun di atas                                  gagasan Pencerahan ini yang paling berpengaruh                                  di Prancis; yang merupakan salah satu revolusi                                  modern paling biadab, kejam, dan mengerikan. Segera                                  setelah kelompok Jacobin berkuasa pasca Revolusi                                  Prancis, hal pertama yang mereka lakukan adalah                                  pemberlakuan hukuman mati [penggal kepala] dengan                                  pisau &lt;em&gt;guillotine&lt;/em&gt;; ribuan orang kehilangan                                  kepala mereka hanya karena mereka dituduh kaya                                  atau taat beragama. Salah seorang pemimpin Revolusi                                  Prancis bernama Fouché (nama julukannya                                  adalah Penjagal dari Lyon) mengutus panitia yang                                  dipimpin oleh 3 orang ke Lyon untuk membasmi kalangan                                  bangsawan tuan tanah dan agamawan di sana. Dalam                                  sebuah surat yang ia kirim kepada Robespierre,                                  sang pemimpin Senat, Fouché menulis bahwa                                  pisau &lt;em&gt;guillotine&lt;/em&gt; bergerak terlalu lamban                                  dan bahwa ia tidak puas dengan kemajuan revolusi                                  yang lambat. Ia meminta izin untuk melakukan pembantaian                                  besar-besaran. Di hari ia mendapatkan izin tersebut,                                  ribuan orang dengan tangan terikat di belakang                                  punggung mereka dibantai tanpa belas kasih oleh                                  senapan-senapan revolusi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Kini tulisan-tulisan yang terpengaruhi                                  gagasan Pencerahan memuji Revolusi Prancis; padahal,                                  Revolusi itu sangat merugikan Prancis dan menyebabkan                                  perseteruan dalam masyarakat yang berlangsung                                  hingga abad ke-21. Pengkajian tentang Revolusi                                  Prancis dan Abad Pencerahan oleh pemikir terkenal                                  Inggris, Edmund Burke, sangatlah penting. Dalam                                  bukunya yang terkenal, &lt;em&gt;Reflections on the                                  Revolution in France&lt;/em&gt; [Renungan tentang Revolusi                                  di Prancis], terbit tahun 1790, ia mengecam gagasan                                  tentang Pencerahan sekaligus hasilnya, yakni Revolusi                                  Prancis; menurut pendapatnya, gerakan itu menghancurkan                                  nilai-nilai asasi yang menyatukan masyarakat,                                  seperti agama, akhlak dan tatanan keluarga, serta                                  membuka jalan bagi merajalelanya ketakutan dan                                  kekacauan. Akhirnya, ia menganggap Pencerahan,                                  sebagaimana diungkapkan seorang penafsir, sebagai                                  suatu “gerakan pemikiran manusia yang bersifat                                  merusak.” &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/095.htm#notes"&gt;1&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Pemimpin-pemimpin gerakan merusak                                  ini adalah para Mason [anggota perkumpulan Freemasonry].                                  Voltaire, Diderot, Montesquieu, dan para pemikir                                  anti-agama lainnya yang merekayasa jalan menuju                                  Revolusi, seluruhnya adalah Mason. Kelompok Mason                                  sangat dekat dengan kelompok Jacobin yang merupakan                                  pemimpin Revolusi. Hal ini membuat sebagian ahli                                  sejarah berpendapat bahwa adalah sulit membedakan                                  antara Jacobinisme dan Masonry di Prancis pada                                  masa itu. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Selama Revolusi Prancis berlangsung,                                  permusuhan besar ditujukan secara terang-terangan                                  terhadap agama. Banyak pendeta dihukum penggal                                  kepala dengan pisau &lt;em&gt;guillotine&lt;/em&gt;, gereja-gereja                                  dihancurkan, dan terlebih lagi, ada pihak-pihak                                  yang ingin memberantas habis agama Kristen dan                                  menggantinya dengan sebuah agama menyimpang, agama                                  penyembah berhala, agama simbol yang disebut “Agama                                  Akal.” Para pemimpin Revolusi juga menjadi                                  korban kegilaan ini, masing-masing mereka akhirnya                                  kehilangan kepala mereka sendiri oleh pisau &lt;em&gt;guillotine&lt;/em&gt;,                                  yang dengannya mereka sendiri telah menghukum                                  begitu banyak orang. Bahkan saat ini, banyak orang                                  Prancis yang terus mempertanyakan benar tidaknya                                  Revolusi tersebut merupakan sesuatu hal yang baik.                                &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Perasaan anti-agama dari Revolusi                                  Prancis menyebar ke seantero Eropa dan, hasilnya,                                  abad ke-19 menjadi salah satu babak propaganda                                  anti-agama yang paling terbuka dan gencar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="baslik2bordo"&gt; Perang Melawan Agama di Prancis&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Peran yang dimainkan kelompok Mason                                  dalam Revolusi diakui oleh “agen provokator”                                  bernama Count Cagliostro. Cagliostro ditangkap                                  oleh &lt;em&gt;Iquisition&lt;/em&gt; [lembaga pengadilan gereja                                  Katolik Roma antara tahun 1232-1820] pada tahun                                  1789, dan membuat sejumlah pengakuan penting selama                                  dimintai keterangan. Ia memulai dengan menyatakan                                  bahwa para Mason di seluruh Eropa telah merencanakan                                  serangkaian revolusi. Ia mengatakan bahwa tujuan                                  utama kelompok Mason adalah menghancurkan Lembaga                                  Kepausan atau mengambil alihnya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Makar perkumpulan Masonry di Prancis                                  tidak berhenti dengan Revolusi. Kekacauan yang                                  muncul akibat Revolusi akhirnya dipadamkan saat                                  Napoleon menduduki kekuasaan. Tapi, keadaan tenang                                  ini tidak berlangsung lama; cita-cita Napoleon                                  untuk berkuasa di seluruh Eropa hanya berujung                                  pada akhir kekuasannya. Setelah itu, pertikaian                                  di Prancis terus berlangsung antara pihak kerajaan                                  dan pendukung Revolusi. Di tahun 1803, 1848, dan                                  1871, tiga revolusi lagi terjadi. Di tahun 1848,                                  “Republik Kedua” didirikan; di tahun                                  1871, “Republik Ketiga” dibentuk.                                  Di tahun 1881, Katolik tidak lagi menjadi agama                                  resmi Prancis dan di tahun 1988 pelajaran agama                                  dihilangkan sama sekali dari sistem pendidikan.                                &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Kelompok Mason sangatlah giat selama                                  masa pergolakan ini. Tujuan utama mereka adalah                                  memperlemah Gereja dan lembaga-lembaga keagamaannya,                                  menghancurkan nilai-nilai agama dan pengaruh hukum-hukum                                  agama dalam masyarakat, dan menghapus pendidikan                                  agama. Kelompok Mason memandang paham perlawanan                                  terhadap kekuasaan kaum agamawan sebagai pusat                                  gerakan sosial dan politik mereka. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;&lt;em&gt;The Catholic Encyclopedia&lt;/em&gt;                                  [Ensiklopedia Katolik] memberikan keterangan penting                                  tentang gerakan anti-agama dari&lt;em&gt; Grand Orient&lt;/em&gt;,                                  julukan bagi Masonry Prancis: &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Dari surat-surat resmi Masonry Prancis                                  yang dimuat terutama dalam “Buletin”                                  dan “Laporan” resmi Grand Orient,                                  telah dibuktikan bahwa seluruh kebijakan yang                                  memusuhi kekuasaan kaum agamawan yang dikeluarkan                                  di Parlemen Prancis telah diputuskan sebelumnya                                  di pusa-pusat pertemuan kelompok Mason dan dilaksanakan                                  di bawah arahan Grand Orient, yang bertujuan,                                  sebagaimana dinyatakannya secara jelas, untuk                                  mengendalikan setiap hal dan setiap orang di Prancis.                                  “Saya telah mengatakan di majelis tahun                                  1898,” kata sang anggota dewan Massé,                                  juru bicara resmi majelis tahun 1903, “bahwa                                  adalah tugas terpenting Freemasonry untuk setiap                                  hari terlibat lebih banyak dalam perjuangan politik                                  dan anti-agama.” “Keberhasilan (dalam                                  perang melawan kekeuasaan kaum pendeta) sebagian                                  besarnya adalah berkat Freemasonry; sebab jiwanya,                                  rencananya, caranyalah yang telah menang.”                                  “Jika Blok ini telah didirikan, ini berkat                                  Freemasonry dan berkat disiplin yang dipelajari                                  di pusat-pusat pertemuan [Freemasonry]”…                                  “Kita perlu waspada dan yang terpenting                                  saling percaya, jika kita hendak menuntaskan kerja                                  kita, yang sejauh ini belum selesai. Kerja ini,                                  Anda tahu…perang melawan kekuasaan kaum                                  pendeta, sedang berlangsung. Republik ini harus                                  membersihkan diri dari lembaga-lembaga keagamaan,                                  menyapu bersih mereka dengan satu hantaman keras.                                  Perencanaan setengah-setengah di mana pun berbahaya;                                  lawan harus dihancurkan dengan sekali pukul. &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/095.htm#notes"&gt;2&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; &lt;em&gt;The Catholic Encyclopedia&lt;/em&gt;                                  meneruskan paparan tentang peperangan Masonry                                  Prancis melawan agama: &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Sebenarnya seluruh pembaharuan Masonik                                  “anti-kekuasaan kaum agamawan” yang                                  dijalankan di Prancis sejak 1877, seperti penghapusan                                  pengajaran agama dari pendidikan, kebijakan menentang                                  sekolah-sekolah dan badan-badan kemanusiaan Kristen                                  swasta, pelarangan dewan-dewan keagamaan dan penghancuran                                  lembaga Gereja, diakui berpuncak pada perombakan                                  anti-Kristen dan anti-agama terhadap masyarakat                                  manusia, tidak hanya di Prancis tapi di seluruh                                  dunia. Dengan demikian Freemasonry Prancis, sebagai                                  pemimpin seluruh gerakan Freemasonry, seolah meresmikan                                  masa keemasan republik universal Masonik, yang                                  meliputi persaudaraan Masonik dari semua manusia                                  dan seluruh bangsa. “Masa Kejayaan &lt;em&gt;Galilean&lt;/em&gt;,“                                  kata presiden Grand Orient, Senator Delpech, pada                                  tanggal 20 September 1902, “telah berlangsung                                  selama 20 abad. Tapi kini gilirannya dia mati…                                  Gereja Katolik Roma, yang didirikan di atas dongeng                                  &lt;em&gt;Galilean&lt;/em&gt;, mulai mengalami keruntuhan                                  dengan cepat sejak hari didirikannya Kelompok                                  Masonik. &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/095.htm#notes"&gt;3&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; “&lt;em&gt;Galilean&lt;/em&gt;”                                  yang dimaksud kelompok Mason adalah Yesus, karena                                  menurut Injil, Yesus lahir di kota Galilee di                                  Palestina. Karena itu, kebencian kelompok Mason                                  terhadap Gereja adalah sebuah luapan kebencian                                  mereka terhadap Yesus dan terhadap semua agama                                  yang mengakui adanya satu Tuhan. Dengan budaya                                  materialis, Darwinis dan humanis yang mereka bangun                                  di abad ke-19, mereka yakin bahwa mereka telah                                  menghancurkan agama dan menghidupkan kembali Eropa                                  dalam bentuk paganisme pra-Kristen [yakni agama                                  politeistik atau agama selain Kristen, Yahudi                                  dan Islam]. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Saat kata-kata ini diucapkan di tahun                                  1902, serangkaian undang-undang di Prancis memperluas                                  ruang lingkup penentangan terhadap agama. Tiga                                  ribu sekolah agama ditutup dan memberikan pelajaran                                  agama apa pun di sekolah dilarang. Banyak pendeta                                  ditangkap, sebagian di antaranya diasingkan dan                                  orang-orang taat beragama mulai dianggap sebagai                                  warga kelas dua. Karena alasan ini, di tahun 1904,                                  Vatikan memutuskan seluruh hubungan kenegaraan                                  dengan Prancis, tapi hal ini tidak mengubah sikap                                  negara tersebut. Dibutuhkan korban ratusan ribu                                  jiwa orang Prancis yang melawan tentara Jerman                                  di Perang Dunia I sebelum keangkuhan negeri itu                                  ditundukkan dan Prancis mengakui kembali pentingnya                                  nilai-nilai agama. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Seperti dinyatakan &lt;em&gt;The Catholic                                  Encyclopedia&lt;/em&gt;, perang melawan agama, sejak                                  Revolusi Prancis hingga abad ke-20, dilancarkan                                  melalui “kebijakan-kebijakan anti-pendeta                                  yang dikeluarkan Parlemen Prancis” yang                                  “diputuskan sebelumnya di pusat-pusat pertemuan                                  Masonik dan dilaksanakan di bawah arahan Grand                                  Orient.” &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/095.htm#notes"&gt;4&lt;/a&gt; Fakta ini                                  tampak jelas dari tulisan-tulisan Masonik. Misalnya,                                  sebuah kutipan dari terbitan Turki berjudul "&lt;em&gt;A                                  Speech Made by Brother Gambetta on July 8 1875                                  in the Clémente Amitié Lodge&lt;/em&gt;"                                  [Sebuah Pidato yang Disampaikan oleh Saudara Gambetta                                  tanggal 8 Juli 1875, di Pusat Pertemuan Clémente                                  Amitié] berbunyi:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Sementara bayangan ketakutan akan                                  tindakan balasan mengancam Prancis, dan doktrin                                  agama serta pemikiran terbelakang melancarkan                                  serangan melawan prinsip dan hukum sosial modern,                                  di tengah-tengah perkumpulan yang terampil, berpandangan                                  ke depan seperti Masonry yang menjunjung tinggi                                  prinsip-prinsip persaudaraan, kita temukan kekuatan                                  dan dukungan dalam perjuangan melawan kekuasaan                                  Gereja yang kelewat batas, sikapnya yang dibesar-besarkan                                  dan konyol serta tindakannya yang selalu berlebihan…                                  kita wajib berjaga-jaga dan meneruskan perjuangan.                                  Dalam rangka menegakkan gagasan tentang tatanan                                  dan kemajuan manusia, mari kita bertahan agar                                  perisai kita tidak dapat ditembus. &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/095.htm#notes"&gt;5&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Dapat dicermati bahwa tulisan-tulisan                                  Masonik senantiasa menampilkan gagasan-gagasan                                  mereka sendiri sebagai “berpandangan jauh                                  ke depan” sementara menuduh orang taat beragama                                  sebagai “terbelakang”. Namun, ini                                  hanyalah permainan kata-kata. Pendapat mengenai                                  “bayangan ketakutan akan tindakan balasan”,                                  yang disebutkan dalam kutipan di atas, adalah                                  sesuatu yang juga ditentang oleh orang yang benar-benar                                  taat beragama, tapi dimanfaatkan kelompok Mason                                  untuk membidik agama yang benar dalam usaha mereka                                  menjauhkan orang darinya. Selain itu, perlu ditegaskan                                  kembali bahwa filsafat materialis-humanis yang                                  dianut kalangan Mason sesungguhnya adalah takhayul,                                  pola pemikiran terbelakang, warisan peradaban                                  penyembah berhala Mesir Kuno dan Yunani Kuno.                                &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Karenanya, penggunaan istilah seperti                                  “berpandangan jauh ke depan” dan “terbelakang”                                  oleh kelompok Mason dalam kenyataannya tidak memiliki                                  dasar. Sungguh, hal tersebut tidak berdasar karena                                  pertikaian antara kelompok Mason dan orang-orang                                  taat beragama tidaklah lebih dari kelanjutan perseteruan                                  antara dua pandangan yang telah ada sejak masa                                  paling awal dari sejarah. Agamalah yang menyatakan                                  yang pertama dari dua pandangan ini: bahwa umat                                  manusia diciptakan dengan kehendak Tuhan dan bahwa                                  umat manusia wajib menyembah-Nya. Inilah kebenaran                                  itu. Pandangan yang berlawanan, yakni bahwa manusia                                  tidak diciptakan, melainkan menjalani kehidupan                                  yang tanpa makna dan tanpa tujuan, adalah yang                                  dikemukakan oleh mereka yang mengingkari keberadaan                                  Tuhan. Ketika dipahami secara benar, dapat ketahui                                  bahwa penggunaan mereka akan istilah “terbelakang”                                  dan “berpandangan jauh ke depan” tidaklah                                  memiliki dasar. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Dengan memanfaatkan gagasan tentang                                  “kemajuan”, kalangan Mason berupaya                                  menghancurkan agama. "&lt;em&gt;Catholic Encyclopedia&lt;/em&gt;"                                  menyatakan:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Hal berikut dianggap sebagai cara-cara                                  utama [gerakan freemasonry]:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; (1) Menghancurkan sama sekali seluruh                                  pengaruh Gereja dan agama terhadap masyarakat,                                  yang secara licik dijuluki “&lt;em&gt;clericalism&lt;/em&gt;”                                  [“paham yang mendukung kekuasaan kaum agamawan”],                                  melalui penekanan terbuka terhadap Gereja atau                                  melalui sistem munafik dan menipu [yaitu] pemisahan                                  antara Negara dan Gereja, dan sejauh mungkin,                                  menghancurkan Gereja dan seluruh agama yang benar,                                  yakni yang [bersumber dari] kekuatan di luar manusia,                                  yang lebih dari sekedar aliran kebangsaan dan                                  kemanusiaan yang tidak jelas; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;(2) Mensekularisasi, melalui sistem                                  “&lt;em&gt;unsectarianism&lt;/em&gt;” [“ketidakfanatikan”]                                  yang juga munafik dan menipu, seluruh kehidupan                                  masyarakat dan pribadi dan, khususnya, pengajaran                                  dan pendidikan umum. “Unsectarianism”                                  [“ketidakfanatikan”] yang dimaksud                                  oleh pihak Grand Orient adalah sectarianism [kefanatikan]                                  yang anti-Katolik dan bahkan anti-Kristen, ateistik,                                  positifistik [aliran filsafat empirisme yang lebih                                  kuat], atau agnostik berbaju unsectarianism [ketidakfanatikan].                                  Kebebasan berpikir dan bernurani anak-anak haruslah                                  dibangun secara tertata dan terencana dalam diri                                  anak di sekolah dan dilindungi, sejauh mungkin,                                  dari segala pengaruh yang membahayakan, tidak                                  hanya dari Gereja dan para pendeta, tapi juga                                  dari orang tua anak-anak itu sendiri, jika perlu,                                  bahkan melalui paksaan jasmaniyah dan kejiwaan.                                  Kelompok Grand Orient menganggapnya sebagai sebuah                                  jalan yang mutlak diperlukan dan yang pasti tidak                                  gagal menuju puncak berdirinya republik sosial                                  universal. &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/095.htm#notes"&gt;6&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Dapat dipahami bahwa Masonry telah                                  melaksanakan sebuah rencana, dengan mengatasnamakan                                  “pembebasan masyarakat”, yang tujuannya                                  menghapuskan agama, sebuah rencana yang masih                                  sedang dijalankan. Ini tidak boleh disalahartikan                                  dengan sebuah tatanan yang mengupayakan hak bagi                                  setiap warga negara dengan keyakinan agama apa                                  pun untuk menjalankan agamanya secara bebas. Sebaliknya,                                  tatanan yang dicita-citakan oleh Masonry adalah                                  sesuatu yang berupa pencucian otak besar-besaran,                                  yang dirancang untuk menghapus sama sekali agama                                  dari masyarakat dan dari akal pikiran setiap orang                                  dan, jika perlu, menindas para penganutnya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="baslik2"&gt;AJARAN AGAMA ADALAH                                  JALAN KELUAR DARI SEGALA KESULITAN &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="baslik2"&gt;MASALAH UTAMANYA                                  ADALAH KETIADAAN AGAMA&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Kebijakan Prancis untuk menghapuskan                                  agama bermula di abad ke-18 dan terus berlangsung                                  selama tiga abad; hasilnya telah mengubah negeri                                  itu menjadi sebuah bangsa yang takut terhadap                                  agama, ajaran agama, dan orang-orang taat beragama.                                  Dalam beberapa tahun belakangan, dan sebagai akibat                                  dari berjalannya [kebijakan] ini, kalangan Muslim                                  dan berbagai anggota perkumpulan keagamaan telah                                  diserang. Akan tetapi, ketakutan ini tidaklah                                  berdasar. Sebenarnya, bukanlah agama, namun ketiadaan                                  agamalah yang seharusnya ditakuti. Ajaran agama                                  membawa kedamaian, kebahagiaan, keadilan, dan                                  sikap saling menghargai ke dalam masyarakat. Dalam                                  masyarakat dengan kesadaran beragama yang kuat,                                  tidak mungkin ada kekerasan, kemaksiatan, atau                                  ketakutan. Dengan alasan ini, ketakutan Prancis                                  terhadap agama tidak perlu ada. Dalam masyarakat                                  di mana perang, pertikaian, kekerasan dan ketidakadilan                                  merajalela, ajaran agama tidaklah ada. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Dalam masyarakat yang jauh dari agama,                                  dapatlah dipastikan bahwa sebagian besar orang                                  bersifat mementingkan diri sendiri, tidak adil                                  dan kosong dari kebaikan akhlak. Hanya nilai-nilai                                  agama yang menjamin kesempurnaan akhlak bagi masyarakat                                  dan pribadi. Mereka yang beriman kepada Tuhan                                  berperilaku penuh tanggung jawab, karena mereka                                  hanya hidup untuk mendapatkan ridha Tuhan dan                                  paham bahwa mereka akan mempertanggungjawabkan                                  segala perbuatan mereka. Karena takut kepada Tuhan,                                  mereka dengan hati-hati menghindari perbuatan,                                  sikap, perilaku buruk yang tidak disukai Tuhan.                                  Sebuah masyarakat yang dipenuhi orang-orang semacam                                  ini akan menjadi masyarakat yang tidak mengalami                                  masalah-masalah sosial. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Sebaliknya, orang tak beriman, yang                                  tidak mengakui bahwa ia pada akhirnya akan diberi                                  pahala atau dihukum akibat amal perbuatannya,                                  tidak akan memberi batasan atas perbuatan jahatnya.                                  Walaupun menghindari bentuk perilaku tertentu                                  yang tidak disukai masyarakat, banyak orang tidak                                  ragu melakukan kejahatan lainnya saat mereka terdesak,                                  terdorong, atau memiliki kesempatan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Dalam masyarakat di mana tidak terdapat                                  agama, orang rentan melakukan segala macam perbuatan                                  tidak terpuji. Misalnya, seseorang yang taat beragama                                  tidak akan pernah menerima suap, berjudi, merasa                                  dengki, atau berbohong karena ia tahu bahwa ia                                  harus bertanggung jawab atas semua perbuatan itu                                  di akhirat. Namun, seseorang tak beragama cenderung                                  mudah melakukan semua itu. Tidaklah cukup bagi                                  seseorang berkata, “Saya tidaklah taat beragama                                  tapi saya tidak menerima suap”, atau “Saya                                  tidaklah taat beragama tapi saya tidak berjudi”,                                  sebab orang yang tidak takut pada Tuhan dan tidak                                  percaya bahwa ia akan memberikan pertanggungjawaban                                  atas dirinya sendiri di akhirat mungkin akan melakukan                                  salah satu perbuatan itu ketika kesempatan atau                                  keadaannya berbeda. Seseorang yang berkata, “Saya                                  tidak taat beragama tapi saya tidak berzina”                                  mungkin saja melakukannya di suatu tempat di mana                                  perzinahan dianggap wajar. Atau seseorang yang                                  berkata bahwa ia tidak menerima suap mungkin berkata,                                  “Anak saya sakit dan hampir meninggal, karena                                  itu saya harus menerima suap”, jika ia tidak                                  takut pada Tuhan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Sebaliknya, orang taat beragama tidak                                  melakukan kenistaan serupa itu, karena ia takut                                  pada Tuhan dan ia tidak lalai bahwa Tuhan mengetahui                                  niatnya dan juga pikirannya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Seseorang yang jauh dari agama mungkin                                  berkata, “Saya tidak taat beragama tapi                                  saya pemaaf. Saya tidak merasa dendam atau benci,”                                  tapi suatu hari peristiwa tak diinginkan mungkin                                  saja menyebabkannya kehilangan kendali-diri dan                                  melakukan tindakan yang paling tidak diharapkan.                                  Ia mungkin saja berupaya membunuh atau melukai                                  seseorang, karena acuan perilaku yang ia pegang                                  dapat berubah menurut lingkungan dan keadaan tempat                                  di mana ia tinggal. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Akan tetapi, seseorang yang beriman                                  kepada Tuhan dan Hari Akhir tidak pernah menyimpang                                  dari akhlak baiknya, apa pun keadaan atau lingkungannya.                                  Akhlaknya tidaklah “berubah-ubah”                                  namun tegar. Allah merujuk tentang akhlak mulia                                  orang-orang taat beragama dalam ayat-ayat-Nya:                                &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="ayetler"&gt;(yaitu) orang-orang yang memenuhi                                  janji Allah dan tidak melanggar perjanjian, dan                                  orang-orang yang menghubungkan apa yang diperintahkan                                  Allah agar dihubungkan, dan mereka takut kepada                                  Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk. Dan                                  orang yang sabar karena mengharap keridhaan Tuhannya,                                  melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian                                  rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara                                  sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan                                  dengan kebaikan; orang itulah yang mendapat tempat                                  kesudahan (yang baik). (QS. Ar Ra’d, 13:20-22)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Dalam lingkungan tanpa agama, gagasan                                  pertama yang akan terhapuskan adalah keluarga.                                  Nilai-nilai seperti kesetiaan, ketaatan, kepatuhan,                                  cinta, dan penghargaan, yang menopang keluarga,                                  benar-benar ditinggalkan. Harus diingat bahwa                                  keluarga adalah pondasi masyarakat dan jika keluarga                                  runtuh, runtuh pulalah masyarakat. Bahkan negara                                  tidak memiliki alasan untuk tetap ada, karena                                  seluruh nilai moral yang menopang negara telah                                  lenyap. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Lagipula, dalam masyarakat tak beragama,                                  tidak ada lagi alasan bagi seseorang untuk memiliki                                  rasa hormat, cinta atau kasih sayang terhadap                                  orang lain. Hal ini mengarah pada kekacauan hubungan                                  antar-manusia. Si kaya membenci si miskin, si                                  miskin dengki terhadap si kaya. Kemarahan muncul                                  terhadap mereka yang cacat atau miskin. Atau serangan                                  terhadap bangsa-bangsa lain meningkat. Karyawan                                  berselisih dengan majikan mereka dan majikan bersengketa                                  dengan para karyawannya, ayah memusuhi anak dan                                  anak memusuhi ayah. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Penyebab pertumpahan darah yang terus-menerus                                  dan “berita halaman tiga” di koran-koran                                  adalah ketiadaan agama. Di halaman-halaman itu,                                  setiap hari, kita melihat liputan berita tentang                                  orang-orang yang tanpa pikir panjang saling membunuh                                  karena alasan sangat sepele. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Sebaliknya, orang yang paham bahwa                                  ia akan dihisab di akhirat tidak akan menodongkan                                  senjata ke kepala orang lain dan menembaknya.                                  Ia tahu bahwa Tuhan melarang manusia melakukan                                  kejahatan, dan rasa takutnya pada Tuhan memastikan                                  bahwa ia akan menghindarkan diri dari azab ilahi.                                  Dalam Alquran, Allah memerintahkan manusia menghindar                                  dari berbuat kerusakan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="ayetler"&gt;Dan janganlah kamu berbuat kerusakan                                  di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah                                  kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap.                                  Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada                                  orang yang berbuat kebaikan. (QS. Al A’raaf,                                  7:56)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Keberadaan nilai-nilai agama memunculkan                                  perasaan cinta karena Tuhan. Rasa cinta ini memiliki                                  pengaruh yang luar biasa baik dan bermanfaat bagi                                  semua orang. Untuk mendapatkan ridha Tuhan, orang                                  beriman menghibur diri mereka sendiri dengan cara                                  yang paling mulia, dan saling mencintai dan menghormati.                                  Secara umum, belas kasih, sikap menghargai dan                                  rasa kasih sayang meliputi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Dilingkupi rasa takut pada Tuhan,                                  orang sama sekali menghindar dari menjerumuskan                                  diri dalam perbuatan bejat atau jahat. Dengan                                  cara ini, setiap jenis kejahatan yang sebelumnya                                  tidak mampu dicegah berhenti seketika. Jiwa dan                                  semangat agama melingkupi sekeliling. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Dalam masyarakat di mana agama tidak                                  merasuk, sudah menjadi fakta yang diakui bahwa                                  orang menjadi bersifat berontak dan membangkang                                  serta mengambil sikap memusuhi negara mereka.                                  Sebaliknya, bagi seseorang yang hidup mengikuti                                  ajaran agama, perintah negara sangatlah penting.                                  Jika diperlukan, seseorang akan mengorbankan hidupnya                                  demi nilai-nilai ini. Bagi orang seperti itu,                                  kepentingan negerinya selalu berada di atas kepentingan                                  pribadinya. Mereka mempertahankan nilai-nilai                                  agama dan melakukan yang terbaik untuk membelanya.                                &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Dalam keadaan yang sedemikian mendukung,                                  memerintah negara menjadi sangat mudah. Negara                                  menjadi tempat yang aman dan makmur. Para penyelenggara                                  negara memperlakukan warga negaranya dengan adil                                  dan lembut sehingga perlakuan tidak adil pun berhenti.                                  Sebagai imbalannya, mereka dihormati oleh warga                                  negara itu. Negara-negara seperti itu sudah pasti                                  meletakkan dasar mereka di atas pondasi yang tak                                  tergoyahkan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Dengan ketiadaan akhlak Islami, ayah                                  menjadi musuh anaknya, dan sebaliknya, sesama                                  saudara berselisih, majikan menindas karyawan.                                  Pabrik dan perusahaan berhenti menjalankan usaha                                  akibat kekacauan dan si kaya memeras keringat                                  si miskin. Di dunia dagang, orang mencoba saling                                  berbuat curang. Kekacauan, pertikaian dan kekerasan                                  menjadi jalan hidup bagi anggota masyarakat. Alasan                                  semua ini adalah karena orang tidak memiliki rasa                                  takut pada Tuhan. Orang yang tidak takut pada                                  Tuhan merasa bebas bertindak tidak adil, dan tidak                                  ragu mengambil jalan paling keras dan kejam—bahkan                                  membunuh. Terlebih lagi, tanpa merasa bersalah,                                  mereka berani secara terbuka mengungkapkan ketiadaan                                  penyesalan mereka. Sebaliknya, seseorang yang                                  yakin bahwa ia akan menghadapi siksa abadi di                                  neraka tidak akan pernah melakukan tindakan seperti                                  itu. Ajaran Alquran menihilkan semua perbuatan                                  tidak baik semacam itu. Semuanya diselesaikan                                  secara sederhana, tenang dan dengan cara terbaik.                                  Kesalahan putusan hukum tidak terjadi dan, sementara                                  itu, kantor polisi dan pengadilan sulit menemukan                                  kasus yang harus ditangani. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt;Pikiran damai dan tenang orang-orang                                  di seluruh segi kehidupan membawa kemakmuran kepada                                  seluruh masyarakat. Penelitian ilmiah berkembang,                                  tak satu pun hari berganti tanpa adanya penemuan                                  baru atau terobosan teknologi dan hasilnya dimanfaatkan                                  untuk kebaikan bersama. Kebudayaan berkembang                                  dan para pemimpin bekerja untuk kesejahteraan                                  rakyat. Kemakmuran ini ada berkat pikiran manusia                                  yang terbebaskan dari tekanan. Ketika pikiran                                  tenang, seseorang dapat mengembangkan kemampuan                                  berpikir yang lebih baik dan keadaan ini memperbesar                                  ruang lingkup berpikir. Hasilnya adalah pemanfaatan                                  kemampuan berpikir yang jernih dan tidak terbelenggu.                                  Hidup dengan pijakan akhlak yang baik membawa                                  kemakmuran bagi masyarakat; mereka berhasil dalam                                  kegiatan bisnis dan dagang mereka. Pertanian dan                                  industri berkembang. Di seluruh bidang usaha,                                  terdapat kemajuan yang nyata.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="hyg"&gt; Jalan keluarnya sudah jelas: kembali                                  kepada Tuhan, Pencipta segala sesuatu, dan mencapai                                  kebahagiaan dan kedamaian hakiki dengan berpegang                                  pada agama yang Tuhan ridhai untuk kita. Tuhan                                  telah memberitahu kita bahwa keselamatan di dunia                                  ini adalah dengan kembali kepada agama dan telah                                  memberi kabar gembira bahwa hamba-hamba-Nya yang                                  ikhlas tidak akan merasa takut, selama mereka                                  patuh pada-Nya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;" class="ayetler"&gt; Allah telah menjanjikan kepada orang-orang                                  di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan                                  kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka                                  berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan                                  orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh                                  Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang                                  telah Dia ridhai. Dan Dia benar-benar mengubah                                  (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan                                  menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku                                  dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu                                  pun. Tetapi barangsiapa (tetap) kafir setelah                                  (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang                                  fasik. (QS. An Nuur, 24:55)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;                                Karena itu, dengan semua alasan                                  yang sudah kami paparkan di atas, masyarakat Prancis                                  harus mencari jalan keluar bukan dengan ketiadaan                                  agama tapi dengan penerapan ajaran agama.Jalan                                  keluar dari persengketaan yang berkembang, kekerasan                                  yang meningkat dan ketimpangan ekonomi tidaklah                                  terletak pada pembuangan agama; bahkan sebaliknya:                                  harus dicari dengan upaya menyebarluaskan ajaran                                  agama. Ketika suatu bangsa takut pada Tuhan, bertindak                                  mengikuti hati nuraninya dan memperlihatkan rasa                                  sayang, belas kasih dan sikap menghargai, tidak                                  ada keraguan bahwa hal itu akan dengan mudah memberantas                                  kekejaman dan kebobrokan dalam masyarakatnya.                                  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-4965803650176898423?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/4965803650176898423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=4965803650176898423' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/4965803650176898423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/4965803650176898423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/10/larangan-pendidikan-agama-di-prancis.html' title='Larangan Pendidikan Agama Di Prancis'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-1629228441265526432</id><published>2008-10-20T23:43:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T23:45:17.244-07:00</updated><title type='text'>Atlas Penciptaan dan Pameran Fosil Menyebabkan Kepanikan di Prancis dan Turki</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pameran fosil yang berlanjut dengan kecepatan penuh di seluruh wilayah Turki tampak menyebabkan kegelisahan mendalam dan kepanikan di kalangan lingkaran media tertentu. Tidak mampu menyodorkan bukti apa pun yang membantahnya dan dilanda kepanikan karena dihadapkan perkembangan ini, kalangan tersebut mengambil langkah pelarangan dan penghalangan. Namun, menerbitkan laporan yang ditujukan dalam rangka penghentian pameran fosil dan pelarangan buku Atlas Penciptaan tidak dapat menghentikan runtuhnya Darwinisme.&lt;br /&gt;Yang seharusnya dilakukan media Darwinis adalah menampilkan fosil-fosil bentuk peralihan yang menunjukkan bukti evolusi, daripada mencoba menutupi temuan-temuan ilmiah tersebut. Namun tak satu fosil bentuk peralihan pun telah ditemukan hingga kini, dan tidaklah mungkin fosil itu akan ditemukan di masa mendatang. Sungguh, semua tantangan kami kepada para evolusionis agar mereka memamerkan bentuk-bentuk peralihan mana pun yang mungkin mereka miliki tidak pernah dipenuhi, dan kaum Darwinis menjadi bungkam di hadapan temuan-temuan fosil yang membuktikan fakta Penciptaan. &lt;br /&gt;Mereka yang berusaha menghentikan pameran fosil tidak sadar bahwa terdapat jutaan fosil di bawah bangunan-bangunan tempat fosil-fosil ini dipamerkan dan di bawah jalan-jalan yang mereka lalui untuk meliput masalah ini, dan bahwa masing-masing dari fosil ini mengarahkan kepada Penciptaan. Di daerah mana pun di Anatolia dilakukan penggalian, atau di kota mana pun di Marmara, atau di distrik mana pun di Istanbul, tidak peduli jalan mana yang digali, jutaan fosil yang keberadaannya membuat orang-orang ini sedemikian ketakuan akan ditemukan. Hanya beberapa contoh, seperti fosil ikan berumur 15 juta tahun ditemukan selama penggalian sebuah sumur di Feke, Adana; fosil gajah, kambing dan kuda nil berumur 10-8 juta tahun, ditemukan di Nevshir; fosil ikan gurami berumur 15 juta tahun ditemukan di penambangan batu di Silifke, Mersin; atau fosil gajah, rusa, badak, jerapah, kambing dan beruang ditemukan di Kokluce, Sivas merupakan bukti berlimpahnya jumlah fosil yang membuktikan Penciptaan yang ada di perut bumi.&lt;br /&gt;Menyebarluaskan liputan berjudul “Tutup pameran-pameran ini!” atau “Larang buku ini!” dan menggunakannya untuk ditanamkan ke dalam pikiran masyarakat umum, padahal bumi yang mereka injak dipenuhi fosil yang membuktikan fakta Penciptaan, menunjukkan kesulitan mengenaskan yang kini dialami sendiri oleh kaum Darwinis.&lt;br /&gt;Hanya fosil-fosil yang benar-benar telah membatu yang ditampilkan pada pameran ini, dan di bawahnya ditulis kata-kata “fosil ini tetap tidak berubah selama ratusan juta tahun.” Fosil-fosil tersebut sama persis dengan spesimen masa kini, dan masyarakat umum dapat memahami hal ini dengan mudah tanpa perlu penjelasan lebih dalam. Jutaan fosil, seperti laba-laba berumur 125 juta tahun, buaya berumur 100 juta tahun, udang berumur 95 juta tahun, semut berumur 45 juta tahun, pakis berumur 300 juta tahun, daun tumbuhan Willow berumur 50 juta tahun atau tengkorak hyena berumur 80 juta tahun memberitahu kita “kami tidak pernah berevolusi, kami diciptakan.” Fosil-fosil ini menunjukkan bahwa teori evolusi adalah sebuah mitos, tanpa perlu penjabaran tambahan apa pun. Siapa pun yang berpikir lurus dengan daya pemahaman dapat dengan mudah memahami ini. Sekali mereka melihat bukti-bukti yang terlampau jelas dan nyata ini, masyarakat tidak akan tersesatkan lagi oleh penipuan Darwinisme.&lt;br /&gt;Bertahun-tahun, Darwinisme benar-benar telah memiliki pengaruh hipnotis pada masyarakat dan menanamkan ke dalam pikiran mereka sebuah kebohongan besar. Namun sekarang tiada guna lagi bagi media evolusionis melanjutkan kebohongan ini dengan cara yang begitu menyedihkan. Sebagaimana ratusan ribu orang yang telah melihat dan menerima fakta-fakta yang sebenarnya, mereka juga wajib mengakui bahwa mereka telah “dibohongi” dan sadar bahwa tidaklah pernah terlambat untuk memperbaiki kerusakan yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Darwinisme di Turki terus berkurang setiap harinya. Pada awal 1980-an, jumlah orang yang tidak percaya pada evolusi sekitar 30 – 40%, namun sebuah jajak pendapat yang dilakukan pada 2006 menunjukkan bahwa 75% rakyat Turki tidak lagi percaya pada teori evolusi. Menurut jajak pendapat terakhir oleh Yayasan Pengkajian Ekonomi dan Sosial Turki (TESEV), 87,4% rakyat Turki percaya bahwa “Tuhan menciptakan manusia.”&lt;br /&gt;Perkembangan serupa terjadi di Prancis, di mana orang-orang dikejutkan dengan fakta-fakta ilmiah yang mereka saksikan pada Atlas Penciptaan. Jika jajak pendapat dilakukan tahun depan, maka akan tampak perbedaan besar antara jumlah orang di Prancis yang mempercayai teori evolusi tahun lalu dan tahun depan. Jika ditanyai tahun depan, sejumlah besar masyarakat Prancis akan mengatakan bahwa mereka tidak percaya  pada Darwinisme. Dan tidak hanya di Prancis; orang-orang di Italia, Inggris, Jerman, Swis, Denmark dan Belgia, singkatnya, orang-orang di seluruh dunia, akan menyaksikan fakta-fakta tersebut dan dengan segera terbebaskan dari sihir Darwinisme. Matahari yang akan menerangi seluruh dunia telah lahir.&lt;br /&gt;Formula Darwinisme yang Tidak Rasional, Tidak Logis dan Tidak Ilmiah&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, pernyataan mendasar Darwinisme sepenuhnya tidaklah ilmiah, dan ketiadaan nalarnya sedemikian jelas sehingga anak usia sekolah dasar pun dapat melihatnya. Menurut Darwinisme, dengan cara yang tidak dapat dijelaskan, sel pertama diduga terbentuk di lingkungan zaman purba bumi, dalam sebuah genangan air berlumpur. Dan dari sel tunggal itu, serangkaian kejadian kebetulan tanpa akhir benar-benar memunculkan hewan, tumbuhan, manusia dan peradaban. Dengan kata lain, seluruh umat manusia, dan juga seluruh kerajaan tumbuhan dan hewan, diyakini sebagai hasil karya lumpur berkadar tepat, waktu yang lama dan berlimpah kejadian kebetulan.&lt;br /&gt;Menurut kaum Darwinis, yang menderita kekurangan nalar yang jelas, bahan-bahan tadi, yang masing-masingnya tidak berkesadaran,  memunculkan manusia yang memiliki akal dan kesadaran, yang berpikir, mencintai, merasa kasihan, memiliki penilaian bijaksana, menghasilkan lukisan dan patung, menggubah simponi, menulis buku cerita, membangun pencakar langit, membangun reaktor nuklir, menemukan penyebab penyakit dan meramu obat untuk mengobatinya, atau berpolitik. Mereka menyatakan bahwa ketika waktu yang cukup telah terlewati, singa, harimau, kelinci, rusa, gajah, kucing, anjing, ngengat, lalat, buaya dan burung semuanya berevolusi secara kebetulan dari air berlumpur. Semua jenis buah-buahan dan sayur-mayur, dengan rasa dan aromanya yang khas – jeruk, strawberi, pisang, apel, anggur, tomat, lada – bunga dengan bentuk yang tiada bandingannya dan tetumbuhan lain kesemuanya muncul dari lumpur yang sama.&lt;br /&gt;Singkatnya, sejak zaman Darwin, tak terhitung tulisan, karya tulis ilmiah, film, laporan surat kabar, artikel majalah dan acara televisi telah mengulang-ulang cerita evolusionis bahwa semua bentuk kehidupan muncul secara kebetulan dari lumpur. Dengan kata lain, jika Anda bertanya pada seorang Darwinis “Bagaimana peradaban kita muncul?” atau, “Bagaimana begitu banyak bentuk kehidupan muncul menjadi ada?” atau, “Bagaimana manusia menjadi ada?” Inti jawaban yang akan Anda terima adalah ini: Kejadian-kejadian kebetulan memunculkan semua hal tersebut dari lumpur, seiring berjalannya waktu.&lt;br /&gt;Tak diragukan, seseorang mestilah tidak berakal atau tidak memiliki sarana pemahaman apa pun untuk mempercayai dongeng semacam itu. Namun anehnya, teori yang sangat tidak masuk akal dan bertentangan dengan nalar itu memiliki pengikut selama bertahun-tahun dan masih terus disebarluaskan dengan bungkus ilmiah.&lt;br /&gt;Darwin Sendiri Menyatakan bahwa Tidak Ada Fosil Bentuk Peralihan&lt;br /&gt;1. Dalam bab “Kesulitan Pada Teori” dari bukunya, Darwin menulis:&lt;br /&gt;“… Mengapa, jika spesies-spesies telah diturunkan dari spesies lain melalui perubahan halus bertahap, tidak kita saksikan di mana pun bentuk-bentuk peralihan yang tak terhitung? Mengapa seluruh makhluk hidup tidaklah membingungkan tapi malah berwujud spesies, seperti yang kita lihat, yang terpisahkan dengan baik? … Tetapi, karena menurut teori ini bentuk peralihan yang tak terhitung haruslah pernah ada, mengapa kita tidak menemukannya terpendam dalam jumlah tak terhitung dalam kerak bumi? …Lalu kenapa tidak setiap bentukan geologis dan setiap lapisan dipenuhi rantai-rantai peralihan semacam itu? Geologi sudah pasti tidak menyingkap rantai kehidupan apa pun yang berubah secara halus bertahap semacam itu; dan ini, mungkin, adalah keberatan paling jelas dan berat yang dapat dikemukakan untuk melawan teori saya.” (Charles Darwin, The Origin of Species, hal. 172)&lt;br /&gt;2. Walaupun seorang evolusionis, profesor Steven M. Stanley dari Universitas John Hopkins, mengakui fakta tentang catatan fosil, dengan mengatakan:&lt;br /&gt;“Catatan fosil yang diketahui tidaklah, dan tidak pernah, sesuai dengan teori perubahan bertahap… sebagaimana ditulis baru-baru ini oleh sejarawan biologi William Coleman, ‘Sebagian besar pakar fosil merasa bukti-bukti mereka semata-mata bertentangan dengan penekanan Darwin pada perubahan-perubahan teramat kecil, lambat dan terkumpul yang mengarah pada perubahan spesies.’ …kisah mereka telah disembunyikan.” (S. M. Stanley, The New Evolutionary Timetable: Fossils, Genes, and the Origin of Species, Basic Books Inc. Publishers, N.Y., 1981, hal. 71)&lt;br /&gt;3. Pakar fosil Niles Edredge dan antropolog Ian Tattersall, dari Museum Sejarah Alam Amerika, menyatakan bahwa catatan fosil sudah cukup memberikan pemahaman tentang sejarah kehidupan dan bahwa hal itu sama sekali tidak mendukung teori evolusi:&lt;br /&gt;“Bahwa masing-masing jenis fosil diakui tetaplah sama di sepanjang masa keberadaan mereka dalam catatan fosil telah diketahui para ahli fosil jauh sebelum Darwin menerbitkan bukunya. Darwin sendiri, …meramalkan bahwa ilmuwan-fosil generasi mendatang akan mengisi celah ini dengan pencarian yang tekun… Penelitian tentang fosil seratus dua puluh tahun kemudian, telah terlampau jelas bahwa catatan fosil tidak akan membenarkan ramalan Darwin tentang masalah ini. Permasalahan ini bukan pula karena catatan yang sangat tidak lengkap. Catatan fosil sekedar menunjukkan bahwa ramalan ini salah.” (N. Eldredge and I. Tattersall, The Myths of Human Evolution, Columbia University Press, 1982, hal. 45-46)&lt;br /&gt;4. Profesor paleontologi dari Universitas Glasgow, T. Neville George mengakui hal ini bertahun-tahun silam:&lt;br /&gt;“Tidak perlu lagi meminta maaf atas miskinnya catatan fosil. Dalam beberapa hal [catatan fosil] sudah berlimpah hingga hampir susah disusun, dan penemuan melampaui penyusunan… Walaupun begitu, catatan fosil sebagian besarnya masih tersusun atas celah-celah. “(T. N. George, “Fossils in Evolutionary Perspective,” Science Progress, Vol. 48, Januari 1960, hal. 1)&lt;br /&gt;5. Kapan pun catatan fosil disebutkan, sebagian besar orang membuat kesan bahwa terdapat kaitan positif antara catatan fosil dan teori Darwin. Kesalahan ini dibahas dalam sebuah tulisan dalam jurnal Science:&lt;br /&gt;“Sejumlah besar ilmuwan yang terlatih-baik di luar bidang biologi evolusi dan paleontologi sayangnya telah berpikiran bahwa catatan fosil lebih bersifat Darwinis dari pada yang sebenarnya… Di tahun-tahun setelah Darwin, para pembelanya berharap menemukan perkembangan yang dapat diperkirakan. Secara umum, ini masih belum ditemukan namun harapan tersebut telah tetap bertahan, dan sejumlah khayalan murni telah merasuki buku-buku pelajaran.” (Science, 17Juli 1981, hal. 289)&lt;br /&gt;6. Sebagaimana diamati oleh Edmund J. Ambrose, profesor emeritus biologi sel pada Universitas London:&lt;br /&gt;“Pada tahap sekrang dari penelitian geologis, kita harus mengakui bahwa tidak ada sesuatu pun dalam catatan geologis yang bertentangan dengan pandangan para penganut penciptaan konservatif, bahwa Tuhan telah menciptakan tiap-tiap spesies secara terpisah…” (Edmund J. Ambrose, The Nature and Origin of the Biological World, John Wiley &amp;amp; Sons, 1982, hal. 164)&lt;br /&gt;Karya Besar Yang Telah Mengguncang Prancis&lt;br /&gt;Jilid pertama dari tujuh jilid yang direncanakan dari buku Atlas Penciptaan, yang tersusun dari 5.600 halaman dan sekitar 11.000 gambar, telah mengejutkan Prancis.&lt;br /&gt;Karya raksasa setebal 764 halaman ini, satu-satunya di dunia dengan ukuran 28 x 38 sentimeter dan dicetak dengan mutu pengerjaan prima, menampilkan ratusan fosil, masing-masing membantah teori evolusi dan berisi pengetahuan paling meyakinkan tentang keruntuhan Darwinisme. Dengan gambar hologram asli pada sampulnya, sekitar 1.500 gambar dan foto berwarna pada kertas mengkilat, buku tersebut luar biasa dalam penampakan fisiknya. Selain itu, karya penting ini dilengkapi dengan VCD dokumenter Fossils Have Discredited Evolution (Fosil MembantahEvolusi). . . Anda dapat membeli buku ini langsung dari Global Publishing, atau membacanya secara gratis melalui Internet.&lt;br /&gt;UNTUK MENYAKSIKAN BETAPA SESUNGGUHNYA TEORI EVOLUSI ADALAH SEBUAH KEBOHONGAN, ANDA HARUS MEMBACA BUKU-BUKU KARYA HARUN YAHYA (ADNAN OKTAR) INI!&lt;br /&gt;Dengan nama pena Harun Yahya, Adnan Oktar telah menulis sekitar 250 buku, yang keseluruhannya mencapai 46.000 halaman, dan memuat sekitar 31.500 gambar. Sekitar 7.000 dari keseluruhan halaman ini—dan 6.000 dari keseluruhan gambar tersebut—mengulas tentang keruntuhan Teori Evolusi.&lt;br /&gt;Keruntuhan Teori Evolusi* . . . Kebohongan Sejarah: Zaman Batu . . . Darwinisme Terbantahkan* . . . Suatu Ketika Di Masa Lalu Terdapat Darwinisme . . . Keruntuhan Teori Evolusi Dalam 20 Pertanyaan* . . . Bencana Kemanusiaan Akibat Darwinisme* . . . Sel dalam 40 Topik . . . Mantra Hitam Darwinisme . . . Keruntuhan Teori Evolusi dalam 50 Topik . . . Desain Sempurna di Alam Semesta Bukanlah Karena Kebetulan . . . Senjata Sosial Darwinisme . . . Mengapa Darwinisme Bertentangan dengan Al Qur'an* . . . Kekeliruan Akademi Nasional Ilmu Pengetahuan Amerika . . . Keajaiban Ciptaan Allah* . . . Fasisme: Ideologi Berdarah Darwinisme . . . Menyibak Tabir Teori Evolusi* . . . Jawaban Pasti terhadap Propaganda Evolusionis . . . Agama Darwinisme . . . Bagaimana Fosil-Fosil Membantah Evolusi . . . Atlas Penciptaan (*Tersedia dalam bahasa Indonesia.)&lt;br /&gt;Diambil dari Harun Yahya.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-1629228441265526432?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/1629228441265526432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=1629228441265526432' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/1629228441265526432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/1629228441265526432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/10/atlas-penciptaan-dan-pameran-fosil.html' title='Atlas Penciptaan dan Pameran Fosil Menyebabkan Kepanikan di Prancis dan Turki'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-2874499005480402171</id><published>2008-10-20T23:40:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T23:41:23.075-07:00</updated><title type='text'>EVOLUSI, RASISME DAN KOLONIALISME</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Evolusi: Mitos Penyembah Berhala&lt;br /&gt;Sekitar lima ribu tahun yang lalu, di dataran subur di Timur Tengah, agama paganisme berkembang di Mesopotamia. Agama ini memunculkan sejumlah mitos dan takhayyul tentang asal-usul kehidupan dan alam semesta. Salah satunya adalah kepercayaan pada “evolusi”. Menurut legenda Sumeria, Enuma-Elish, kehidupan pertama muncul secara kebetulan di air dan kemudian berevolusi dari satu spesies ke spesies yang lain.&lt;br /&gt;Bertahun-tahun kemudian, mitos evolusi tumbuh subur di peradaban pagan yang lain, yakni Yunani Kuno. Para filsuf Yunani, yang menyebut diri mereka sebagai “materialis”, hanya mengakui keberadaan materi dan menganggap materi sebagai sumber kehidupan. Karenanya, mereka menggunakan mitos evolusi, yang diwariskan bangsa Sumeria, untuk menjelaskan bagaimana makhluk hidup muncul menjadi ada. Demikianlah, Yunani Kuno menjadi jembatan penghubung bagi filsafat materialis dan mitos evolusi. Bangsa Romawi pagan kemudian mewarisi pemikiran ini.&lt;br /&gt;Dua konsep dari kebudayaan penyembah berhala ini diperkenalkan ke dunia modern di abad kedelapan belas. Kaum intelektual Eropa yang terpengaruh oleh pemikiran Yunani kuno mempercayai paham ‘materialisme’ dengan keyakinan yang sama, yakni mereka sangat anti terhadap agama monoteisme. Buku karya tokoh materialis terkemuka, Baron d’Holbach, The System of Nature dianggap sebagai “rujukan utama ateisme”.&lt;br /&gt;Dalam hal ini, ahli biologi Perancis, Jean Baptist Lamarck, adalah yang pertama memberikan penjelasan rinci tentang teori evolusi. Teori Lamarck, yang kemudian terbantahkan, menyatakan bahwa makhluk hidup berevolusi dari satu spesies ke spesies yang lain melalui perubahan sedikit demi sedikit dalam jangka waktu lama. Adalah Charles Darwin yang mengulangi dan menyebarluaskan pandangan Lamarck, meskipun agak berbeda.&lt;br /&gt;Darwin mengemukakan pandangannya di Inggris tahun 1859, melalui penerbitan bukunya The Origin of Species. Buku Darwin pada hakikatnya adalah penjelasan rinci tentang mitos evolusi, yang awalnya diperkenalkan oleh bangsa Sumeria kuno. Teorinya menyatakan bahwa semua spesies yang berbeda berasal dari satu moyang yang sama, yang terbentuk dalam air secara kebetulan, yang darinya beragam spesies makhluk hidup muncul dalam rentang waktu yang lama.&lt;br /&gt;Pernyataan Darwin ini tidaklah didasarkan atas bukti ilmiah, sehingga tak begitu dipercayai oleh para ilmuwan di zamannya. Para ahli paleontologi khususnya, menyadari bahwa keseluruhan teori tersebut sebagian besarnya adalah khayalan Darwin belaka. Catatan fosil menunjukkan bahwa makhluk hidup tidak mengalami proses evolusi dari bentuk sederhana ke bentuk lebih sempurna. Bahkan makhluk yang hidup ratusan juta tahun lalu memiliki tubuh yang sama lengkapnya dengan yang masih hidup sekarang. Tak ada jejak “bentuk transisi” yang menurut Darwin pernah ada dan yang dianggap menghubungkan satu spesies dengan yang lain. Di tahun-tahun berikutnya, pernyataan lain dari teori ini terbantahkan satu demi satu. Biokimia mengungkapkan bahwa kehidupan terlalu kompleks untuk dapat muncul secara kebetulan sebagaimana klaim Darwin. Bahkan diketahui bahwa pembentukan secara acak molekul paling sederhana tidaklah mungkin, apalagi sebuah sel hidup. Di sisi lain, anatomi menunjukkan bahwa makhluk hidup memiliki disain khas dan masing-masing diciptakan secara terpisah.&lt;br /&gt;Singkatnya, teori Darwin tidak memiliki landasan ilmiah. Tapi, teori ini dengan cepat memperoleh dukungan politis dikarenakan “pembenaran ilmiah” yang diberikannya pada kekuatan yang berpengaruh di abad kesembilan belas.&lt;br /&gt;Teori Darwin Tentang Ras Manusia&lt;br /&gt;Pada tahun 1871, Darwin menerbitkan bukunya yang lain, The Descent of Man. Dalam buku ini ia menyatakan bahwa manusia berevolusi dari makhluk mirip kera. Darwin tak dapat memberikan bukti apapun yang mendukung klaimnya selain membuat sejumlah skenario khayalan.&lt;br /&gt;Darwin juga memiliki pemikiran yang menarik. Ia berpendapat bahwa sejumlah ras berevolusi lebih cepat dan, karenanya, lebih maju dari yang lain; sedangkan ras-ras lain dianggapnya masih setingkat dengan kera.&lt;br /&gt;Ada satu hal penting lagi tentang teori Darwin, ia membangun keseluruhan teorinya pada konsep “perjuangan untuk mempertahankan hidup”. Menurutnya, konflik sengit, perjuangan berdarah melingkupi alam kehidupan ini. Yang kuat selalu menang melawan yang lemah, dan ini mendorong yang kuat untuk berkembang.&lt;br /&gt;Darwin menegaskan bahwa konflik serupa juga berlaku pada ras-ras manusia. Bahkan sub-judul dari bukunya "The Origin of Species: by way of Natural Selection or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life" (Asal Usul Spesies: Melalui Seleksi Alam atau Pelestarian Ras-Ras Pilihan dalam Perjuangan Mempertahankan Hidup), dengan jelas mengungkap pandangan rasialnya.&lt;br /&gt;Menurut Darwin, ras pilihan adalah ‘bangsa kulit putih Eropa’, sedangkan Ras Asia atau Afrika gagal dalam perjuangan mempertahankan hidup. Darwin melangkah lebih jauh, bahkan mengatakan bahwa ras-ras ini akhirnya akan dihapuskan sama sekali:&lt;br /&gt;Di masa mendatang, tidak sampai berabad-abad lagi, ras-ras manusia beradab hampir dipastikan akan memusnahkan dan menggantikan ras-ras biadab di seluruh dunia. Pada saat yang sama, kera-kera mirip manusia...tak pelak lagi akan dimusnahkan.&lt;br /&gt;Seperti terungkap jelas dalam pernyataan ini, Darwin adalah seorang rasis tulen yang meyakini keunggulan bangsa kulit putih. Ia meyakini bangsa kulit putih pertama-tama akan memperbudak, dan kemudian memusnahkan ras-ras kelas rendah.&lt;br /&gt;Gagasan Darwin sungguh mendapat sambutan baik. Di zamannya, bangsa kulit putih sedang mencari teori untuk membenarkan tindakan biadab mereka.&lt;br /&gt;Landasan Berpikir Kolonialisme&lt;br /&gt;Sejak abad keenam belas, Eropa mulai menjajah berbagai belahan dunia. Penjajah pertama adalah bangsa Spanyol di bawah pimpinan Christopher Columbus. Dalam waktu singkat, penjajah Spanyol menyerbu Amerika Selatan. Mereka memperbudak penduduk asli, ras masyarakat yang sebelumnya hidup damai. Wilayah Amerika Selatan, yang kaya emas dan perak, dirampok oleh para penjarah ini. Penduduk asli yang berusaha melawan dibantai.&lt;br /&gt;Menyusul Spanyol; Portugis, Belanda dan Inggris turut ambil bagian dalam memperebutkan daerah jajahan. Di abad kesembilan belas, Inggris menjadi imperium kolonial terbesar di dunia. Dari India hingga Amerika Latin, imperium Inggris mengeruk habis sumber-sumber kekayaan alam. Bangsa kulit putih menjarah dunia demi kepentingannya sendiri.&lt;br /&gt;Tentu saja kaum penjajah ini tak ingin dikenang sepanjang sejarah sebagai “penjarah”. Karenanya, mereka berusaha mendapatkan pembenaran bagi tindakannya ini. Mereka berdalih dengan menganggap bangsa terjajah sebagai “kaum primitif atau terbelakang”, bahkan “makhluk mirip binatang”. Pandangan ini pertama kali dikemukakan di masa awal penjajahan, masa ketika Christopher Columbus berlayar menuju Amerika. Dengan menganggap penduduk asli Amerika bukan manusia murni, tapi spesies binatang yang telah berkembang, penjajah Spanyol membenarkan perbudakan yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;Saat peristiwa ini terjadi, dalih tersebut tidak mendapat dukungan luas. Sebab, waktu itu masyarakat Eropa secara luas masih percaya bahwa semua manusia diciptakan sama oleh Tuhan dan semuanya berasal dari moyang yang sama, yakni Nabi Adam.&lt;br /&gt;Namun, segalanya berubah di abad kesembilan belas. Tumbuh suburnya paham materialime menyebabkan masyarakat mulai mengabaikan kenyataan bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan. Ini juga berarti kelahiran paham rasisme.&lt;br /&gt;Landasan ilmiah rasisme adalah teori evolusi Darwin. Ahli antropologi India, Lalita Vidyarthi menyatakan:&lt;br /&gt;Teori Darwin tentang “kelangsungan hidup bagi yang terkuat“ disambut hangat oleh ilmuwan sosial masa itu, dan mereka percaya bahwa manusia meraih tangga evolusi yang berbeda, yang berpuncak pada peradaban bangsa kulit putih. Hingga paruh kedua abad ke-19, rasisme diterima sebagai fakta oleh mayoritas ilmuwan barat.&lt;br /&gt;Dengan pandangan rasial seperti ini, Darwin memberikan dukungan penuh bagi penjajahan oleh bangsa Eropa. Imperialisme Inggris zaman Victoria mengambil teori Darwin sebagai dasar dan pembenaran ilmiahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-2874499005480402171?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/2874499005480402171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=2874499005480402171' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2874499005480402171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2874499005480402171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/10/evolusi-rasisme-dan-kolonialisme.html' title='EVOLUSI, RASISME DAN KOLONIALISME'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-8464761895468774840</id><published>2008-10-20T23:31:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T23:37:13.705-07:00</updated><title type='text'>DONGENG ORGAN SISA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Darwinisme menganggap seluruh kehidupan di bumi sebagai suatu hasil mutasi tak-disengaja dan seleksi alam dan, sebagai keyakinan yang bersifat praduga, meniadakan keberadaan perancangan cerdas. Dengan tujuan membantah adanya perancangan, pemikir Darwinis mencari-cari cacat pada keseluruhan seluk-beluk yang saling terkait dari makhluk hidup. Dari Darwin hingga Dawkins, berulang-ulang, sikap dogmatis ini telah membuat evolusionis tersebut bersikukuh tentang keberadaan struktur cacat dan organ-organ sisa (vestigial) "yang tidak memuliki kegunaan", yang bersifat praduga, pada makhluk hidup. Namun, berkali-kali juga, pengakuan berani dari para evolusionis tersebut ternyata malah menjadi bukti ketidaktahuan mereka. Organ-organ sisa yang diduga [sia-sia] tersebut kemudian ditemukan memerankan fungsi sangat penting dan keseluruh pendapat mengenai "organ sisa" ternyata merupakan buah pikiran yang keliru.&lt;br /&gt;Sejarah ilmu pengetahuan mencatat adanya penyusutan terus-menerus dalam jumlah organ-organ yang dianggap sisa ini (organ vestigial). Organ-organ yang diduga tidak memiliki fungsi tersebut, satu demi satu, ternyata merupakan organ-organ dengan fungsi yang belum ditemukan. Sebuah daftar organ-organ sisa yang dibuat oleh ahli anatomi Jerman, R. Wiedersheim pada tahun 1895 memuat sekitar 100 struktur, termasuk usus buntu dan tulang ekor. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, ditemukan bahwa semua organ dalam daftar Wiedersheim ternyata memiliki fungsi amat penting. Misalnya saja, telah ditemukan bahwa usus buntu, yang disangka "organ sisa", kenyataannya merupakan bagian dari sistem limfatik. Sebuah publikasi kedokteran pada tahun 1997 menyebutkan bahwa, "organ dan jaringan tubuh lainnya – thymus, hati, limpa, usus buntu, sumsum tulang, dan sejumlah kecil jaringan limfatik seperti amandel di tenggorokan dan bintik-bintik Peyer di dalam usus halus – juga merupakan bagian dari sistem limfatik. Sistem ini juga membantu tubuh melawan infeksi. &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/040.htm#catatan"&gt;1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Telah ditemukan pula bahwa amandel, yang juga dimasukkan dalam daftar organ sisa yang disusun Wiedersheim, memiliki tugas penting dalam melindungi tenggorokan melawan infeksi, terutama hingga usia remaja. Telah ditemukan bahwa tulang ekor pada bagian bawah dari ruas tulang belakang menyangga tulang-tulang di sekitar panggul dan merupakan titik pertemuan dari beberapa otot kecil dan karenal alasan ini, tidaklah mungkin untuk duduk nyaman tanpa tulang ekor.&lt;br /&gt;Di tahun-tahun setelahnya, disadari bahwa thymus membangkitkan kerja sistem kekebalan di dalam tubuh manusia dengan memicu bekerjanya sel-sel T, bahwa kelenjar pineal bertugas mengeluarkan sejumlah hormon penting, bahwa kelenjar tiroid sangat berperan dalam menjaga pertumbuhan teratur pada bayi dan anak, dan bahwa kelenjar pituitari bertugas memastikan bekerjanya secara benar dari banyak kelenjar hormon. Semuanya ini awalnya sempat dianggap sebagai "organ sisa". Akhirnya kelopak mata, yang dianggap sebagai organ sisa oleh Darwin, diketahui ternyata bertugas membersihkan dan meminyaki mata.&lt;br /&gt;Berkurangnya secara terus-menerus pada daftar organ sisa merupakan akibat dari kenyataan bahwa ini merupakan pendapat yang disebabkan karena ketidaktahuan. Sejumlah evolusionis yang lebih bijak juga menjadi sadar akan kenyataan ini. S. R. Scadding, ia sendiri seorang evolusionis, pernah menulis dalam artikelnya "Can vestigial organs constitute evidence for evolution?" [Dapatkah Organ-organ Sisa Menjadi Bukti bagi Evolusi] yang diterbitkan dalam jurnal Evolutionary Theory [Teori Evolusi]:&lt;br /&gt;Dikarenakan tidak mungkin untuk secara pasti mengenali bentuk-bentuk tak berguna, dan dikarenakan rumusan pendapat yang digunakan secara ilmiah tidak dapat diterima, saya menyimpulkan bahwa "organ sisa" tidak dapat memberi bukti khusus bagi teori evolusi. &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/040.htm#catatan"&gt;2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;KAKI KUDA&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SP14F-_-tII/AAAAAAAAAFY/ttOANEO_law/s1600-h/kuda.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259491984044635266" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SP14F-_-tII/AAAAAAAAAFY/ttOANEO_law/s320/kuda.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bantahan terkini terhadap kisah tentang organ peninggalan datang dari sebuah penelitian terbaru tentang kaki kuda. Sebuah tulisan pada majalah Nature terbitan tanggal 20-27 Desember 2001, berjudul: "Biomechanics: Damper for Bad Vibrations" [Biomekanika: Peredam untuk Getaran yang Membahayakan], menyatakan bahwa, "Sejumlah serat otot pada kaki-kaki kuda tampak seperti sisa peninggalan evolusi tanpa kegunaan. Namun kenyataannya [serat-serat otot] tersebut mungkin berperan meredam getaran bersifat merusak yang muncul pada kaki ketika kuda berlari." Tulisan tersebut berbunyi:&lt;br /&gt;Kuda dan unta memiliki otot-otot pada kaki-kaki mereka dengan tendon yang panjangnya melebihi 600 -milimeter dan terhubungkan dengan serat-serat otot yang panjangnya kurang dari 6 milimeter. Otot-otot pendek semacam itu dapat memanjang hanya sampai beberapa milimeter saja ketika sang hewan bergerak, dan tampaknya mustahil memiliki banyak kegunaan bagi mamalia besar. Tendon-tendon tersebut berfungsi sebagai pegas-diam, dan dianggap bahwa serat-serat otot pendek tersebut berlebih, sisa peninggalan dari serat-serat lebih panjang yang telah kehilangan perannya selama berlangsungnya peristiwa evolusi. Tetapi Wilson dan rekan-rekannya membantah... bahwa serat-serat ini mungkin melindungi tulang dan tendon dari getaran-getaran yang dapat merusak...&lt;br /&gt;Percobaan-percobaan mereka menunjukkan bahwa serat-serat otot pendek dapat meredam getaran merusak yang muncul karena tumbukan kaki pada permukaan tanah. Ketika kaki seekor hewan yang sedang berlari menumbuk tanah, benturan tersebut mengakibatkan kaki bergetar; frekuensi getaran tersebut cukup tinggi – misalnya, 30-40 Hz pada kuda – pengulangan getaran akan terjadi berkali-kali ketika kaki sedang menginjak tanah jika tidak ada peredam.&lt;br /&gt;Getaran tersebut berkemungkinan menyebabkan kerusakan, karena tulang dan tendon rentan terhadap kerusakan akibat kelelahan-berlebih. Kelelahan-berlebih pada tulang dan tendon merupakan kumpulan kerusakan akibat tegangan atau tekanan yang dikenakan berulang-ulang. Kelelahan-berlebih pada tulang adalah penyebab keretakan akibat tekanan atau tegangan yang diderita baik oleh olahragawan maupun kuda pacuan, dan kelelahan-berlebih pada tendon mungkin dapat menjelaskan setidaknya beberapa kasus radang tendon. Wilson dkk. berpendapat bahwa serat-serat otot yang sangat pendek tersebut melindungi baik tulang maupun tendon dari kerusakan akibat kelelahan-berlebih dengan meredam penuh getaran... &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/040.htm#catatan"&gt;3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, pengamatan lebih dekat pada anatomi kuda mengungkap bahwa bagian-bagian tubuh yang dianggap tidak memiliki peran oleh para evolusionis, mempunyai peran yang sangat penting. Dengan kata lain, kemajuan ilmiah menunjukkan bahwa apa yang dianggap sebagai bukti evolusi ternyata merupakan bukti bagi perancangan.&lt;br /&gt;Para evolusionis seharusnya mengambil petunjuk dari kenyataan ini, jika mereka mau. Ulasan berikut ini yang dimuat dalam majalah Nature terlihat masuk akal:&lt;br /&gt;Wilson dkk. telah menemukan satu peran penting dari sebuah otot yang tampak sebagai sisa dari sebuah bagian yang telah kehilangan kegunaannya selama berlansungnya peristiwa evolusi. Penelitian mereka membuat kita bertanya-tanya apakah organ-organ sisa lain (seperti usus buntu manusia) terlihat pula tidak memiliki kegunaan. &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/040.htm#catatan"&gt;4&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidaklah mengejutkan. Semakin banyak kita belajar tentang alam, semakin banyak pula kita saksikan bukti ciptaan Allah. Sebagaimana Michael Behe katakan, "kesimpulan tentang perancangan datang bukan dari apa yang kita tidak tahu, akan tetapi dari apa yang telah kita pelajari selama lebih dari 50 tahun yang lalu."&lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/040.htm#catatan"&gt;5&lt;/a&gt; Dan Darwinisme ternyata merupakan sebuah pendapat yang berakar dari ketidaktahuan, atau, dengan kata lain, sebuah "ateisme yang berasal dari jurang ketidaktahuan"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;disadur dari harun yahya.com&lt;br /&gt;&lt;a name="catatan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-8464761895468774840?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/8464761895468774840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=8464761895468774840' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/8464761895468774840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/8464761895468774840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/10/dongeng-organ-sisa.html' title='DONGENG ORGAN SISA'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SP14F-_-tII/AAAAAAAAAFY/ttOANEO_law/s72-c/kuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-8213457365201951918</id><published>2008-09-12T00:06:00.000-07:00</published><updated>2008-09-12T00:12:11.385-07:00</updated><title type='text'>Jawaban kepada Andya Primanda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;HARUN YAHYA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/My%20Pictures/01banner2_hy.jpg" alt="" /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SMoWESE7oXI/AAAAAAAAAEk/GZl4KQhpJrI/s1600-h/01banner2_hy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 506px; height: 118px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SMoWESE7oXI/AAAAAAAAAEk/GZl4KQhpJrI/s320/01banner2_hy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245028978854175090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Andya Primanda, seorang paleontolog Muslim asal Indonesia, baru-baru ini telah menyanggah buku-buku and artikel-artikel yang ditampilkan pada situs www.harunyahya.com yang membantah teori evolusi. Primanda, yang menyatakan dirinya beriman kepada Tuhan – sehingga kami beranggapan dirinya meyakini penciptaan – mungkin telah terpengaruh oleh dogma Darwinis yang sangat mempengaruhi dunia paleoanthropologi. Dirinya bersikukuh mendukung teori evolusi dan menyatakan bahwa sanggahan terhadap teori evolusi tidaklah benar. Namun, sebagaimana akan kita pahami berikut ini, selain Primanda telah keliru dalam keyakinannya terhadap teori evolusi, ia juga telah keliru dalam sanggahannya terhadap mereka yang mengungkap kesalahan-kesalahan dalam teori evolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMAHAMAN KELIRU PRIMANDA TENTANG SAHELANTHROPUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberatan utama Primanda ditujukan kepada penafsiran terhadap sebuah tengkorak yang ditemukan beberapa waktu yang lalu di Chad yang diberi nama Sahelanthropus tchadensis. Dalam sebuah tulisan tentang tengkorak tersebut yang diberi judul "New Fossil Discovery Sinks Evolutionary Theories" (“Temuan Fosil Terbaru Menenggelamkan Teori Evolusi”) yang baru-baru ini ditampilkan di situs Harun Yahya, kami menyatakan bahwa fosil berusia tujuh juta tahun bernama Sahelanthropus tchadensis ini, kendatipun usianya yang sangat tua, ternyata lebih “mirip manusia” dibandingkan genus Australopithecus, yang tergolong berusia lebih muda dan telah dikemukakan sebagai nenek moyang primitif manusia. Kami menuliskan bahwa bukti ini akan mencabut pohon silsilah evolusi keluar hingga ke akar-akarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Primanda, dalam jawabannya kepada kami, menolak penafsiran kami dan dalam keseluruhan tulisannya, ia menyatakan bahwa Sahelanthropus lebih “mirip kera” daripada Australopithecus dalam segala hal. Ia menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HY (Harun Yahya) mendasarkan pernyataannya pada anggapan bahwa Sahelanthropus memperlihatkan ‘ciri-ciri yang lebih menyerupai manusia’ dibanding australopiths (Australopithecus, Paranthropus, Ardipithecus), akan tetapi hidup sebelum (lebih dahulu daripada) mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, Primanda mengabaikan satu fakta penting. Mereka yang membuat pernyataan tentang Sahelanthropus ini adalah para ilmuwan yang menemukan dan mempelajari fosil itu sendiri, dan para ilmuwan ini adalah juga pendukung teori evolusi. Sebuah artikel yang dimuat dalam majalah Nature menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang mengejutkan tentang tengkorak TM 266-01-060-1 berukuran sipanse yang ditemukan Brunet dkk tersebut adalah sifat perpaduannya. Secara sederhana, dari belakang ia tampak seperti seekor sipanse, sedangkan dari muka dapat dianggap sebagai australopithecus yang telah maju dan berusia 1,75 juta tahun. Ciri-ciri hominid ini termasuk struktur muka, dan mahkota gigi taring kecil yang ujungnya telah tumpul. Ciri-ciri hominid lain ditemukan pada bagian bawah tengkorak dan pada potongan rahangnya yang terpisah. Jika kita terima ini semua sebagai bukti yang cukup untuk menggolongkan S. tchadensis sebagai seekor hominid pada bagian paling bawah, atau batang pokok, dari kelompok manusia modern, maka hal ini memporak-porandakan model silsilah asal-usul manusia yang telah rapi. Sederhana saja, hominid berumur sekian ini seharusnya sekedar mulai menampakkan tanda-tanda sebagai hominid. Sudah tentu ia semestinya tidak memiliki wajah hominid kurang dari sepertiga usia geologisnya. Juga, jika ia diterima sebagai hominid batang pokok, maka dalam model silsilah yang telah rapi tersebut prinsip parsimoni [i] ) (principle of parsimony) menetapkan bahwa semua makhluk berwajah lebih primitif (dan ini adalah sebuah daftar yang sangat panjang), karena diperlukan, akan harus dikeluarkan dari kelompok nenek moyang manusia modern.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, fosil tersebut menampilkan gambaran yang justru bertentangan dengan “skema evolusi” yang telah dipaksakan agar diterima masyarakat selama lebih dari seabad sejak Darwin. Ketidaksesuaian ini tampak sangat nyata sehingga penulis majalah Nature tersebut menyetarakan penemuan fosil ini dengan fosil-fosil Burgess Shale yang memperlihatkan Ledakan Kambrium, yang barangkali termasuk bukti paleontologis paling terkenal yang menyanggah teori Darwin:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fauna Burgess Shale di Kanada, yang menampilkan contoh yang membingungkan dari kelompok invertebrata sekitar 500 juta tahun lalu, adalah sebuah contoh terkenal tentang keanekaragaman pada bagian dasar dari sebuah radiasi adaptif. Apakah S. tchandensis merupakan kera Afrika yang setara dengan penemuan fosil the Burgess Shale?2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori evolusi tidak mampu menjelaskan Ledakan Kambrium, yakni kemunculan tiba-tiba lebih dari 60 filum binatang di planet kita. Teori ini juga gagal menjelaskan asal-muasal manusia. Fosil yang baru saja diketemukan tersebut menjadikan ketidakmampuan ini malah tampak semakin nyata. Primanda menolak penungkapan fakta ini oleh kami, sebuah sanggahan yang tak bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihadapkan pada kenyataan ini, apa yang Primanda ingin lakukan adalah untuk menunjukkan bahwa ciri-ciri Sahelanthropus yang relatif modern tersebut sebenarnya tidak ada. Ia membicarakan dua ciri, prognathisme [ii] ) dan letak foramen magnum [iii] ), akan tetapi analisanya sangatlah dangkal. Pengkajiannya terhadap prognathisme tidak lain hanyalah meletakkan gambar garis bentuk Sahelanthropus pada sejumlah fosil hominid, satu di atas yang lain, dan ia sendiri mengakui bahwa “cara pembandingan seperti ini mungkin tidak konsisten” dan bahwa “hasilnya mungkin tidak bernilai tinggi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasannya tentang foramen magnum adalah penghindaran diri dari permasalahan yang sesungguhnya. Ini juga terlihat dalam gambar yang dibuatnya yang didasarkan pada letak foramen magnum; ketika dibandingkan dengan Australopithecus, Sahelanthropus ternyata lebih modern. Dan ini mengukuhkan apa yang telah kami kemukakan sejak awal, yakni bahwa Sahelanthropus, meskipun lebih tua dari Australopithecus, memiliki lebih banyak ciri-ciri modern, dan karenanya silsilah evolusi berdasarkan atas ciri-ciri ini tidak dapat dibuat. Primanda menghibur diri dengan menanggapi pernyataan ini dengan tulisan, “Sahelanthropus terletak sangat pas pada posisi pertengahan, antara posisi kera dan manusia,” tapi ini sama sekali keluar dari pokok bahasan yang sesungguhnya. Yang menjadi pokok bahasan di sini adalah pembandingan antara Sahelanthropus dan Australopithecus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBICARAAN TENTANG AUSTRALOPITHECUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pokok bahasan ini, Primanda merujuk pada penjelasan kami tentang Australopithecus dan menyanggah hasil kajian Zuckerman, Oxnard dan Spoor. Ia juga menulis bahwa kajian yang dilakukan Spoor telah berubah. Adalah fakta bahwa cara berjalan Australiopithecus adalah permasalahan yang masih dipertentangkan. Namun demikian pendapat yang disepakati bersama adalah bahwa anggota-anggota genus ini hidup di pepohonan, dan bahwa mereka menggunakan kedua kaki mereka ketika berjalan di atas tanah. Telah diterima bahwa penggunaan kedua kaki ini tidaklah seperti pada manusia, dan faktanya memang sangatlah berbeda, dan merupakan cara berjalan yang lebih membungkuk dibandingkan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas jika Australopithecus berjalan lebih tegak dibanding kera-kera yang masih ada sekarang, maka ini akan membuktikan apa? Kini bumi kaya akan beragam spesies kera, dan tidaklah terlalu jauh untuk beranggapan bahwa keanekaragaman ini bahkan lebih besar di masa lampau dan ini juga berlaku pada cara jalan mereka. Apa yang penting di sini adalah bahwa pengaturan silsilah evolusi tidak dapat dilakukan di antara jenis-jenis kera ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terdapat satu hal lagi yang bahkan lebih penting yang menempatkan teori evolusi pada kesulitan besar berkenaan dengan skenarionya tentang asal-usul manusia dan spesies-spesies lain: Sejumlah mekanisme yang dianggap menjadikan skenario evolusi ini kenyataannya adalah sama sekali hasil rekayasa. Jika anda mengkaji penjelasan evolusionis, akan dikatakan bahwa makhluk-makhluk ini menjadi terbiasa berjalan setelah mereka turun dari pepohonan, dan kerangka mereka menjadi lebih tegak karena mereka diharuskan memposisikan tubuh mereka lebih lurus ketika berjalan melintasi padang rumput. Karena tidak memegang dahan pepohonan, maka telapak tangan mereka kosong sehingga mereka mulai menggunakan tangan mereka, dan ini menjadikan otak mereka berkembang. Ini terdengar seperti sebuah dongeng rekaan yang didasarkan pada logika Lamarckis, seperti tentang evolusi anggota tubuh yang terjadi dikarenakan anggota tubuh ini mulai dibutuhkan untuk berfungsi, dan juga tentang pewarisan sifat-sifat dapatan. Akan tetapi ini hanyalah menampakkan bagaimana dongeng ini dipaksakan kepada masyarakat. (Tidak heran jika Lamarckisme ternyata merupakan teori yang mengecohkan). Jika kita meneliti penjelasan ini lebih dekat, akan kita ketahui bahwa mekanisme satu-satunya yang mungkin yang mendasari dongeng khayalan ini adalah mekanisme pasangan seleksi alam-mutasi. Akan tetapi, semua percobaan dan pengamatan menunjukkan bahwa mekanisme ini tidak menyebabkan pertambahan informasi genetis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelaahan terhadap penjelasan evolusi ini, termasuk mekanisme seleksi alam dan mutasi, sudah cukup untuk memperlihatkannya sebagai sesuatu yang tidak bernilai. Australopithecus yang berusaha berjalan tegak di padang rumput haruslah memiliki mutasi semacam ini agar ia memperoleh kerangka yang lebih tegak, mekanisme penyeimbang yang diperlukan bagi kerangka ini, foramen magnum dan mekanisme otot, dan ia haruslah tidak menderita efek-efek sakit dari mutasi ini. (Namun, ini mustahil karena keberadaan efek pleiotropik [iv] ).) Di samping itu, mutant yang dianggap ada ini haruslah lebih unggul dibandingkan dengan mutan-mutan yang lain dari spesiesnya saja sebab ia mampu melihat bagian-bagian yang lebih tinggi dari rerumputan tinggi, dan ia haruslah telah berkembang biak dan memunculkan kera spesies baru. Semua ciri fisik dan mental lainnya yang menjadikan kita manusia haruslah terjadi melalui mutasi-mutasi acak seperti ini; semua perubahan ini haruslah telah terjadi melalui mutasi tanpa sengaja ini. Ini tidak lain hanyalah sebuah khayalan, atau dalam perkataan Henry Gee, editor majalah Nature, sebuah “dongeng pengantar tidur.”3 Biologiwan Prancis terkenal Pierre-Paul Grasse suatu ketika pernah mengatakan, “Tidak ada undang-undang yang melarang berkhayal, akan tetapi ilmu pengetahuan haruslah tidak terbuai di dalamnya.”4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Primanda, dalam tulisan yang dikemukakan sebelumnya, tidak memiliki dasar apapun selain prasangka Darwinis dalam menyanggah pendapat kami yang menyatakan bahwa Austalopithecus adalah genus kera tersendiri yang tidak ada hubungannya dengan manusia, yang pada akhirnya menjadi punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERBINCANGAN MENGENAI BENTUK SEMAK DAN KONTRADIKSI PRIMANDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Primanda mendasarkan pandangan-pandangannya pada bukti-bukti rekaan, dan ia mengemukakan sanggahan rancu terhadap kami. Salah satu sanggahannya adalah bahwa pendapat Bernard Wood tentang evolusi manusia terlihat lebih menyerupai bentuk semak ketimbang sebuah tangga. Primanda menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harun Yahya tidak mampu menjelaskan dua hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebagaimana diperlihatkan sebelumnya, Sahelanthropus tidak memperlihatkan ciri-ciri lebih menyerupai manusia dibandingkan Australopithecines;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. ‘Skema evolusionis’, ‘tangga dari kera ke manusia’ adalah argumentasi yang dibuat-buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan ilmiah yang paling banyak diterima kini beralih ke suatu pandangan yang lain. Harun Yahya mengutip Bernard Wood yang mengatakan bahwa ‘...sejarah evolusi manusia berbentuk tangga di tahun 1960-an...tapi sekarang terlihat menerupai bentuk semak. Pada kenyataannya, perubahan pandangan tentang evolusi ini disebabkan karena catatan fosil manusia yang terus-menerus bertambah banyak, dengan sejumlah penemuan baru dan tak terduga yang terjadi setiap beberapa tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kenapa? Di tengah-tengah sanggahannya terhadap kami, Primanda mengulang persis fakta-fakta yang telah kami sebutkan. Benar, sejarah evolusi tidak lagi terlihat menyerupai sebuah “pohon” akan tetapi lebih mirip “semak,” dan ini dikarenakan bukti-bukti yang berhasil digali tidak pas dengan silsilah kehidupan Darwinis yang telah berusia 150 tahun maupun pengurutan evolusi manapun. Primanda dan pihak lain masih saja berusaha mengotak-atik “hipotesis evolusi” dari semak ini, tapi pada akhirnya kita mendapatkan kebenaran yang nyata ini: Fosil-fosil tersebut tidak mendukung Darwinisme. Kalangan evolusionis berkeyakinan bahwa semakin banyak fosil yang mereka temukan, maka ini akan semakin memperkuat teori evolusi, namun nyatanya yang terjadi malah sebaliknya. Niles Eldredge dari Harvard University, salah seorang paleontolog terkemuka asal Amerika Serikat, dan Ian Tattersall dari American Museum of Natural History pernah menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah mitos bahwa sejarah evolusi makhluk hidup pada dasarnya adalah masalah tentang penemuan (fosil). Jika ini benar, seseorang akan dengan yakin memperkirakan bahwa dengan semakin banyaknya fosil hominid yang ditemukan, maka sejarah evolusi manusia akan semakin jelas. Tetapi, andaipun ada, yang terjadi malah sebaliknya. 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal penting di sini perlu mendapat perhatian khusus: penggantian bentuk “pohon” dengan bentuk “semak” bukanlah didasarkan pada bukti, akan tetapi lebih dikarenakan ketiadaan bukti. Ya begitulah, banyak fosil yang telah ditemukan, akan tetapi ini adalah bukti yang malah membantah teori evolusi. Satu-satunya jalan keluar dari permasalahan ini bagi para evolusionis adalah dengan memunculkan model “semak” untuk mengganti model “pohon” agar dapat menampilkan ketidakteraturan ini. Model semak ini tidak lain hanyalah alasan yang sengaja dimunculkan untuk mengalihkan perhatian dari kumpulan bukti fosil yang justru menyanggah Darwinisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda meyakini secara buta teori evolusi, anda akan berusaha menafsirkan setiap penemuan baru untuk mendukung teori ini. Kalangan Marxis yang mempercayai Marxisme secara buta berlindung di bawah payung Leninism ketika revolusi sebagaimana yang dijanjikan Marx gagal terjadi. Orang-orang yang memiliki keyakinan buta dapat selalu memunculkan penjelasan yang dicari-cari bagi setiap permasalahan. Sebaliknya, orang yang jauh dari keyakinan buta dengan mudah mampu melihat keadaan yang sesungguhnya: data-data yang ada tidak sesuai dengan teori ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUDUHAN TERHADAP PENAFSIRAN SALAH ATAS PERNYATAAN GEE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sanggahan Primanda adalah bahwa editor majalah Nature Henry Gee telah dikutip secara keliru oleh kami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harun Yahya juga salah dalam mengutip pernyataan Henry Gee, yang menyatakan bahwa ‘Gagasan tentang mata rantai yang hilang ... kini sama sekali tidak dapat dipertahankan.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuduhan ini sama sekali tidak berdasar. Di bawah ini kami tulis ulang salah satu dari penjelasan Gee yang lebih panjang guna menghilangkan keraguan apa pun tentang masalah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tengkorak berusia tujuh juta tahun yang ditemukan di padang pasir Afrika tengah mungkin adalah temuan terpenting dalam pencarian asal-usul manusia yang masih ada dalam ingatan – sejak Raymond Dart mengumumkan (penemuan) “manusia kera” Australopithecus africanus pada tahun 1925. Akan tetapi pengaruh awalnya mungkin malah membuat bingung daripada mencerahkan. Apapun hasilnya, tengkorak tersebut memperlihatkan, untuk selamanya, bahwa gagasan kuno tentang “mata rantai yang hilang” adalah omong kosong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Toumaï begitu penting? Pertama, ia adalah sisa hominid paling awal yang diketahui dan yang dapat dipercaya– hominid adalah satu anggota dari kelompok makhluk hidup yang lebih dekat kekerabatannya dengan manusia dibandingkan binatang mana pun. Ia juga dua kali lebih tua dari tengkorak paling awal yang pernah diketahui: pemegang rekor sebelumnya, dari Kenya, berusia sekitar 3,3 juta tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ia mengarah langsung ke bagian sejarah evolusi manusia yang paling penting, tapi paling sedikit diketahui. Diduga bahwa nenek moyang bersama dan terakhir dari manusia dan para kerabat terdekat kita yang masih hidup, sipanse, hidup sekitar 7 juta tahun yang lalu. Kita mengetahui hal ini bukan dari bukti fosil langsung, melainkan dari mengkaji sejumlah perbedaan kecil dari gen-gen manusia dan sipanse, yang di luar perbedaan ini gen-gen keduanya mirip, dan dari memperkirakan waktu yang diperlukan bagi sejumlah perbedaan ini untuk semakin bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melihat kepada bukti fosil itu sendiri, kita melihat sebuah celah yang sangat lebar dan memusingkan. Sepuluh juta tahun yang lalu, bumi dipenuhi kera, akan tetapi tidak ada kesepakatan tentang mana di antara mereka yang paling dekat pada evolusi manusia. Apa pun yang terjadi, sebuah garis silsilah jelas yang mengarah kepada manusia, sebagaimana juga garis kekerabatan jelas yang bermula dari sipanse, tidak pernah ada saat itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi terlihat seperti apakah Toumaï? Ia adalah perpaduan antara ciri primitif dan ciri telah maju yang membingungkan. Tempurung otaknya berukuran dan berbentuk sama seperti seekor sipanse. Namun pada wajahnya didapati hal yang menarik tersebut. Ketimbang memiliki moncong yang menonjol dengan gigi-gigi taring yang besar, muka tersebut datar dan gigi-giginya sangat kecil dan menyerupai pada manusia. Yang paling aneh di antara semuanya adalah tonjolan dahi yang besar. Ini biasanya dikaitkan dengan genus Homo kita sendiri, dan sebaliknya tidak terlihat pada fosil apapun yang lebih tua dari 2 juta tahun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang dan para penulis berita cenderung memahami evolusi manusia sebagai sebuah garis yang menghubungkan kera ke manusia, yang ke dalamnya seseorang dapat menempatkan secara tepat fosil-fosil yang baru ditemukan dengan mudah layaknya menyambung sebuah rantai. Bahkan anthropolog modern terjerembab ke dalam perangkap ini, mereka menerima bentuk semak tertentu dalam pohon silsilah asal-usul manusia antara 3 juta dan 2 juta tahun yang lalu – yakni ketika genus Homo muncul pertama kali – tapi meyakini bahwa evolusi manusia sebelum masa itu, pada dasarnya, berbentuk linier. Wood yakin bahwa silsilah tersebut ke bawahnya secara keseluruhan berentuk semak. Penelitian baru-baru ini guna mengetahui seberapa banyak kita sebenarnya mengetahui masa lalu tersebut mendukung pandangan ini, dan mengemukakan bahwa kita memiliki bukti langsung hanya sebesar 7% dari keseluruhan spesies primata yang pernah hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini memiliki arti tiga hal. Pertama, bahwa kita cenderung melihat pada sejumlah kecil ujung dari semak yang kita ketahui tersebut, menghubungkan mereka dengan garis, dan membuat mereka menjadi urutan linier para nenek moyang dan keturunannya yang sebenarnya tidak pernah ada. Tapi hal ini seharusnya telah sangat jelas sekarang bahwa gagasan utama tentang mata rantai yang hilang, yang selalu meragukan, kini sama sekali tidak dapat dipertahankan. 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, Gee mengatakan bahwa model evolusi manusia ada “bukan dari bukti fosil langsung,” bahwa terdapat “sebuah celah sangat lebar dan memusingkan” dalam catatan fosil, dan oleh karenanya, gagasan tentang “mata rantai yang hilang” juga “sama sekali tidak dapat dipertahankan.” Ini adalah apa yang telah kami kemukakan sejak awal. Jadi tuduhan Primanda bahwa pernyataan Gee telah dikutip secara salah adalah sama sekali tidak jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOGMATISME PRIMANDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dogmatisme Primanda malah lebih menarik lagi. Segera setelah tuduhan tidak berdasarnya terhadap kami tentang kutipan Gee, ia menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tentu tidak ada sesuatu yang disebut sebagai ‘mata rantai yang hilang’. Setiap organisme, baik yang masih hidup atau yang telah menjadi fosil, adalah mata rantai yang menghubungkan makhluk-makhluk yang telah ada sebelumnya dan yang ada setelahnya. Tiap-tiap organisme adalah bentuk transisi (peralihan); tidak ada satu pun yang dapat dijadikan sebagai mata rantai yang hilang, titik perubahan, tanda perubahan dari satu jenis ke jenis yang lain. Perubahan secara evolusi adalah bertahap dalam jangka waktu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menyatakan ini, Primanda merubah arti istilah “bentuk transisi (peralihan),” atau – lebih tepatnya – memutarbalikkan artinya. Bentuk transisi, sejak Darwin, tidak merujuk pada spesies yang kini masih ada, namun sebaliknya ini adalah istilah yang diberikan kepada nenek-nenek moyang teoritis (yang hanya ada dalam teori) yang dianggap pernah hidup di masa lampau dan berbeda satu sama lain dengan sejumlah perbedaan morfologis yang teramat kecil. Jika setiap makhluk hidup adalah bentuk transisi, maka Darwin tidak akan pernah mengalami kebingungan halaman demi halaman dalam bukunya The Origin of Species dalam usahanya menjelaskan mengapa bentuk-bentuk transisi ini tidak ditemukan di mana pun. Para paleontolog tidak akan menghabiskan waktu 150 tahun terakhir dengan menggali di seluruh ujung dunia dalam usaha untuk menemukan bentuk-bentuk transisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, disebabkan oleh ketiadaan bentuk-bentuk transisi ini, Primanda berlindung diri dalam penjelasan dangkal, yakni dengan mengatakan bahwa “setiap organisme adalah sebuah bentuk transisi.” Hanya anak kecil yang dapat meyakini penjelasan seperti ini, sebab kenyataan justru berbicara sebaliknya. Nyatanya, para evolusionis yang lebih serius mengakui fakta ini. Misalnya, Robert Carroll, seorang pakar evolusi terkemuka, menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun saat ini spesies dalam jumlah yang hampir tidak dapat diketahui menghuni Bumi, mereka tidak membentuk sebuah spektrum yang bersambungan yang terdiri dari bentuk-bentuk pertengahan yang sulit dibedakan. Sebaliknya, hampir semua spesies dapat dikenali sebagai berasal dari kelompok-kelompok utama berjumlah relatif terbatas yang sangat jelas perbedaannya, dengan sedikit sekali menampakkan struktur-struktur atau perilaku hidup pertengahan.7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEKELIRUAN MOLEKULER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan Primanda yang lain, yang diberi judul “An Invitation to the Facts: Response to Chapter 9 of The Evolution Deceit" (“Seruan kepada Fakta: Sanggahan atas Bab 9 The Evolution Deceit”), yang ia susun sebagai jawaban terhadap bab dalam buku “The Evolution Deceit” yang membahas tentang asal-usul manusia, juga berisi sejumlah kekeliruan penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang membaca judul tulisan ini mungkin akan diarahkan untuk beranggapan bahwa tulisan ini akan mengungkapkan jawaban yang panjang. Namun, satu-satunya pernyataan di dalamnya yang perlu dicermati adalah bahwa terdapat kemiripan molekuler (genetik) antara sipanse dan manusia. Primanda mengatakan bahwa terdapat 99 persen kemiripan dan oleh karenanya kita tidak dapat menyanggah bahwa manusia dan kera adalah berkerabat, namun justru di sinilah ia membuat kesalahan besarnya: tidak terdapat kemiripan genetik semacam ini. Sebuah penemuan ilmiah tentang hal ini yang telah diumumkan hanya beberapa minggu yang lalu mengungkapkan bahwa kemiripan genetik ini telah dibesar-besarkan dan angka yang benar sesungguhnya kurang dari 95 persen. Artikel kami, yang diberi judul "The 99% Myth Is Dead" (“Mitos 99% telah Mati”), memaparkan hal ini secara rinci dan dengan demikian membantah pernyataan Primanda tentang kemiripan molekuler, yang tampaknya menjadi senjata utamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendatipun kesetiaannya terhadap Darwinisme, Primanda mengatakan bahwa ia adalah seorang Muslim yang beriman. Kami menghargai hal ini. Akan tetapi, kami akan melalaikan kewajiban kami jika tidak menunjukkan pertentangan antara keyakinannya kepada Islam dan Darwinisme. Ia seharusnya bertanya pada diri sendiri: Jika ia seorang Muslim yang beriman, mengapa ia mempertahankan sebuah teori yang dipertahankan oleh para atheis tulen yang militan? Jika ia seorang Muslim yang beriman, mengapa ia melakukan sesuatu untuk mendukung teori ini, yang menjadi landasan paham Marxisme, Leninisme, Maoisme, Freudianisme, dan, yang terpenting lagi, seluruh filsafat materialis? Ia tidak sepatutnya menjawab beragam pertanyaan ini dengan mengatakan bahwa ia melakukan ini demi ilmu pengetahuan, sebab kini seluruh dunia telah mengetahui bahwa Darwinisme bukanlah sebuah teori ilmiah, melainkan sebuah filsafat. Ini adalah filsafat yang alasan keberadaannya yang sesungguhnya adalah untuk mengingkari penciptaan dan Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hanya dapat berharap bahwa Primanda akan mampu membebaskan dirinya sendiri belenggu filsafat ini dan mulai melihat segala sesuatu sebagaimana kenyataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan kaki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[i] Penggunaan asumsi paling sederhana dalam merumuskan sebuah teori atau menafsirkan data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ii] Memiliki rahang yang terlihat menonjol ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[iii] Foramen magnum: Lobang di dasar tengkorak, tempat lewat sumsum penghubung (medulla oblongata) yang akan bersambungan dengan sumsum punggung yang lewat dalam lobang ruas tulang punggung (foramen vertebrae).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[iv] Ekspresi satu genotipe menjadi beberapa fenotipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt; (1) Bernard Wood, "Hominid Revelations from Chad", Nature, 11 July 2002, p. 134.&lt;br /&gt;(2) Bernard Wood, "Hominid Revelations from Chad", Nature, 11 July 2002, p. 135.&lt;br /&gt;(3) Henry Gee, In Search of Deep Time, New York, The Free Press, 1999, s. 116-117.&lt;br /&gt;(4) Pierre-P Grassé, Evolution of Living Organisms, Academic Press, New York, 1977, p. 103.&lt;br /&gt;(5) Niles Eldredge, Ian Tattersall, The Myths of Human Evolution, p. 126-127&lt;br /&gt;(6) "Face Of Yesterday: Henry Gee On The Dramatic Discovery Of A Seven-Million-Year-Old Hominid" The Guardian, July 11, 2002.&lt;br /&gt;(7) Robert L. Carroll, Patterns and Processes of Vertebrate Evolution, Cambridge University Press, 1997, p. 9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disalin dari Harunyahya.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-8213457365201951918?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/8213457365201951918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=8213457365201951918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/8213457365201951918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/8213457365201951918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/09/jawaban-kepada-andya-primanda.html' title='Jawaban kepada Andya Primanda'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SMoWESE7oXI/AAAAAAAAAEk/GZl4KQhpJrI/s72-c/01banner2_hy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-1462400880964849262</id><published>2008-09-09T00:13:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T00:14:52.604-07:00</updated><title type='text'>Siapa Sebenarnya Harun Yahya ?</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="baslik2"&gt;HarunYahya&lt;/span&gt; adalaha nama      pena dari&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span class="baslik2"&gt;Bpk. ADNAN OKTAR &lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt; &lt;img src="http://www.yesusakankembali.com/images/yazar.jpg" align="right" height="196" hspace="20" width="160" /&gt;                                  Lahir di Ankara pada tahun 1956.    Sebagai seorang da'i dan ilmuwan terkemuka asal    Turki, beliau sangat menjunjung tinggi nilai akhlaq    dan mengabdikan hidupnya untuk mendakwahkan    ajaran agama kepada masyarakat. Adnan Oktar    memulai perjuangan intelektualnya pada tahun 1979,    yakni ketika menuntut ilmu di Akademi Seni, Universitas    Mimar Sinan. Selama berada di universitas tersebut,    beliau melakukan pengkajian yang mendalam tentang    berbagai filsafat dan ideologi materialistik yang sangat    berpengaruh terhadap masyarakat sekitar. Hal ini    menjadikan beliau lebih tahu dan paham dibandingkan    dengan para pendukung filsafat atau ideologi itu sendiri.    Berbekal informasi dan pengetahuan yang mendalam ini,    beliau menulis berbagai buku tentang bahaya Darwinisme    dan teori evolusi, yang merupakan ancaman terhadap    nilai-nilai akhlaq, terhadap dunia; serta buku tentang    keruntuhan teori ini oleh ilmu pengetahuan. Majalah    ilmiah populer terkenal New Scientist edisi 22 April 2000    menjuluki Adnan Oktar sebagai "International Hero"    (pahlawan dunia) yang telah membongkar kebohongan    teori evolusi dan mengemukakan fakta adanya penciptaan.    Penulis juga telah menghasilkan berbagai karya tentang    Zionisme dan Freemasonry, serta ratusan buku yang    mengulas masalah akhlaq dalam Al-Qur'an dan    bahasan-bahasan lain yang berhubungan dengan akidah.                                &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Nama pena Harun Yahya berasal dari    dua nama Nabi: "Harun" (Aaron) dan "Yahya" (John)    untuk mengenang perjuangan dua orang Nabi tersebut    melawan kekufuran.&lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt; Buku-buku karya pengarang: 'Tangan    Rahasia' di Bosnia, Kebohongan Holocaust, Di Balik    Tirai Terorisme, Kartu-Kurdi Israel, Strategi Nasional    bagi Turki, Moral Qur'ani: Solusi, Permusuhan Darwin    Terhadap Bangsa Turki, Bencana Kemanusiaan Akibat    Ulah Darwinisme, Kebohongan Teori Evolusi,    Bangsa-Bangsa Yang Diadzab, Nabi Musa, Zaman    Keemasan, Keagungan Warna Ciptaan Allah, Kebesaran    Allah di Setiap Sudut Alam Semesta, Hakikat Kehidupan    Dunia, Pengakuan Kaum Evolusionis, Kekeliruan Kaum    Evolusionis, Sihir Darwinisme, Agama Darwinisme,    Al-Qur'an Menuntun Kepada Ilmu Pengetahuan, Asal    Usul Kehidupan yang Sesungguhnya, Penciptaan Alam    Semesta, Keajaiban Al-Qur'an, Desain Pada Alam, Perilaku    Pengorbanan Diri dan Kecerdasan Pada Dunia Hewan,    Keabadian Telah Berlangsung, Anakku Darwin Telah    Berbohong!, Berakhirnya Darwinisme, Bagaimana    Seorang Muslim Berpikir?, Keabadian dan Hakikat    Takdir, Jangan Berpura-Pura Tidak Tahu, Misteri DNA,    Keajaiban Atom, Keajaiban Sel, Keajaiban Sistem Kekebalan,    Keajaiban Mata, Keajaiban Penciptaan Tumbuhan, Keajaiban    Laba-Laba, Keajaiban Semut, Keajaiban Nyamuk, Keajaiban    Lebah, Keajaiban Biji, Keajaiban Rayap.                                 &lt;br /&gt;                                Karya penulis dalam bentuk buku untuk anak-anak antara lain; Children Darwin                                  Was Lying!, The World of Animals, The Splendour                                  in the Skies, The World of Our Little Friends:                                  The Ants, Honeybees That Build Perfect Combs,                                  Skillful Dam Builders: Beavers. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Karya penulis dalam bentuk booklet:    Misteri Atom, Keruntuhan Teori Evolusi: Fakta    Penciptaan, Keruntuhan Materialisme, Berakhirnya    Materialisme, Kekeliruan Kaum Evolusionis 1, Kekeliruan    Kaum Evolusionis 2, Mikrobiologi Meruntuhkan Teori    Evolusi, Fakta Penciptaan, 20 Pertanyaan Yang Meruntuhkan    Teori Evolusi, Kebohongan Terbesar Dalam Sejarah Biologi:    Darwinisme. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Karya-karya pengarang yang    berhubungan dengan Al-Qur'an: Pernahkah Anda    Berpikir Tentang Kebenaran?, Mengabdi Hanya    Kepada Allah, Meninggalkan Masyarakat Jahiliyyah,    Surga, Teori Evolusi, Nilai Akhlaq Dalam Al-Qur'an,    Ilmu Al-Qur'an, Index Al-Qur'an, Hijrah di Jalan Allah,    Sifat Munafiq Dalam Al-Qur'an, Rahasia Orang Munafiq,    Nama-Nama Allah Yang Agung, Berdakwah dan Berdebat    Dalam Al-Qur'an, Konsep Dasar Dalam Al-Qur'an,    Jawaban-Jawaban Al-Qur'an, Kematian, Kebangkitan    dan Neraka, Perjuangan Para Rasul, Syaitan: Musuh    Nyata Manusia, Agama Berhala, Agama Kaum Jahiliyyah,    Kesombongan Syaitan, Doa Dalam Al-Qur'an, Urgensi    Akal dalam Al-Qur'an, Hari Kebangkitan, Jangan Pernah    Lupa, Hukum-Hukum Al-Qur'an yang Diabaikan, Karakter    Manusia Dalam Masyarakat Jahiliyyah, Pentingnya Sabar    Dalam Al-Qur'an, Pengetahuan Umum Dari Al-Qur'an,    Memahami Iman dengan Mudah 1-2-3, Pemikiran Dangkal    Kaum Kafir, Iman Yang Sempurna, Sebelum Anda Menyesal,    Perkataan Para Rasul, Kasih Sayang Orang Mukmin, Takut    Kepada Allah, Mimpi Buruk Kekafiran, Nabi Isa Akan    Datang Kembali, Al-Qur'an Memberi Keindahan Pada    Kehidupan, Beragam Keindahan Ciptaan Allah 1-2-3-4,    Perbuatan Dosa Bernama: 'Mencela', Rahasia Ujian    Kehidupan, Hikmah Yang Benar Menurut Al-Qur'an,    Perjuangan Melawan Agama Kaum yang Tidak Beragama,    Tarbiyyah Nabi Yusuf, Bersekutu dalam Kebaikan, Fitnah    Terhadap Umat Islam Sepanjang Sejarah, Urgensi Mengikuti    Perkataan yang Baik, Mengapa Menipu Diri Sendiri?, Islam:    Agama Mudah, Kegembiraan dan Keteguhan dalam Al-Qur'an,    Melihat Kebaikan pada Segala Hal, Bagaimana Orang Bodoh    Menafsirkan Al-Qur'an?, Sejumlah Rahasia Al-Qur'an,    Keberanian Orang Mukmin.&lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Banyak karya Harun Yahya yang kini    tengah diterjemahkan ke bahasa Inggris, Perancis,    Jerman, Itali, Rusia, Spanyol, Arab, Portugis, Albania,    Serbo-Kroasia (Bosnia), Polandia, Urdu, Indonesia,    Melayu dan Malayalam. Tujuan utama kami adalah    untuk menterjemahkan semua buku tersebut ke dalam    bahasa Inggris dan berbagai bahasa lainnya pada tahun    2001 dan menyebarkannya ke seluruh penjuru dunia agar    bermanfaat bagi semua orang. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Dalam semua buku karya pengarang    yang menggunakan nama pena Harun Yahya ini, semua    topik yang disampaikan sangat sesuai dengan ajaran    Al-Qur'an. Bahkan topik-topik yang disampaikan melalui    bahasa ilmiah, yang kadang dianggap rumit dan    membingungkan, diuraikan dengan sangat lugas dan    jelas dalam buku-buku Harun Yahya. Tidaklah mengherankan    jika buku-buku tersebut menarik semua orang dari segala    umur dan lapisan masyarakat. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Buku-buku Harun Yahya    yang membahas hal-hal yang berhubungan dengan agama    mengulas keberadaan dan keesaan Allah. Karya ini    ditulis dengan tujuan utama mengenalkan mereka yang    jauh dari agama, dan membuka hati mereka untuk    menerima kebenaran. Bagi kaum Muslim, buku-buku   ini merupakan arahan sekaligus nasehat. Penulis    telah menerbitkan karya-karya tentang semua hal    pokok yang diulas dalam Al-Qur'an yang meningkatkan    pengabdian dan perenungan kaum Muslim. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Setiap buku karya    penulis yang mengulas pokok bahasan ilmiah menekankan    kekuasaan, kehebatan dan keagungan Allah dengan sangat    terperinci berdasarkan penelitian dan bukti yang    disusun sangat rapi, yang disertai dengan perenungan    mendalam. Buku-buku ini memperlihatkan, bagi selain    kaum Muslim, tanda-tanda keberadaan Allah, dan kehebatan    penciptaan oleh-Nya secara sangat jelas dan cermat.    Di sisi lain, semua ini meningkatkan keimanan dan    ketaatan orang-orang yang beriman, dan dapat menjadi    sarana terbaik untuk menyampaikan Islam kepada masyarakat    lain (di mana agama tidak dijalankan sepenuhnya). Dalam    kelompok buku dengan pokok bahasan ini, terdapat sebagian    "buku yang meruntuhkan kebohongan evolusi". Tujuan utama    buku-buku ini adalah untuk meluluhlantakkan pemikiran    materialistis dan ateistis yang telah dimunculkan    sebagai tandingan dan musuh agama, dan telah dibelenggukan    ke seluruh dunia sejak abad ke-19. Pengaruh besar buku-buku    tersebut terhadap para pembacanya mengisyaratkan bahwa    tujuan ini telah tercapai dengan sangat baik. Karya-karya    ini, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur'an: "Sebenarnya    Kami melontarkan yang hak kepada yang batil, lalu yang    hak itu menghancurkannya" (QS. Al-Anbiyaa', 21:18),    menghancurkan yang batil, yakni sistem pemikiran dan    ideologi dari sistem tak-berTuhan; dan membantu    menyempurnakan cahaya (agama) Allah (QS. Ash-Shaff,    61:8). Dengan alasan tersebut, buku-buku ini memainkan    peran penting dalam perang pemikiran melawan pengingkaran    terhadap Tuhan. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Stempel Nabi Muhammad    pada sampul depan buku-buku karya penulis memiliki makna    simbolis yang berkaitan dengan isi buku. Stempel ini    bermakna Al Quran sebagai kitab dan kalam Allah yang    terakhir, dan Nabi Muhammad adalah penutup para Rasul-Nya.    Berpedomankan kedudukan Al-Qur'an dan Nabi Muhammad    tersebut, dalam semua karyanya, penulis berupaya    membuktikan kekeliruan seluruh pernyataan mendasar    dari berbagai sistem anti-Tuhan dan untuk menyampaikan    "kalimat penutup", yang akan benar-benar menghentikan    segala pernyataan yang mengingkari Tuhan. Stempel Nabi    Muhammad, sosok yang memiliki kemuliaan dan hikmah    agung, digunakan sebagai doa niatan dalam penyampaian    kalimat penutup ini.&lt;/p&gt;                               &lt;p class="baslik2" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                Ulasan Tambahan tentang Buku-Buku Harun Yahya &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Dalam semua buku karya    penulis, berbagai permasalahan yang berkaitan dengan    keimanan dijelaskan berdasarkan pada ayat-ayat Al-Qur'an,    dan masyarakat diajak untuk mempelajari dan menjalani    hidup berdasarkan firman Allah. Semua pokok bahasan    yang menyangkut ayat-ayat Allah dipaparkan sedemikian    rupa sehingga tak menyisakan lagi keraguan ataupun    tanda tanya dalam benak pembaca. Gaya yang tulus,    sederhana dan fasih ini menjamin pembaca dari segala    umur dan kelompok masyarakat untuk dapat memahami buku-buku    ini dengan mudah. Gaya bertuturnya yang mudah dicerna dan    jernih menyebabkan buku-buku ini dapat dipahami dalam    sekali baca. Bahkan mereka yang sangat menolak segala    sesuatu yang berhubungan dengan masalah agama sekali    pun akan terpengaruh oleh kenyataan-kenyataan yang    dipaparkan dalam buku-buku ini, serta tak sanggup    menyangkal kebenaran isinya. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Semua buku karya penulis    dapat dibaca secara perorangan maupun dibahas dalam    kelompok. Para pembaca yang berminat menarik manfaat dari    buku tersebut sebaiknya membahas buku dalam kelompok.    Dengan demikian, mereka akan dapat saling bertukar    pikiran, renungan, dan pengalaman mereka masing-masing. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Selain itu, membantu    penyajian dan peredaran buku-buku ini, yang ditulis    demi ridha Allah semata, adalah amal ibadah yang tinggi    nilainya bagi agama. Semua buku karya penulis ini sangat meyakinkan.    Karena itu, bagi mereka yang ingin menyampaikan agama kepada    orang lain, salah satu cara yang paling mengena adalah dengan    menganjurkan orang lain agar membaca buku-buku ini. &lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;Tidak seperti dalam sejumlah    buku tertentu, dalam buku-buku karya penulis ini Anda tidak    akan menjumpai pandangan pribadi penulis, penjelasan    berdasarkan sumber yang meragukan, maupun gaya penyampaian    yang mengabaikan perihal penghormatan dan penghargaan    terhadap kesucian. Di dalamnya tidak juga terdapat    penjelasan yang bersifat melemahkan semangat, memunculkan    keraguan, ataupun memupuskan harapan, yang kesemua ini    dapat memunculkan penyimpangan di hati para pembacanya.&lt;/p&gt;                               &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                              &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-1462400880964849262?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/1462400880964849262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=1462400880964849262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/1462400880964849262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/1462400880964849262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/09/siapa-sebenarnya-harun-yahya.html' title='Siapa Sebenarnya Harun Yahya ?'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-2677984932877983116</id><published>2008-09-06T01:42:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T02:39:54.540-07:00</updated><title type='text'>Relatifitas Waktu Dan Relatifitas Takdir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SMJEV7VIOhI/AAAAAAAAAEI/ef8rxFqES3w/s1600-h/desain_di_alam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SMJEV7VIOhI/AAAAAAAAAEI/ef8rxFqES3w/s320/desain_di_alam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242828059706931730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Semua pembahasan sebelumnya menunjukkan bahwa "ruang tiga dimensi" tidak ada dalam kenyataan, dan merupakan praduga yang sepenuhnya diilhami oleh persepsi, sehingga manusia menjalani hidup dalam "ketiadaan ruang". Menyatakan sebaliknya berarti mempercayai mitos yang jauh dari penalaran dan kebenaran ilmiah, karena tidak ada bukti absah tentang keberadaan dunia tiga dimensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan ini menyangkal asumsi pokok filsafat materialis yang menjadi dasar teori evolusi bahwa materi bersifat absolut dan abadi. Asumsi filsafat materialis lainnya adalah bahwa waktu juga absolut dan abadi. Asumsi kedua ini sama tidak masuk akalnya dengan asumsi pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persepsi tentang Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita persepsikan sebagai waktu sesungguhnya sebuah metode untuk membandingkan satu momen dengan momen lain. Ini dapat dijelaskan dengan sebuah contoh. Misalnya, ketika seseorang memukul sebuah benda, ia mendengar bunyi tertentu. Ketika ia memukul benda yang sama lima menit kemudian, ia mendengar bunyi lagi. Orang tersebut merasakan jeda antara bunyi pertama dengan bunyi kedua, dan menyebut jeda ini sebagai "waktu". Namun saat ia mendengar bunyi kedua, bunyi pertama yang didengarnya tak lebih dari sebuah imajinasi dalam pikirannya. Bunyi pertama hanyalah sepotong kecil informasi dalam memori. Ia merumuskan konsep "waktu" dengan membandingkan momen yang sedang dijalaninya dengan momen yang ada dalam memorinya. Jika perbandingan ini tidak dilakukan, maka persepsi waktu pun tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan seseorang yang membuat perbandingan ketika ia melihat orang lain memasuki ruangan dan duduk di kursi di tengah ruangan. Ketika orang tersebut duduk di kursi, citra yang berkaitan dengan saat ia membuka pintu, masuk ke dalam ruangan dan berjalan ke kursi, disusun sebagai potongan-potongan informasi di dalam otak. Persepsi tentang waktu terjadi ketika ia membandingkan kejadian orang yang duduk di kursi dengan kumpulan informasi yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, waktu muncul sebagai hasil perbandingan antara beberapa ilusi yang tersimpan di dalam otak. Bila seseorang tidak memiliki memori, maka otaknya tidak dapat melakukan interpretasi seperti itu sehingga persepsi tentang waktu tidak terbentuk. Alasan seseorang menyatakan dirinya berumur 30 tahun hanyalah karena ia telah mengakumulasi informasi berkaitan dengan 30 tahun tersebut di dalam otaknya. Bila memorinya tidak ada, maka ia tidak akan berpikir tentang keberadaan periode yang telah berlalu dan ia hanya akan mengalami "momen" tunggal yang sedang dijalaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan Ilmiah tentang Ketiadaan Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan penjelasan beberapa ilmuwan dan cendekiawan berikut akan lebih menerangkan subjek ini. François Jacob, seorang intelektual terkenal dan profesor bidang genetika penerima hadiah Nobel, dalam bukunya Le Jeu des Possibles (Yang Mungkin dan Yang Aktual) menjelaskan tentang waktu yang berjalan mundur:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film yang diputar mundur memungkinkan kita membayangkan sebuah dunia di mana waktu berjalan mundur: sebuah dunia di mana susu memisahkan diri dari kopi, meloncat keluar dari cangkir dan masuk kembali ke dalam panci susu; di mana berkas-berkas cahaya dipancarkan dari dinding-dinding dan menyatu dalam sebuah pusat, bukannya memancar keluar dari sumber cahaya; di mana sebuah batu naik ke telapak tangan seseorang karena kerja sama menakjubkan dari banyak tetes air yang membuat batu tersebut keluar dari dalam air. Namun dalam dunia di mana waktu berjalan mundur, proses-proses di dalam otak dan cara memori kita mengumpulkan informasi pun mengikutinya. Hal serupa juga berlaku bagi masa lalu dan masa depan, dan bagi kita, dunia akan tampak seperti apa adanya. 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia tidak berjalan seperti dinyatakan di atas karena otak kita tidak terbiasa dengan urutan kejadian demikian, dan kita beranggapan bahwa waktu selalu bergerak ke depan. Bagaimanapun, anggapan ini merupakan keputusan yang diambil di dalam otak sehingga bersifat relatif. Sesungguhnya kita tidak pernah tahu bagaimana waktu mengalir, atau bahkan tidak tahu apakah ia mengalir atau tidak. Semua ini menunjukkan bahwa waktu bukanlah fakta absolut melainkan hanya sebuah persepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta bahwa waktu bersifat relatif didukung juga oleh ahli fisika terpenting di abad ke-20, Albert Einstein. Lincoln Barnett, dalam bukunya The Universe and Dr. Einstein (Alam Semesta dan Dr. Einstein), menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan menyingkirkan konsep ruang absolut, Einstein sekaligus membuang konsep waktu absolut — aliran waktu universal yang tidak berubah, mengalir terus-menerus dari masa lalu tak terhingga ke masa depan yang tak terhingga. Sebagian besar ketidakjelasan yang meliputi Teori Relativitas berasal dari keengganan manusia untuk menyadari bahwa pengertian waktu, seperti juga pengertian warna, adalah sebuah bentuk persepsi. Sebagaimana ruang hanyalah suatu susunan objek-objek material yang mungkin, waktu juga hanyalah susunan kejadian-kejadian yang mungkin. Subjektivitas waktu paling tepat dijelaskan dengan kata-kata Einstein sendiri. "Pengalaman-pengalaman individu," katanya, "kita lihat sebagai rangkaian berbagai kejadian; dalam rangkaian ini, kejadian tunggal yang kita ingat terurut sesuai dengan kriteria 'lebih dulu' dan 'kemudian'. Oleh karena itu setiap individu akan memiliki 'waktu-saya' atau waktu subjektif. Waktu ini, dengan sendiri-nya, tidak dapat diukur. Saya, tentu saja, dapat menghubungkan angka-angka dengan kejadian-kejadian sedemikian rupa sehingga angka terbesar melambangkan kejadian terkini dan bukan dengan kejadian lebih awal. 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Einstein sendiri menunjukkan, seperti yang dikutip dari buku Barnett: "ruang dan waktu adalah bentuk-bentuk intuisi tidak terpisahkan dari kesadaran, seperti halnya konsep warna, bentuk atau ukuran". Menurut Teori Relativitas Umum: "eksistensi waktu tidak dapat dipisahkan dari urutan kejadian yang kita gunakan untuk mengukurnya." 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena waktu terdiri atas persepsi, maka waktu bergantung sepenuhnya pada orang yang merasakannya. Karena itulah waktu bersifat relatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan waktu mengalir akan berbeda berdasarkan acuan yang digunakan untuk mengukurnya, karena tubuh manusia tidak memiliki jam alami yang dapat menentukan secara tepat kecepatan waktu berjalan. Seperti yang ditulis Lincoln Barnett: "Sebagaimana tidak ada warna bila tak ada mata untuk melihatnya, tidak ada pula ukuran sesaat, sejam atau sehari bila tak ada kejadian untuk menandainya." 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relativitas waktu dapat dialami secara sederhana di dalam mimpi. Walaupun apa yang kita lihat dalam mimpi tampaknya berlangsung berjam-jam, sesungguhnya hanya berlangsung beberapa menit, atau bahkan beberapa detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat sebuah contoh untuk memperjelas masalah ini. Bayangkan kita dimasukkan ke dalam ruangan dengan sebuah jendela yang dirancang khusus, dan kita berada di sana selama waktu tertentu. Ruangan tersebut dilengkapi sebuah jam sehingga kita dapat mengetahui berapa lama waktu yang telah kita lewati. Pada saat yang sama kita dapat melihat matahari terbit dan tenggelam pada selang waktu tertentu. Beberapa hari kemudian, untuk menjawab pertanyaan tentang berapa lama kita telah berada di dalam ruangan tersebut, kita akan mengacu pada informasi yang telah kita kumpulkan dengan melihat jam dari waktu ke waktu serta perhitungan berapa kali matahari telah terbit dan tenggelam. Misalnya, kita memperkirakan, tiga hari sudah kita lalui di dalam ruangan tersebut. Akan tetapi, jika orang yang memasukkan kita ke dalam ruangan itu mengatakan bahwa kita hanya menghabiskan dua hari di sana, dan bahwa matahari yang terlihat dari jendela adalah manipulasi simulasi mesin dan jam yang berada di ruangan telah diatur untuk berjalan lebih cepat, maka perhitungan yang telah kita lakukan menjadi tidak berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh ini menegaskan bahwa informasi yang kita miliki tentang laju waktu hanyalah berdasarkan acuan relatif. Relativitas waktu adalah fakta ilmiah yang telah dibuktikan melalui metodologi ilmiah. Teori Relativitas Umum Einstein menyatakan bahwa kecepatan perubahan waktu tergantung pada kecepatan benda tersebut dan jaraknya dari pusat gravitasi. Begitu kecepatan meningkatnya, waktu menjadi lebih singkat dan termampatkan; dan melambat sehingga bisa dikatakan "berhenti".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diperjelas dengan contoh dari Einstein. Bayangkan dua saudara kembar: salah seorang tinggal di bumi sementara yang lainnya pergi ke luar angkasa dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Ketika penjelajah luar angkasa ini kembali ke bumi, ia akan mendapati saudaranya menjadi lebih tua daripada dirinya. Hal ini terjadi karena waktu berjalan lebih lambat bagi orang yang bepergian dalam kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Hal yang sama terjadi pula pada seorang ayah penjelajah luar angkasa dan anaknya yang berada di bumi. Jika pada saat pergi, sang ayah berumur 27 tahun dan anaknya berumur 3 tahun; ketika sang ayah kembali ke bumi 30 tahun kemudian (waktu bumi), anaknya akan berumur 33 tahun tetapi sang ayah masih berumur 30 tahun! 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus digarisbawahi bahwa relativitas waktu tidak disebabkan oleh perlambatan atau percepatan jam, atau perlambatan pegas mekanis alat penghitung waktu. Relativitas ini merupakan hasil perbedaan waktu operasi sistem materi secara keseluruhan, termasuk di dalamnya partikel-partikel sub atom. Dengan kata lain, bagi yang mengalaminya, perlambatan waktu bukan berarti menjalani kejadian seperti dalam film gerak lambat. Dalam keadaan di mana waktu memendek, detak jantung, replikasi sel, fungsi otak dan segala sesuatunya berjalan lebih lambat daripada manusia yang bergerak di bumi. Orang tersebut akan menjalani kehidupan sehari-hari tanpa menyadari sama sekali adanya pemendekan waktu. Pemendekan waktu tersebut tak akan terlihat jelas, sampai dilakukan perbandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SMJEVwGDrAI/AAAAAAAAAEQ/a-YVWa1jEOY/s1600-h/01truths_kids.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SMJEVwGDrAI/AAAAAAAAAEQ/a-YVWa1jEOY/s320/01truths_kids.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242828056690928642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Relativitas dalam Al Quran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan-penemuan ilmu pengetahuan modern membawa kita pada kesimpulan bahwa waktu tidak bersifat absolut seperti anggapan materialis, tetapi merupakan persepsi relatif. Sangat menarik bahwa fakta yang baru terungkap oleh ilmu pengetahuan pada abad ke-20 ini, telah disampaikan dalam Al Quran kepada manusia 14 abad yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu adalah persepsi psikologis yang dipengaruhi oleh peristiwa, tempat dan kondisi. Fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah ini dapat kita temukan pada banyak ayat Al Quran. Sebagai contoh, Al Quran menyatakan bahwa masa hidup seseorang sangat pendek:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja. (QS. Al Israa', 17: 52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tak pernah berdiam (di dunia) hanya sesaat saja di siang hari; (di waktu itu) mereka akan saling berkenalan. (QS. Yunus, 10: 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ayat menunjukkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda dan kadang-kadang manusia bisa menganggap suatu periode yang sangat pendek sebagai periode yang sangat panjang. Contoh yang tepat adalah dialog antara beberapa manusia yang terjadi di saat pengadilan mereka di hari kiamat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?" Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung." Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal di bumi melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui." (QS. Al Mu'minuun, 23: 112-114)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa ayat lainnya, Allah menyatakan bahwa di tempat yang berbeda, waktu dapat mengalir dengan cara berbeda pula:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-sekali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu. (QS. Al Hajj, 22: 47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. (QS. Al Ma'aarij, 70: 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat ini mengungkapkan dengan jelas perihal relativitas waktu. Fakta yang telah disampaikan kepada manusia sekitar 1.400 tahun yang lalu ini baru dimengerti oleh ilmu pengetahuan pada abad ke-20. Hal ini menunjukkan bahwa Al Quran diturunkan oleh Allah, Dia yang meliputi seluruh ruang dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak ayat Al Quran lainnya menunjukkan bahwa waktu adalah persepsi. Hal ini terlihat jelas terutama dalam kisah-kisah Al Quran. Sebagai contoh, Allah telah membuat Ashhabul Kahfi (Penghuni-penghuni Gua) — sekelompok orang beriman yang disebutkan dalam Al Quran — tertidur lelap selama lebih dari tiga abad. Ketika terbangun, mereka mengira telah tertidur sebentar tetapi tidak dapat memastikan berapa lama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu, kemudian kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua itu). (QS. Al Kahfi, 18: 11-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: "Sudah berapa lama kamu berada (di sini)?" Mereka menjawab: "Kita berada (di sini) sehari atau setengah hari. Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui…" (QS. Al Kahfi, 18: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan yang diceritakan dalam ayat di bawah ini juga membuktikan bahwa sesungguhnya waktu adalah persepsi psikologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atap-atapnya. Dia berkata, "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah roboh?" Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah berkata, "Berapa lamakah engkau tinggal di sini?" Dia berkata, "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari." Allah berfirman, "Sebenarnya engkau telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah makanan dan minumanmu yang tidak tampak berubah; dan lihatlah keledaimu (yang telah menjadi tulang-belulang); Kami akan menjadikanmu tanda kekuasaan Kami bagi manusia. Dan lihatlah tulang belulang keledai itu, bagaimana kami menyusunya kembali, kemudian kami menutupinya dengan daging." Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati), diapun berkata, "Saya yakin bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. (QS. Al Baqarah, 2: 259)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas dengan jelas menekankan bahwa Allah-lah yang menciptakan waktu, dan keberadaan-Nya tidak terbatasi oleh waktu. Di sisi lain, manusia dibatasi oleh waktu yang ditakdirkan Allah. Sebagaimana dikisahkan dalam ayat di atas, manusia bahkan tidak mampu mengetahui berapa lama ia tertidur. Dalam keadaan seperti ini, menyatakan bahwa waktu adalah absolut (sebagaimana dikatakan materialis) merupakan hal yang tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Relatifitas Takdir ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 255);" href="http://mas-hudi.blogspot.com/"&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:78%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Baca selanjutnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ikuti juga Ulasan bahwa Akhirat adalah tempat tinggal manusia yang sebenarnya. Surga ataukah neraka tempat tinggal kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya Surga itu bagi mereka yang menghadap-Nya sebagai     mukmin, dan Neraka tempat orang-orang yang tidak beriman tinggal selamanya diciptakan khusus untuk memberikan siksaan bagi jasad dan jiwa manusia. Hal ini semata karena orang-orang yang tidak beriman bersalah atas dosa besar dan keadilan Allah menuntut hukuman atas mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 255);" href="http://george-mashudi.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Baca uraiannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-2677984932877983116?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/2677984932877983116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=2677984932877983116' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2677984932877983116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2677984932877983116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/09/relatifitas-waktu-dan-relatifitas.html' title='Relatifitas Waktu Dan Relatifitas Takdir'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/SMJEV7VIOhI/AAAAAAAAAEI/ef8rxFqES3w/s72-c/desain_di_alam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-2919933275685482482</id><published>2008-07-06T01:25:00.000-07:00</published><updated>2008-07-06T01:55:40.695-07:00</updated><title type='text'>RANCANGAN PADA PROTEIN</title><content type='html'>&lt;table align="left" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="98"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bgcolor="#ffffff" height="146"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Prroten.jpg" height="100" width="93" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt; Rancangan kompleks molekul haemoglobin &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;table align="right" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="103"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bgcolor="#ffffff" height="157" width="95"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Sitokrom.jpg" height="109" width="90" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Protein Sitokrom-C&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p style="text-align: center;" class="hyg"&gt;&lt;strong&gt;Sekarang marilah kita tinggalkan pertanyaan tentang          "bagaimana sel pertama terbentuk" dan beralih ke pertanyaan yang jauh          lebih mudah: Bagaimana protein pertama terbentuk? Teori evolusi tidak          memiliki jawaban pula atas pertanyaan ini.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Protein adalah molekul pembangun sel. Jika kita bandingkan          sel dengan sebuah gedung pencakar langit, maka protein adalah batu bata          penyusun gedung tersebut. Tetapi, protein tidak memiliki bentuk dan struktur          baku sebagaimana batu bata. Bahkan sel paling sederhana memiliki kurang          lebih 2.000 jenis protein yang berbeda. Sel tetap dapat melangsungkan          kehidupan karena berfungsinya beragam protein yang berbeda ini secara          sangat harmonis. &lt;/p&gt;       &lt;p class="hyg"&gt;Protein terbuat dari molekul-molekul lebih kecil yang disebut          "asam amino" yang terbentuk oleh beragam kombinasi berbeda dari atom karbon,          nitrogen dan hidrogen. Terdapat 500-1.000 asam amino dalam sebuah protein          berukuran rata-rata. Sejumlah protein berukuran jauh lebih besar. &lt;/p&gt;       &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal yang penting adalah bahwa asam-asam amino harus tersusun          dalam urutan tertentu untuk membentuk sebuah protein. Terdapat 20 jenis          asam amino berbeda yang menyusun makhluk hidup. Asam-asam amino ini tidak          bergabung secara acak untuk membentuk protein. Setiap protein memiliki          urutan asam amino tertentu dan urutan ini harus benar-benar tepat. Bahkan          pengurangan atau penggantian satu asam amino saja mampu menjadikan protein          tersebut gumpalan molekul tak berguna. Dengan alasan ini, setiap asam          amino haruslah berada pada tempat yang benar dan urutan yang tepat. Urutan          ini berdasarkan pada perintah yang disimpan dalam DNA sel, dan protein          dihasilkan berdasarkan informasi yang terdapat dalam DNA tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="hyg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="467"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td width="449"&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/028.jpg" align="right" height="148" hspace="4" width="200" /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ARSITEKTUR                PROTEIN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;               Di samping memiliki rancangan teramat rumit, protein juga berperan                sebagai batu bata yang membentuk bangunan tubuh. Tubuh manusia sebagian                besarnya tersusun atas protein. Protein adalah bahan dasar pembentuk                tulang, mata, rambut, atau otot kita. Di sini, anda dapat menyaksikan                struktur bagian dalam yang rumit dari serat tunggal pembentuk salah                satu otot kita. Sel-sel dengan protein pembentuknya yang berbeda-beda                membentuk setiap bagian terkecil yang anda lihat pada struktur ini.                Setiap bagian-bagiannya yang terkecil dirancang dan dibangun secara                sempurna dengan menggunakan bahan organik, yaitu protein. Arsitektur                protein yang mengagumkan adalah bukti nyata penciptaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt; &lt;/p&gt;       &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teori evolusi menyatakan bahwa protein pertama terbentuk          dengan sendirinya "secara kebetulan". Namun perhitungan peluang (probabilitas)          menunjukkan hal ini mustahil terjadi. Sebagai contoh, probabilitas terbentuknya          susunan asam amino dari suatu protein yang terdiri dari 500 asam amino          dalam urutan yang benar adalah 1 berbanding 10&lt;sup&gt;950&lt;/sup&gt;. 10&lt;sup&gt;950&lt;/sup&gt;          adalah sebuah angka yang sulit dipahami yang dibuat dengan menempatkan          sebanyak 950 angka nol di belakang angka satu. Dalam ilmu matematika,          probabilitas lebih kecil dari 1 berbanding 10&lt;sup&gt;50&lt;/sup&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="hyg"&gt; dianggap sebagai          sesuatu yang hampir mustahil. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="1" cellspacing="0" width="356"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bgcolor="#ffffff" height="313" width="350"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/029.jpg" height="197" width="350" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SINTESIS PROTEIN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;              &lt;span class="boxtext"&gt;Terdapat aktifitas yang berlangsung terus-menerus dalam sel-sel                tubuh kita: protein yang terkan-dung dalam makanan yang kita makan                dihan-curkan, dan kemudian pecahan-pecahannya (asam amino) disusun                kembali menjadi protein baru berdasarkan kode pada DNA. Begitulah,                protein baru yang dibutuhkan oleh tubuh kita telah terbentuk. Proses                ini, yang disebut sintesis protein, sebenarnya jauh lebih rumit                daripada gambar yang diseder-hanakan ini. Tidak ada satu laboratorium                pun yang memiliki kemampuan setaraf sel dalam hal pembuatan protein.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt; &lt;/p&gt;       &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Singkatnya, sebuah protein tunggal pun tak dapat terbentuk          secara kebetulan. Kaum Evolusionis juga mengakui fakta ini dari waktu          ke waktu. Sebagai contoh, Harold Blum, seorang ilmuwan evolusionis terkenal,          menyatakan: "Pembentukan mandiri secara tiba-tiba sebuah rantai polipeptida          dari protein terkecil yang pernah diketahui tampak jauh di luar jangkauan          semua probabilitas"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="hyg"&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa arti dari semua ini? Perry Reeves, seorang professor kimia,          memberikan jawabannya:&lt;/p&gt;       &lt;p style="text-align: justify;" class="hygint"&gt;Ketika seseorang meneliti betapa sangat banyaknya struktur          yang mungkin terbentuk akibat kombinasi acak sederhana dari asam amino          yang terdapat dalam sebuah kolam purba yang sedang menguap, maka adalah          mustahil untuk mempercayai bahwa kehidupan dapat terbentuk dengan cara          ini. Yang lebih masuk akal adalah Pencipta Maha Agung dengan sebuah rancangan          induk diperlukan untuk melakukan tugas ini. &lt;a name="7a"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;             &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/030.jpg" h="" space="5" align="right" border="0" height="175" vspace="8" width="200" /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MAMPUKAH                MONYET MENULIS SEBUAH BUKU? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span class="hyg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a name="8a"&gt;&lt;/a&gt;Sitokrom-C adalah salah satu protein terpenting                  yang memungkinkan respirasi oksigen terjadi. Protein ini diperlukan                  dalam kehidupan. Tidak mungkin protein yang memiliki rancangan                  sangat kompleks ini terbentuk secara kebetulan. Salah satu pendukung                  evolusi terkemuka di Turki, Prof. Ali Demirsoy, menyatakan dalam                  bukunya "Inheritance and Evolution" bahwa kemungkinan pembentukan                  sitokrom-C secara kebetulan adalah "sebagaimana kemungkinan seekor                  monyet menulis sejarah kemanusiaan dengan mesin ketik tanpa membuat                  kesalahan sedikit pun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;" class="chapter" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="hyg" height="246" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="hyg" valign="top" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-2919933275685482482?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/2919933275685482482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=2919933275685482482' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2919933275685482482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/2919933275685482482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/07/rancangan-pada-protein.html' title='RANCANGAN PADA PROTEIN'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-4870948071871804791</id><published>2008-07-06T01:16:00.000-07:00</published><updated>2008-07-06T01:17:54.727-07:00</updated><title type='text'>ASAL USUL KEHIDUPAN</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Pastr.jpg" align="right" height="120" hspace="12" vspace="8" width="73" /&gt;Evolusionis                menyatakan bahwa makhluk hidup membentuk diri mereka sendiri secara mandiri                dari benda mati. Namun, ini adalah dongeng takhayul abad pertengahan yang                bertentangan dengan hukum dasar biologi. &lt;/strong&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;B agi kebanyakan orang, pertanyaan "apakah manusia berasal                dari kera atau tidak" muncul dalam benak mereka ketika teori Darwin disebutkan.                Tapi sebelum membahas masalah ini, sebenarnya masih terdapat beragam pertanyaan                yang harus dijawab oleh teori evolusi. Pertanyaan pertama adalah bagaimana                makhluk hidup pertama muncul di bumi.&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Evolusionis menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan bahwa                makhluk hidup pertama adalah sel tunggal yang terbentuk dengan sendirinya                dari benda mati secara kebetulan. Menurut teori ini, pada saat bumi masih                terdiri atas bebatuan, tanah, gas dan unsur lainnya, suatu organisme hidup                terbentuk secara kebetulan akibat pengaruh angin, hujan dan halilintar.                Tetapi, pernyataan evolusi ini bertentangan dengan salah satu prinsip                paling mendasar biologi: Kehidupan hanya berasal dari kehidupan sebelumnya,                yang berarti benda mati tidak dapat memunculkan kehidupan.&lt;br /&gt;            &lt;/p&gt;             &lt;table align="center" border="0" bordercolor="#000000" cellpadding="2" cellspacing="0" width="311"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr bordercolor="808080" bgcolor="#f0f0f0"&gt;                  &lt;td bgcolor="#ffffff" height="139" width="308"&gt; &lt;div class="resimalti" align="left"&gt;                      &lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/020.jpg" align="left" height="126" width="120" /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;                 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SEL YANG MEMBELAH DIRI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                     &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Hukum paling mendasar dari kehidupan adalah "kehidupan                        hanya berasal dari kehidupan". Suatu makhluk hidup hanya dapat                        muncul dari kehidupan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt; &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Kepercayaan bahwa benda mati dapat memunculkan kehidupan                sebenarnya sudah ada dalam bentuk kepercayaan takhayul sejak abad pertengahan.                Menurut teori ini, yang disebut &lt;em&gt;"spontaneous generation"&lt;/em&gt;, tikus                diyakini dapat muncul secara alami dari gandum, atau larva lalat muncul                "tiba-tiba dengan sendirinya secara kebetulan" dari daging. Saat Darwin                mengemukakan teorinya, keyakinan bahwa mikroba dengan kemauan sendiri                membentuk dirinya sendiri dari benda mati juga sangatlah umum. &lt;/p&gt;            &lt;br /&gt;            &lt;table align="center" border="0" bordercolor="#000000" cellpadding="2" cellspacing="0" width="90%"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr bordercolor="808080" bgcolor="#f0f0f0"&gt;                  &lt;td bgcolor="#000000" height="125"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Hekkel_c1.jpg" height="120" width="94" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;td bg height="125" style="color:#ffffff;"&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                    &lt;br /&gt;"LUMPUR YANG BERUBAH MENJADI MAKHLUK HIDUP"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="boxtext"&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;                    Nama ilmiah dari gambar di samping ini adalah "Bathybius Haeckelii",                      yang berarti "Lumpur Haeckel". Ernst Haeckel, seorang pendukung                      gigih teori evolusi, mencoba mengamati lumpur yang berhasil dikeruk                      dengan cawan dan menganggapnya sangat menyerupai sejumlah sel yang                      dilihatnya di bawah mikroskop. Berdasarkan pengamatan ini, ia menyatakan                      bahwa lumpur ini adalah materi tak hidup yang berubah menjadi organisme                      hidup. Haeckel dan rekannya, Darwin, meyakini kehidupan memiliki                      struktur sederhana sehingga dapat terbentuk dari benda mati. Akan                      tetapi, ilmu pengetahuan abad ke-20 menunjukkan bahwa kehidupan                      tidak pernah dapat muncul dari sesuatu yang tak hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;td bgcolor="#000000" height="125"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Bathybus1.jpg" height="120" width="120" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;               Penemuan biologiwan Prancis, Louis Pasteur, mengakhiri kepercayaan ini.                Sebagaimana perkataannya: "Pernyataan bahwa benda mati dapat memunculkan                kehidupan telah terkubur dalam sejarah untuk selamanya".&lt;a name="2a"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/menyibak002.htm#2"&gt;2&lt;/a&gt;                Setelah Pasteur, para evolusionis masih berkeyakinan bahwa sel hidup pertama                terbentuk secara kebetulan. Namun, semua percobaan dan penelitian yang                dilakukan sepanjang abad ke-20 telah berakhir dengan kegagalan. Pembentukan                "secara kebetulan" sebuah sel hidup tidaklah mungkin terjadi, bahkan untuk                membuatnya melalui proses yang disengaja di laboratorium tercanggih di                dunia pun ternyata tidak mungkin.&lt;/p&gt;            &lt;br /&gt;            &lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="95%"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                  &lt;td bgcolor="#000000" height="145" width="17%"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/11.jpg" height="80" width="95" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;td bgcolor="#000000" height="145" width="18%"&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/22.jpg" height="80" width="105" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;td bgcolor="#000000" height="145" width="18%"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/33.jpg" border="0" height="80" width="105" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;td class="resimalti" height="145" width="47%"&gt; &lt;div align="center"&gt;                     &lt;p class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;SPONTANEOUS GENERATION&lt;/em&gt;: TAKHAYUL ABAD PERTENGAHAN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p class="boxtext"&gt;Di antara kepercayaan takhayul yang diyakini                        masyarakat abad pertengahan adalah benda mati dapat memunculkan                        kehidupan dengan sendirinya secara tiba-tiba. Saat itu diyakini,                        misalnya, katak dan ikan terbentuk dengan sendirinya dari lumpur                        di dasar sungai. Di kemudian hari terungkap, hipotesis yang dikenal                        sebagai "spontaneous generation (kemunculan tiba-tiba)" ini adalah                        kebohongan belaka. Akan tetapi, di kemudian hari dengan skenario                        yang sedikit berbeda, kepercayaan ini dihidupkan kembali dengan                        nama "teori evolusi".&lt;/p&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt; &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Oleh karenanya, pertanyaan tentang bagaimana makhluk hidup                pertama muncul telah menempatkan teori evolusi dalam kesulitan sejak awal.                Salah satu tokoh utama pendukung teori evolusi tingkat molekuler, Prof.                Jeffrey Bada, membuat pengakuan berikut ini: &lt;a name="3a"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hygint"&gt;Saat ini, ketika kita meninggalkan abad keduapuluh, kita                masih dihadapkan pada masalah terbesar yang belum terpecahkan pada saat                kita memasuki abad keduapuluh: Bagaimana kehidupan muncul pertama kali                di bumi?&lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/menyibak002.htm#3"&gt;3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;            &lt;/p&gt;             &lt;table align="center" bgcolor="#e3e8d7" border="0" cellpadding="2" cellspacing="4" width="498"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                  &lt;td height="216" width="488"&gt; &lt;div class="resimalti" align="left"&gt;                      &lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Oparin.jpg" align="left" height="100" hspace="4" width="88" /&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="baslik3"&gt;MITOS                      "EVOLUSI KIMIAWI" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="hyg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Evolusionis terkenal, Alexander Oparin,                        muncul dengan gagasan "evolusi kimiawi" di awal abad ke-20. Gagasan                        ini menyatakan bahwa sel hidup pertama muncul secara kebetulan                        melalui sejumlah reaksi kimia yang terjadi pada kondisi bumi purba.                        Akan tetapi, tak satu evolusionis pun, termasuk Oparin sendiri,                        yang mampu memberikan satu pun bukti yang mendukung gagasan "evolusi                        kimia". Sebaliknya, setiap penemuan baru di abad ke-20 menunjukkan                        kehidup-an terlalu kompleks untuk dapat terbentuk secara kebetulan.                        Evolusionis terkenal Leslie Orgel membuat pengakuan berikut ini:                        "(Dengan mempelajari struktur DNA, RNA, dan protein) seseorang                        mestinya berkesimpulan: ternyata kehidupan tidak akan pernah dapat                        terbentuk melalui reaksi-reaksi kimiawi."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="boxtext"&gt;&lt;a name="4a"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/menyibak002.htm#4" class="hyg"&gt;4&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;  &lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Selain menggugurkan teori evolusi, hukum "kehidupan muncul                dari kehidupan sebelumnya" juga menunjukkan bahwa makhluk hidup pertama                muncul di bumi dari kehidupan yang ada sebelumnya, dan ini berarti ia                diciptakan oleh Allah. Allah, Dia-lah satu-satunya Pencipta yang dapat                menghidupkan benda mati. Dalam Alquran disebutkan, &lt;span class="ayetler"&gt;"Dia                mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari                yang hidup." (QS. Ar-Ruum, 30:19)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-4870948071871804791?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/4870948071871804791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=4870948071871804791' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/4870948071871804791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/4870948071871804791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/07/asal-usul-kehidupan.html' title='ASAL USUL KEHIDUPAN'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-9078074969414666135</id><published>2008-07-06T01:12:00.000-07:00</published><updated>2008-07-06T01:15:15.389-07:00</updated><title type='text'>TEORI EVOLUSI :</title><content type='html'>&lt;table align="left" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="106"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr bordercolor="808080" bgcolor="#f0f0f0"&gt;                  &lt;td bgcolor="#ffffff" height="178"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Lamarck1.jpg" height="120" width="104" /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;span class="boxtext"&gt;Jean B. Lamarck:&lt;br /&gt;                    Ilmu pengetahuan meruntuhkan teorinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;strong&gt;Gagasan bahwa kehidupan adalah hasil peristiwa tak                disengaja dan tanpa tujuan adalah sebuah mitos abad ke-19. Dilihat dari                tingkat pemahaman ilmu pengetahuan yang masih terbelakang di masa itu,                para evolusionis beranggapan bahwa kehidupan sangatlah "sederhana".&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Terdapat lebih dari satu juta spesies makhluk hidup yang                menghuni bumi. Bagaimana beragam spesies dengan keseluruhan ciri yang                sama sekali berbeda dan rancangan sempurna ini muncul menjadi ada? Setiap                orang yang menggunakan akalnya akan memahami bahwa kehidupan adalah karya                penciptaan sempurna yang tiada tara.&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Tetapi, teori evolusi menolak kebenaran yang jelas ini. Menurutnya,                semua spesies di bumi berevolusi dari satu spesies ke spesies lain melalui                berbagai peristiwa yang terjadi secara acak.&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang pertama yang mempelajari masalah evolusi secara mendalam                - sebuah gagasan yang berasal dari bangsa Yunani Kuno - adalah biologiwan                Prancis, Jean Baptist Lamarck. Teori Lamarck, yang dikemukakan di awal                abad ke-19, menyebutkan bahwa "makhluk hidup mewariskan sifat-sifat yang                mereka peroleh selama hidup ke generasi berikutnya". Misalnya, dalam pandangan                Lamarck, jerapah telah berevolusi dari binatang sejenis kijang yang memanjangkan                leher terus-menerus saat berusaha mendapatkan makanan di dahan pohon yang                lebih tinggi. Namun, kemunculan ilmu genetika telah menguburkan teori                Lamarck sekali dan untuk selamanya.&lt;br /&gt;            &lt;/p&gt;             &lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="80%"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr bordercolor="808080" bgcolor="#f0f0f0"&gt;                  &lt;td height="126"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Zorlukla1.jpg" height="120" width="76" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;td bg height="126" style="color:#ffffff;"&gt;                      &lt;p class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;KESULITAN DARWIN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="text-align: justify;" class="boxtext"&gt;Charles Darwin, seorang naturalis amatir, mengemukakan                        teori dalam bukunya: "The origin of species" yang terbit pada                        tahun 1859. Ia mengakui banyak permasalahan yang tak dapat ia                        jelaskan dalam bab "Difficulties On Theory". Ia berharap beragam                        permasalahan ini akan terpecahkan di masa mendatang. Namun, pada                        kenyataannya harapan ini tidak pernah terwujud.&lt;/p&gt;                  &lt;/td&gt;                 &lt;td height="126"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Darwinde1.jpg" height="120" width="100" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;  &lt;/p&gt;             &lt;p&gt;&lt;a name="1a"&gt;&lt;/a&gt;Orang penting kedua setelah Lamarck yang mempertahankan                teori ini adalah seorang naturalis amatir, Charles Darwin. Dalam bukunya                &lt;em&gt;The Origin of Species&lt;/em&gt;, yang terbit pada tahun 1859, ia menyatakan                semua spesies berasal dari satu nenek moyang yang sama melalui proses                yang terjadi secara kebetulan. Sebagai contoh, menurut Darwin, ikan paus                berevolusi dari beruang yang mencoba berburu di laut.&lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/menyibak001.htm#1"&gt;1&lt;/a&gt;               &lt;br /&gt;            &lt;/p&gt;             &lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="314"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                  &lt;td bgcolor="#ffffff" height="173" width="306"&gt; &lt;div align="left"&gt;                      &lt;p class="hyg"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/019c.jpg" align="left" height="167" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;                      &lt;span class="boxtext"&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;AKIBAT KETERBELAKANGAN ILMU PENGETAHUAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                       &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Saat Darwin mengemukakan teorinya, pengetahuan seluk-beluk makhluk                        hidup hingga bagiannya yang terkecil belum banyak diketahui. Dan                        dengan mikroskop sederhana waktu itu, struktur rumit dari kehidupan                        mustahil dapat dilihat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;  &lt;/p&gt;             &lt;table align="left" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="159"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr bordercolor="808080"&gt;                  &lt;td height="230"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Beagle1.jpg" height="100" width="158" /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;span class="boxtext"&gt;Darwin tidak melandaskan teorinya pada bukti                      nyata atau penemuan apa pun. Ia hanya melakukan sejumlah pengamatan                      dan menghasilkan sejumlah gagasan. Ia melakukan sebagian besar pengamatannya                      di atas kapal H.M.S. Beagle yang berlayar dari Inggris.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;table align="right" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="178"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                  &lt;td&gt;          &lt;div align="center"&gt;&lt;span class="resimalti"&gt;&lt;b&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_books/images_menyibak/Adamlar.jpg" height="100" width="176" /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;PERMASALAHAN TENTANG CATATAN FOSIL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;span class="boxtext"&gt;Ketika Darwin mengemukakan teorinya, para ahli paleontologi adalah                      yang paling menentangnya. Mereka mengetahui bahwa "bentuk-bentuk                      peralihan" yang diduga pernah ada oleh Darwin, kenyataannya tidak                      pernah ditemukan. Darwin berharap permasalahan ini akan dapat teratasi                      dengan penemuan-penemuan fosil baru. Akan tetapi, ilmu paleontologi                      malah semakin menggugurkan teori Darwin hari demi hari.&lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Darwin sangat ragu ketika mengemukakan pernyataannya. Ia                tidak begitu yakin dengan teorinya, dan mengakui banyak permasalahan yang                tidak mampu dijelaskannya dalam bab berjudul &lt;em&gt;"Difficulties on Theory"&lt;/em&gt;.                Darwin berharap kesulitan-kesulitan ini akan teratasi di kemudian hari                seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan membuat sejumlah perkiraan.                Tetapi ilmu pengetahuan abad ke-20 menggugurkan pernyataan Darwin satu                demi satu. Persamaan antara teori Lamarck dan Darwin adalah keduanya berlandaskan                pada pemahaman ilmu pengetahuan yang masih terbelakang. Ketiadaan berbagai                cabang ilmu seperti biokimia dan mikrobiologi di masa itu menyebabkan                para evolusionis berpikir bahwa makhluk hidup memiliki rancangan sederhana                sehingga dapat terbentuk dengan sendirinya secara kebetulan. Ketidaktahuan                terhadap hukum genetika memunculkan anggapan bahwa beragam makhluk hidup                dapat dengan mudah berevolusi menjadi spesies baru.&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;Kemajuan ilmu pengetahuan telah meruntuhkan semua mitos                ini dan mengungkap bahwa makhluk hidup adalah karya penciptaan yang paling                unggul. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-9078074969414666135?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/9078074969414666135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=9078074969414666135' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/9078074969414666135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/9078074969414666135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/07/teori-evolusi.html' title='TEORI EVOLUSI :'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-6348528229494367227</id><published>2008-06-15T00:18:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T01:01:04.748-07:00</updated><title type='text'>Penulis Karya-Karya Harun Yahya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/MANSDA%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="baslik"&gt;Tentang Penulis             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="hyg"&gt;&lt;span class="basharf"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="basharf"&gt;&lt;a href="http://www.harunyahya.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://www.evolutiondeceit.com/indonesian/images/Adnan_Oktar_1.jpg" align="left" border="0" height="190" hspace="5" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;Adnan                Oktar adalah ilmuwan Turki terkemuka yang lahir di Ankara tahun                1956. Sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi akhlaq dan aktif                berdakwah pada masyarakat, Adnan Oktar memulai perjuangan intelektualnya                pada tahun 1979, yakni sewaktu masih berkuliah di Akademi Seni Rupa,                Universitas Mimar Sinan. Selama masa kuliah, pengkajiannya yang                mendalam tentang berbagai filsafat dan ideologi materialistis yang                sangat berpengaruh waktu itu menjadikan Adnan Oktar lebih paham                dibanding para pendukung filsafat dan ideologi itu sendiri.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;              Berdasarkan kumpulan hasil penelitian dan studinya ini, ia                menulis beragam buku mengenai bahaya Darwinisme dan teori evolusi.                Ini adalah doktrin yang membahayakan nilai-nilai akhlaq. Karya-karyanya                telah meruntuhkan teori ini di hadapan ilmu pengetahuan. Sebagaimana                pernyataan majalah New Scientist edisi 22 April 2000, Adnan Oktar                menjadi "pahlawan dunia" yang membongkar kepalsuan teori                evolusi dan fakta penciptaan.              &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  Di samping itu, Adnan Oktar juga telah menulis lebih                dari seratus buku mengenai akhlaq dalam Alqur'an dan masalah-masalah                pokok dalam agama.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Nama pena Harun Yahya terdiri dari "Harun" dan "Yahya"                sebagai penghormatan atas dua Nabi yang berjuang melawan kekufuran.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  Karya-karyanya meliputi 'Tangan Rahasia' di Bosnia,                Di Balik Terorisme, Kartu Kurdi Israel, Sebuah Strategi Nasional                bagi Turki, Solusi: Moral Alqur'an, Permusuhan Darwin Terhadap Bangsa                Turki, Bencana Kemanusiaan Akibat Darwinisme, Keruntuhan Evolusi,                Bangsa-Bangsa Yang Dimusnahkan, Nabi Musa, Jaman Keemasan, Seni                Allah dalam Warna, Kemegahan di Setiap Sudut Alam Semesta, Hakikat                Kehidupan Dunia, Pengakuan Para Evolusionis, Kekeliruan Evolusionis,                Sihir Darwinisme, Agama Darwinisme, Alqur'an Memberi Jalan bagi                Ilmu Pengetahuan, Asal Usul Kehidupan Yang Sesungguhnya, Penciptaan                Alam Semesta, Keajaiban Alqur'an, Rancangan pada Alam, Pengorbanan                Diri dan Perilaku Cerdas pada Binatang, Kekekalan Telah Berlangsung,                Anakku Darwin Telah Berbohong!, Kematian Darwinisme, Berpikir Mendalam,                Ketiadaan Dimensi Waktu dan Hakikat Takdir, Jangan Pernah Merasa                Tidak Tahu, Rahasia DNA, Keajaiban Atom, Keajaiban Dalam Sel, Keajaiban                Sistem Kekebalan, Keajaiban Pada Mata, Keajaiban Penciptaan pada                Tumbuhan, Keajaiban Pada Laba-Laba, Keajaiban Pada Semut, Keajaiban                Pada Nyamuk, Keajaiban Pada Lebah Madu, Keajaiban Biji, Keajaiban                Pada Rayap.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;   Karya-karya penulis dalam bentuk buku saku: Misteri                Atom, Keruntuhan Teori Evolusi: Fakta Penciptaan, Keruntuhan Materialisme,                Kematian Materialisme, Kekeliruan Para Evolusionis 1, Kekeliruan                Para Evolusionis 2, Keruntuhan Mikrobiologis Teori Evolusi, Fakta                Penciptaan, Keruntuhan Teori Evolusi dalam 20 Pertanyaan, Kebohongan                Terbesar dalam Sejarah Biologi: Darwinisme.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  Karya-karya Penulis tentang topik-topik yang berhubungan                dengan Alqur'an: Pernahkah Anda Berpikir Tentang Kebenaran?, Mengabdi                Hanya Kepada Allah, Meninggalkan Masyarakat Jahiliyyah, Surga, Teori                Evolusi, Nilai Akhlaq dalam Alqur'an, Ilmu Alqur'an, Rahasia Orang                Munafiq, Nama-Nama Allah, Berdakwah dan Berdebat dalam Alqur'an,                Ajaran Pokok dalam Alqur'an, Jawaban Alqur'an, Kematian Kebangkitan                dan Neraka, Perjuangan Para Rasul, Setan: Musuh Nyata Manusia, Syirik,                Agama Masyarakat Jahiliyyah, Kesombongan Setan, Doa dalam Alqur'an,                Pentingnya Fitrah menurut Alqur'an, Hari Kebangkitan, Jangan Pernah                Lupa, Penilaian Alqur'an yang Terabaikan, Karakter Manusia dalam                Masyarakat Jahiliyyah, Pentingnya Sabar dalam Alqur'an, Informasi                Umum dari Alqur'an, Memahami Iman dengan Mudah 1-2-3, Pemikiran                Dangkal Kekufuran, Keimanan Yang Sempurna, Sebelum Anda Menyesal,                Para Rasul Kita Berkata, Keutamaan Orang Mukmin, Takut Kepada Allah,                Mimpi Buruk Kekufuran, Nabi Isa Akan Datang, Keindahan Yang Dihadirkan                Alqur'an Untuk Kehidupan, Kumpulan Keindahan Ciptaan Allah 1-2-3-4,                Perbuatan Dosa "Pelecehan", Rahasia Ujian dalam Kehidupan,                Hikmah Sejati Menurut Alqur'an, Perjuangan Agama Kaum Tak Beragama,                Tarbiyyah Nabi Yusuf, Bersatu Dalam Kebaikan, Fitnah Terhadap Kaum                Muslimin Sepanjang Sejarah, Pentingnya Mengikuti Ajaran yang Baik,                Mengapa Anda Menipu Diri Anda Sendiri?, Islam: Agama Kemudahan,                Kesabaran dan Ketabahan dalam Alqur'an, Melihat Kebaikan pada Segala                Sesuatu, Bagaimana Orang Jahil Menafsirkan Alqur'an?, Sejumlah Rahasia                Alqur'an, Keberanian Orang Beriman.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.evolutiondeceit.com/indonesian/images/MrOktar2.jpg" align="right" height="196" hspace="5" width="149" /&gt;  Karyanya                Keruntuhan Evolusi, Bangsa-Bangsa Yang Dimusnahkan, Bagi Kaum Yang                Berakal, Hakikat Kehidupan Dunia, Berpikir Mendalam, Jangan Pernah                Merasa Tidak Tahu, Keajaiban Pada Semut, Seni Allah dalam Warna,                Penciptaan Alam Semesta, Allah Dapat Diketahui Melalui Akal, Nilai                Akhlaq dalam Alqur'an, Pernahkah Anda Memikirkan Kebenaran?, Pemikiran                Dangkal Kekufuran, Pentingnya Fitrah Dalam Alqur'an, Keajaiban Dalam                DNA telah diterjemahkan ke bahasa Inggris, Keajaiban Pada Semut                dan Allah Dapat Diketahui Melalui Akal telah diterjemahkan ke bahasa                Urdu, Kematian Kebangkitan Neraka telah diterjemahkan ke bahasa                Polandia, Bangsa-Bangsa Yang Dimusnahkan telah diterjemahkan ke                bahasa Portugis, dan diterbitkan oleh berbagai penerbit di luar                negeri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Banyak karya Harun Yahya yang kini sedang diterjemahkan ke                bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Rusia, Spanyol, Arab,                Portugis, Albania, Serbo-Kroasia (Bosnia), Polandia, Urdu, Indonesia,                Melayu dan Malayalam. Sasaran yang hendak dicapai adalah penterjemahan                semua buku ke bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lain dalam tahun                2001, dan menyebarkannya ke seluruh dunia agar bermanfaat bagi masyarakat                luas.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  Titik kesamaan dalam semua karya penulis adalah bahwa                semua tema yang diulas dalam karyanya sesuai dengan Alqur'an, dan                didukung oleh pemahaman yang baik tentang Alqur'an. Bahkan tema-tema                yang disampaikan melalui bahasan ilmiah yang seringkali dianggap                rumit dan membingungkan disampaikan dengan sangat jelas dan gamblang                dalam buku-buku Harun Yahya. Inilah yang menyebabkan buku-bukunya                menarik bagi semua orang dari segala umur dan berbagai lapisan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  Buku-buku Harun Yahya yang mengulas masalah keimanan                mengungkapkan keberadaan dan keesaan Allah, dan ditulis dengan tujuan                utama memperkenalkan Islam kepada mereka yang jauh dari agama, dan                mempertautkan hati mereka kepada kebenaran. Bagi kaum Muslimin,                buku-buku ini adalah sebagai nasihat sekaligus pengingat. Penulis                telah menerbitkan karya-karya tentang berbagai masalah pokok dalam                Alqur'an yang bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan dan mendorong                ibadah tafakkur kaum Muslimin.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  Tiap-tiap buku karya penulis yang mengulas bahasan                ilmiah mengungkapkan kebesaran, kehebatan dan keagungan Allah secara                rinci berdasarkan penelitian dan bukti yang tersusun secara sistematis,                disertai dengan perenungan yang mendalam. Buku-buku ini memperlihatkan,                bagi kalangan di luar Islam, tanda-tanda keberadaan Allah dan kesempurnaan                ciptaan-Nya secara sangat jelas. Di samping itu, buku-buku ini meningkatkan                keimanan dan ketaatan orang-orang yang beriman, dan dapat menjadi                sarana yang tepat untuk mendakwahkan Islam kepada orang lain (yang                tidak menjalankan agama secara penuh). Sebagian di antara klasifikasi                buku ini terdapat "Buku-Buku Yang Menghancurkan Kebohongan                Evolusi"&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;   Tujuan utama buku-buku ini adalah untuk menghancurkan                filsafat materialistik dan ateistik yang telah dimunculkan sebagai                pengganti dan lawan agama, dan telah diindoktrinasikan secara paksa                ke seluruh dunia sejak tahun 1850-an. Pengaruh besar buku-buku ini                terhadap para pembacanya menunjukkan bahwa tingkat pencapaian tujuan                tersebut sangatlah berarti. Buku-buku ini, sebagaimana ungkapan                dalam Alqur'an: "Sebenarnya Kami melontarkan yang hak kepada                yang batil, lalu yang hak itu menghancurkannya" (QS. Al-Anbiyaa',                21:18), menghancurkan yang batil, yakni sistem pemikiran dan ideologi                dari sistem anti-agama; dan membantu menyempurnakan cahaya (agama)                Allah (QS. Ash-Shaff, 61:8). Dengan alasan tersebut, buku-buku ini                memainkan peran penting dalam peperangan melawan kekufuran.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  Makna simbolis dari stempel Rasulullah yang tercantum                pada sampul depan semua buku-buku karya penulis memiliki kaitan                erat dengan isi buku-buku tersebut. Stempel ini memiliki makna Alqur'an                adalah Kitab dan Kalam Allah yang terakhir, dan Nabi kita Muhammad                adalah khaatimul anbiyaa'. Dengan berpedoman pada atribut Alqur'an                dan Rasulullah ini, penulis, melalui semua karyanya, berupaya meruntuhkan                semua klaim para penentang Alqur'an dan melontarkan "Kalam                Allah Yang Terakhir" ini yang akan memadamkan semua kalimat                kekufuran. Stempel Rasulullah, sosok yang memiliki kemuliaan dan                hikmah yang agung, digunakan sebagai doa untuk melontarkan Kalam                Yang Terakhir ini.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk Melihat karya selengkapnya tentang teori Harun Yahya yang membuktikan bahwa evolusi yang diungkapkan Charles Darwin tidak terbukti, maka silahkan&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic;" href="http://www.evolutiondeceit.com/indonesian/keruntuhan.php"&gt;clik disini&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, Evolusi merupakan kebohongan besar. Selengkapnya &lt;a href="http://www.evolutiondeceit.com/indonesian/index.php"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:times new roman;" &gt;Clik here&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-6348528229494367227?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/6348528229494367227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=6348528229494367227' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/6348528229494367227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/6348528229494367227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/06/penulis-karya-karya-harun-yahya.html' title='Penulis Karya-Karya Harun Yahya'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-8065697129761602428</id><published>2008-03-29T20:44:00.001-07:00</published><updated>2008-03-29T20:55:48.560-07:00</updated><title type='text'>Unas 2008</title><content type='html'>Panduan Unas SMP/MTs, SMA/MA dan UASDA SD/MI tahun 2008&lt;br /&gt;Silahkan anda mendownload isi dokumen untuk pribadi atau murid anda untuk dijadikan acuan persiapan UNAS dan UASDA 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puspendik.com/ver2/isi.asp?section=04&amp;amp;subs=01&amp;amp;id=01"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;Download&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dokumen&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-8065697129761602428?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/8065697129761602428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=8065697129761602428' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/8065697129761602428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/8065697129761602428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/03/unas-2008.html' title='Unas 2008'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-271325481329113693.post-309836171489026561</id><published>2008-02-07T00:57:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T17:51:42.939-08:00</updated><title type='text'>Mempertimbangkan Teori Harun Yahya</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R6u36BsCEmI/AAAAAAAAAA4/PEDmh0FAFPA/s1600-h/1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164423605223821922" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R6u36BsCEmI/AAAAAAAAAA4/PEDmh0FAFPA/s200/1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Andya Primanda&lt;br /&gt;Penerjemah tulisan ilmiah, pemerhati sains&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini muncul serangan terhadap teori –evolusi yang bersumber dari tulisan-tulisan Adnan Oktar dkk. (Harun Yahya) dengan mengatasnamakan agama Islam. Tulisan ini berupaya menilai bobot teori Harun Yahya sebagai alternatif yang mereka ajukan untuk menggantikan evolusi, berdasarkan fakta-fakta alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun terakhir, dunia Islam berkenalan dengan karya-karya Harun Yahya (nama samaran bagi Adnan Oktar dkk.) dari Turki, yang berisi berbagai argumentasi ilmiah dan filosofis untuk menyerang evolusi. Dalam Keruntuhan Teori Evolusi dan berbagai karya lainnya, Harun Yahya (selanjutnya disingkat HY) menyajikan berbagai fakta ilmiah, pernyataan para ilmuwan, serta argumen filosofis untuk menunjukkan kelemahan-kelemahan teori evolusi neo-Darwinisme, yang selalu mereka kaitkan dengan materialisme, ateisme, kapitalisme, terorisme, dan segala sesuatu yang salah di dunia ini. Buku-buku HY yang dicetak mewah, dijual murah (serta didistribusikan gratis di Internet), penuh ilustrasi dan gambar menarik, serta berisi bahasa sederhana namun provokatif cepat menjadi terkenal dan digemari kaum Muslimin sedunia, dari London sampai Jakarta. Harun Yahya International juga memiliki website yang dikelola profesional serta menyediakan berbagai materi pendukung seperti filmfilm yang menyajikan keindahan alam berikut serangan terhadap evolusi dan segala efeknya. Berbagai organisasi dakwah menggunakan materi HY untuk membantu mereka dalam syiar Islam. Sebagian kaum intelektual Muslim menganggap HY sebagai contoh keberhasilan memadukan sains dan agama. Dengan penerimaan yang begitu luas dari kaum Muslimin sedunia, ide-ide anti-evolusi HY mulai bergerak menjadi bagian dari mainstream pemikiran Islam. Keberaniannya menyerang evolusi dikagumi berbagai pihak, yang haus akan pembebasan dari kungkungan intelektual sains Barat. Nama HY kini mulai sejajar dengan tokoh pemikir besar Muslim kontemporer, seperti Syaikh Yusuf Qardhawi atau Sayyid Hussein Nasr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Evolusi dan Teori Harun Yahya&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Evolusi melalui mutasi dan seleksi alam pada saat ini adalah teori sentral dalam biologi, yang memberikan kerangka penjelasan bagi berbagai fakta dalam catatan fosil, keragaman hayati, pewarisan sifat, adaptasi, penyebaran, dan anatomi makhluk hidup. Teori evolusi yang sekarang diterima para ilmuwan biologi pertama kali dirumuskan oleh Charles Darwin dalam bukunya On The Origin of Species (1859). Pada 1940-an para ilmuwan dari tiga cabang biologi yaitu genetika, paleontologi, dan taksonomi menyempurnakan teori Darwin dengan melakukan sintesis antara konsep-konsep dan fakta-fakta yang ditemukan di ketiga bidang tersebut, menghasilkan Neo-Darwinisme yang kini menjadi dasar penjelasan pada hampir semua idang dalam biologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HY telah mengajukan usul untuk menggantikan teori evolusi Darwin. Apabila HY benarbenar telah meruntuhkan teori evolusi, tentunya mereka punya suatu teori lain untuk menggantikan kedudukan evolusi sebagai kerangka penjelasan berbagai fakta dalam biologi. Penulis merasa teori HY berhak menerima pertimbangan serius dari kalangan ilmuwan biologi. Apabila teori yang diajukan mereka bisa menjelaskan berbagai penemuan dalam biologi dengan lebih baik daripada kerangka penjelasan evolusi yang sekarang berlaku, maka akan terjadi suatu revolusi ilmiah besar, suatu pergeseran paradigma, ketika ide-ide lama yang telah usang digantikan oleh seperangkat teori baru yang lebih konsisten dengan kenyataan di alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut disayangkan bahwa HY dalam Keruntuhan Teori Evolusi maupun karya-karya lainnya belum memberikan deskripsi sistematis atas teori yang mereka ajukan. Oleh karena itu penulis akan berupaya melakukan kajian sistematis atas teori HY, berdasarkan penafsiran penulis atas isi Keruntuhan Teori Evolusi. Berikut adalah dalil-dalil utama Teori Harun Yahya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jenis-jenis makhluk hidup tak bisa berubah. Tidak mungkin terjadi perubahan dari satu bentuk makhluk hidup ke bentuk lainnya, misalnya dari ikan menjadi amfibi dan reptil, reptil ke burung, atau mamalia darat ke paus.&lt;br /&gt;2. Tiap jenis makhluk hidup tidak bekerabat satu sama lain dan diturunkan dari leluhur yang sama. Masing-masing merupakan hasil dari suatu tindakan penciptaan tersendiri.&lt;br /&gt;3. Seleksi alam sebagaimana ditemukan Darwin adalah kaidah yang berlaku di alam, namun tidak pernah menghasilkan spesies baru.&lt;br /&gt;4. Tidak ada mutasi yang memberikan keuntungan berupa peningkatan kelestarian makhluk hidup. Selain itu, mutasi tak menambah kandungan informasi dalam materi genetis makhluk hidup.&lt;br /&gt;5. Catatan fosil tak menunjukkan adanya bentuk transisional, serta menunjukkan penciptaan tiap kelompok makhluk hidup secara terpisah.&lt;br /&gt;6. Abiogenesis (kemunculan makhluk hidup dari materi tak-hidup) tak mungkin terjadi.&lt;br /&gt;7. Kerumitan dan kesempurnaan yang ditemukan pada tubuh dan DNA makhluk hidup tak timbul karena kebetulan, namun merupakan bukti bahwa ada yang merancang kerumitan tersebut.&lt;br /&gt;8. Materi dan persepsi kita adalah ilusi; yang nyata adalah Allah, yang meliputi segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan suatu teori dalam sains diukur dari kemampuannya menjelaskan fakta-fakta yang ada. Apabila teori HY bisa menjelaskan fakta-fakta dalam biologi lebih baik daripada teori evolusi Darwin, maka tentunya para ilmuwan harus bersedia membuang teori Darwin dan mengakui kekuatan teori HY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita mulai mempertimbangkan teori HY, menarik juga untuk dicermati bahwa ada pula pihak-pihak lain yang mengajukan teori yang mirip dengan teori HY. Tentunya hal tersebut tak mengherankan, mengingat teori evolusi melalui seleksi alam pun ditemukan secara terpisah oleh dua orang, yakni Charles Darwin dan Alfred Russel Wallace. Philip Johnson, seorang profesor hukum di Universitas Berkeley dan penulis buku Darwin on trial, juga mengajukan kritik terhadap teori Darwin. Walaupun Johnson juga tidak menjelaskan terperinci mengenai teorinya, penulis menemukan banyak kesamaan dalam pandangan mereka (kecuali pada poin 8 ringkasan teori HY). Johnson dkk. menyebut teorinya sebagai ‘teori Desain Cerdas (Intelligent Design Theory)’. Seorang staf Harun Yahya, dalam komunikasi pribadi dengan penulis, juga menyatakan bahwa teori yang mereka ajukan adalah Desain Cerdas. Beberapa ilmuwan yang keberatan dengan teori Harun Yahya mengajukan argumen bahwa Harun Yahya tak memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai untuk mengajukan teori biologi (Adnan Oktar pernah kuliah di jurusan Seni Murni di Universitas Mimar Sinan). Penulis menganggap keberatan tersebut tidak kuat. Charles Darwin sendiri tidak memiliki pendidikan biologi formal, melainkan pendidikan kependetaan dan kedokteran (serta melakukan penelitian dan pengamatan selama bertahun-tahun) ketika mengajukan teori evolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori Harun Yahya dan fakta Teori Harun Yahya menggunakan desain sebagai pengganti evolusi untuk menjelaskan kerumitan struktur dan keragaman kehidupan. Bila teori mereka lebih baik daripada evolusi, maka penjelasan desain seharusnya bisa diterapkan pada tiap peristiwa pada sejarah kehidupan di Bumi. Tentunya tidak logis bila penjelasan desain hanya diterapkan pada beberapa kasus (misalnya kejadian manusia) namun pada kasus lain penjelasannya diserahkan pada evolusi. Asal-usul dari tiap jenis makhluk hidup harus bisa dijelaskan sebagai tindak penciptaan terpisah, apabila teori Harun Yahya benar.&lt;br /&gt;Mari kita menerima teori HY sebagai suatu penjelasan yang serius atas fakta-fakta yang ada di alam. Menurut HY, kerumitan yang ditemukan pada tubuh makhluk hidup harus merupakan hasil ciptaan Sang Pencipta. Jelas bahwa kerumitan tersebut bisa ditemukan di berbagai makhluk hidup. Salah satu contoh struktur rumit yang ditunjukkan adalah mata trilobita. Trilobita adalah artropoda (hewan beruas) yang menyerupai kepiting dan serangga, yang hidup di dasar laut pada 600-250 juta tahun yang lalu. Mata trilobita tersusun dari ribuan unit mata yang memiliki sistem lensa ganda yang rumit. Ahli geologi David Raup menyatakan bahwa mata trilobita memiliki desain optimal yang hanya bisa diciptakan oleh seorang perancang yang terlatih dan imajinatif. Tentunya masuk akal bila kita mengikuti usul Harun Yahya dan menganggap bahwa mata trilobita adalah bukti bahwa makhluk tersebut merupakan hasil suatu tindakan penciptaan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R7Fgn6Fcg_I/AAAAAAAAABo/BsYrJHE6Bg4/s1600-h/trilobita.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166016486293930994" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R7Fgn6Fcg_I/AAAAAAAAABo/BsYrJHE6Bg4/s200/trilobita.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(kiri : mata trilobita, kanan: ilustrasi tampak punggung) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Walaupun demikian, ada satu kesimpulan yang sukar ditolak yang berasal dari penyebaran fosil trilobita: mata sempurna yang merupakan hasil desain optimal tersebut tidak berhasil mencegah mereka dari kepunahan. Tak ada manusia yang pernah melihat trilobita hidup di lautan, karena semua trilobita telah punah pada 250 juta tahun yang lalu. Penyebab kepunahan mereka masih diperdebatkan para ahli. Ada yang mengatakan mereka punah karena terjadi zaman es; ada pula yang mengaitkannya dengan munculnya pesaing baru seperti ikan dan kerang. Apapun penyebabnya, jelaslah bahwa desain trilobita tak bisa dikatakan sempurna. Kerumitan struktur mereka tak berguna menghadapi tekanan lingkungan pada 250 juta tahun yang lalu dan mendorong makhluk-makhluk yang dikatakan memiliki desain sempurna tersebut menuju kepunahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trilobita bukan satu-satunya kelompok makhluk hidup yang telah punah. Dinosaurus, pterosaurus, kalajengking raksasa, mamut wol, macan gigi pedang, kesemuanya menurut teori HY adalah hasil tindakan penciptaan tersendiri yang memiliki struktur sempurna. Namun semuanya telah punah karena berbagai faktor: perubahan iklim, persaingan dengan hewan lain, bencana alam. Ada yang memperkirakan bahwa seluruh jenis makhluk hidup yang masih ada sekarang hanyalah 1% dari total jumlah jenis makhluk hidup yang pernah merasakan hidup di Bumi--dengan kata lain, 99% jenis makhluk hidup yang pernah ada di Bumi sekarang telah punah. Kini yang tersisa dari mereka adalah fosil-fosil yang tertanam dalam batuan. Sembilan puluh sembilan persen tindakan penciptaan terpisah berakhir dalam kepunahan. Tentunya segala fakta tersebut menunjukkan bahwa ‘desain’ makhluk hidup tidak sempurna. Penjelasan ‘desain sempurna’ bisa diterapkan pada beberapa fenomena di alam, seperti mata trilobita, struktur sel, peranti terbang pada burung, kerumitan DNA, dan sebagainya. Tentunya penjelasan tersebut bisa digunakan pada semua fenomena kerumitan struktur makhluk hidup, bukan? Mungkin saja. Di antara alat indera manusia, indera penciuman kurang berkembang. Dibanding hewan lain, seperti hiu, anjing, atau tikus, indera penciuman manusia kurang peka. Akan tetapi, perbandingan gengen yang membentuk organ penerima rangsang baubauan pada manusia dan tikus (Rouquier dkk. 2000; Liman &amp;amp; Innan 2003) menunjukkan bahwa gen-gen tersebut pada tikus berfungsi sempurna dan memberi kemampuan penciuman yang baik pada tikus, sedangkan pada manusia sebagian besar gen tersebut rusak, tidak berfungsi. Memang, bisa dikatakan bahwa manusia tidak didesain untuk memiliki penciuman yang tajam. Akan tetapi mengapa desain manusia harus juga menyertakan gen-gen rusak? Bukankah bila tubuh manusia didesain dengan sempurna, tidak perlu ada gen-gen rusak tersebut dalam DNA kita? Teori Harun Yahya juga harus bisa menjelaskan penyebaran geografis makhluk hidup di berbagai benua, atau biogeografi. Alfred Russel Wallace mencapai kesimpulan bahwa makhluk hidup berevolusi melalui seleksi alam berdasarkan penelitiannya atas penyebaran hewan di kepulauan Indonesia. Bagaimanakah teori Harun Yahya akan menjelaskan fakta biogeografi? Boleh jadi, penjelasannya adalah bahwa Sang Desainer menciptakan tiap makhluk hidup pada tempat yang sesuai dengannya. Masuk akal, bukan? Mungkin saja memang demikian. Akan tetapi bisa juga dipertanyakan mengapa Australia, misalnya, memiliki fauna khas yang didominasi mamalia berkantung--kanguru, koala, dan sebagainya. Benua tersebut memiliki iklim kering yang bisa ditemukan juga di tempat lain, seperti Afrika utara dan Amerika utara bagian barat, namun faunanya amat berbeda. Anehnya, Papua yang berdekatan dengan Australia namun beriklim tropis dan basah memiliki fauna yang mirip dengan Australia kasuari, kanguru, dan sebagainya. Iklim dan keadaan alam Papua tidak berbeda dengan misalnya Kalimantan atau Kamerun, namun di sana Sang Desainer menciptakan fauna yang mirip dengan fauna Australia. Entah kebetulan atau tidak, keputusan Sang Desainer bersesuaian dengan sejarah geografis Papua dan Australia, yang dahulu tergabung menjadi satu benua.&lt;br /&gt;Teori evolusi menjelaskan keberadaan dua fauna yang mirip tersebut sebagai hasil dari adaptasi dan seleksi alam dari mamalia purba yang berada di Australia dan Papua sebelum terpisah. Sedangkan klaim teori HY bahwa tiap makhluk hidup diciptakan di tempat yang sesuai tidak berlaku di sana. Tidak ada fakta yang lebih jelas membantah penjelasan teori HY terhadap biogeografi daripada introduksi berbagai hewan Asia, Afrika, dan Eropa ke Australia. Unta, yang menurut teori HY diciptakan khusus untuk gurun Afrika dan Asia tengah, ternyata sesuai dengan gurun Australia. Sejak didatangkan oleh para imigran Afghan ke Australia pada abad ke- 19, banyak unta yang menjadi liar kembali dan hidup bebas di gurun. Mengapa Sang Desainer tak menciptakan unta di Australia, bila unta memang cocok hidup di sana? Penulis kesulitan mencari penjelasan tentang ini dalam teori Harun Yahya. Biogeografi terus memaksa para ahli biologi untuk mengakui bahwa komposisi fauna suatu daerah selalu tergantung pada sejarah dan kesinambungan garis keturunan (continuity of descent).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun biogegrafi hanya satu dari banyak jalur bukti yang akhirnya mendorong perumusan teori evolusi. Kehidupan yang ada di Bumi tidak selalu seperti yang kita lihat sekarang. Kita bisa mengetahuibentuk kehidupan di masa lampau dengan melihat fosil-fosil yang mereka tinggalkan. Bagaimanakah teori Harun Yahya menjelaskan kehidupan di masa lampau? Sama seperti kehidupan masa kini, tiap jenis makhluk hidup masa lampau juga adalah hasil tindakan penciptaan khusus. Tidak ada hubungan antara mereka dengan makhluk hidup yang ada sekarang. Harun Yahya mengajukan burung sebagai contoh desain yang sempurna. Penulis sepakat dengannya. Seluruh tubuh burung menunjukkan adaptasi yang baik untuk kehidupan menjelajahi udara--dua sayap, tulang-tulang yang ringan, bulu berstruktur rumit dan efektif, mata besar dan awas, dan lain-lain. Menurut teori HY, burung pastilah muncul tiba-tiba dalam sejarah alam tanpa ada pendahulu di masa lalu, sebagai akibat dari suatu tindakan penciptaan khusus. Benarkah demikian? Mari kita lupakan sejenak penjelasan evolusi yang menyatakan bahwa makhluk hidup masa lalu adalah leluhur makhluk hidup masa kini. Selanjutnya mari kita melihat seperti apa bentuk burung di masa lalu. Gambar 3a.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R7FhZ6FchAI/AAAAAAAAABw/k8VxTY0Sv7g/s1600-h/3ab.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166017345287390210" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 349px; CURSOR: hand; HEIGHT: 183px" height="183" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R7FhZ6FchAI/AAAAAAAAABw/k8VxTY0Sv7g/s200/3ab.bmp" width="236" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R7FiYqFchBI/AAAAAAAAAB4/R-Ip9fWVvBg/s1600-h/3c.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166018423324181522" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R7FiYqFchBI/AAAAAAAAAB4/R-Ip9fWVvBg/s200/3c.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rekonstruksi kerangka Protoavis texensis, burung purba dari Zaman Trias, 225 juta tahun yang lalu. Fosil (2 spesimen) ditemukan di Texas. Ilustrasi berdasarkan Chatterjee (1991). Gambar 3b. Rekonstruksi kerangka Archaeopteryx, burung purba dari Zaman Jura, 150 juta tahun yang lalu. Fosil (8 spesimen) ditemukan di Jerman. Ilustrasi berdasarkan Colbert &amp;amp; Morales (1991) dan Feduccia (1996). Gambar 3c. Rekonstruksi kerangka Microraptor gui, burung dari Zaman Kapur Awal, ±130 juta tahun yang lalu. Fosil (2 spesimen) ditemukan di Cina utara. Ilustrasi berdasarkan Xu dkk. (2003). Gambar 3d. Rekonstruksi kerangka Ichthyornis dispar, burung purba dari Zaman Kapur Akhir, ±70 juta tahun yang lalu. Fosil ditemukan di Texas. Ilustrasi berdasarkan Marsh (1880). Gambar 3e. Rekonstruksi kerangka burung modern, merpati (Columba livia). Gambar 3a,b,c,d menunjukkan bentuk burung dari zaman ke zaman. Burung telah ada di Bumi sejak 225 juta tahun yang lalu (Protoavis). Bagaimanakah teori Harun Yahya menjelaskan urutan fosil tersebut? Dalam Evolution deceit penulis menemukan penjelasan bahwa urutan fosil bukanlah bukti perubahan dalam satu garis keturunan sebagaimana dikemukakan para evolusionis, melainkan hanyalah urutan tindakan penciptaan. Penulis berasumsi bahwa tiap ‘tindakan penciptaan’ tersebut adalah suatu tindakan penciptaan terpisah, di mana hasilnya adalah satu makhluk hidup yang sempurna, utuh, dan tidak berhubungan dengan makhluk hidup yang ada sebelum maupun sesudahnya.&lt;br /&gt;Suka atau tidak, konsekuensi dari penjelasan teori Harun Yahya adalah sebagai berikut: Sejak 3 milyar tahun keberadan kehidupan di Bumi, Sang Desainer baru berniat menciptakan burung untuk mengisi angkasa sekitar 200 juta tahun yang lalu. Burung pertama yang diciptakan, Protoavis dan Archaeopteryx, tidak mirip dengan burung yang ada sekarang, melainkan memiliki ciri-ciri reptil: memiliki gigi, sayap bercakar, dan tulang ekor yang panjang. Seratus juta tahun kemudian Sang Desainer menciptakan Ichthyornis yang sayapnya sudah tak bercakar dan tulang ekornya sudah memendek, seperti burung modern, namun paruhnya masih berisi gigi. Terakhir, tercipta burung modern yang kita lihat sekarang. Sang Desainer tidak langsung menciptakan burung modern, melainkan menciptakan dulu serangkaian burung purba yang awalnya mirip reptil, yang makin lama makin mirip burung modern, sampai akhirnya muncullah burung modern yang ada sekarang. Lupakan dulu penjelasan evolusionis yang menyatakan bahwa semua fosil tersebut terletak dalam satu garis keturunan. Menurut teori HY, tiap bentuk burung tersebut bukan merupakan bagian dari satu garis keturunan, melainkan hasil dari tindakan penciptaan terpisah. Bisa kita tanyakan, mengapa demikian? Apakah Sang Desainer perlu melakukan percobaan dulu sebelum menciptakan burung yang sempurna? Mengapa desain awal untuk burung memiliki ciri-ciri reptil seperti gigi, cakar, dan ekor panjang? Bukankah seorang desainer bisa merancang suatu makhluk hidup ciptaan, misalnya burung, tanpa perlu meniru desain makhluk hidup lain? Urutan perubahan bentuk yang ditemukan dalam catatan fosil tidak hanya pada burung. Para ahli paleontologi telah menemukan banyak urutan perubahan bentuk lainnya: dari ikan ke hewan berkaki empat (tetrapoda), reptil ke mamalia, garis keturunan kuda, garis keturunan gajah, mamalia darat ke paus, kera purba ke manusia. Dalam teori Harun Yahya, penjelasan yang ditawarkan adalah bahwa urutan tersebut adalah ‘urutan penciptaan’, yang memberi kesan bahwa Sang Desainer, yang mereka yakini menciptakan tiap bentuk tersebut secara terpisah, tidak mampu menciptakan makhluk hidup yang seperti kita lihat sekarang tanpa menciptakan bentuk-bentuk yang seolah-olah menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan di masa lalu. Atau, apakah Sang Desainer itu sengaja menciptakan urutan bentuk (yang tidak berhubungan secara keturunan) untuk meniru evolusi? Bila memang demikian, maka para ahli biologi memang telah tertipu oleh Sang Desainer, menyangka bahwa telah terjadi evolusi padahal yang sebenarnya terjadi adalah penciptaan terpisah. Mengapa Sang Desainer ingin menipu manusia?&lt;br /&gt;Dalam menyerang teori evolusi Darwin, Harun Yahya menyatakan bahwa mutasi dan seleksi alam tidak mungkin menghasilkan spesies baru. Tidak ada mutasi menguntungkan, menurut mereka; semua mutasi hanya menghasilkan cacat pada makhluk hidup yang mengalaminya. Bagaimana menilai klaim ini? Mudah saja ditunjukkan bahwa ada mutasi yang bisa meningkatkan kelestarian (mutasi ‘menguntungkan’), seperti timbulnya kekebalan pada bakteri, kemampuan mencerna laktosa pada sebagian manusia, dan lain-lain. Namun penulis lebih tertarik membahas konsekuensi dari klaim tersebut bila memang benar, seperti yang diyakini para pendukung teori Harun Yahya. Mutasi adalah sesuatu yang selalu terjadi dalam proses perkembangbiakan makhluk hidup. Setiap makhluk hidup adalah mutan, karena memiliki DNA yang berbeda dengan induknya. Bila tidak ada mutasi menguntungkan, maka makhluk hidup tidak bisa berbuat apa-apa apabila menghadapi perubahan lingkungan. Tidak akan ada adaptasi yang timbul, karena tiap mutasi hanya menghasilkan cacat. Digabungkan dengan penjelasan teori HY bahwa tiap jenis makhluk hidup adalah hasil dari tindakan penciptaan terpisah, maka konsekuensinya adalah bahwa setiap hasil ciptaan tersebut tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menunggu punah, entah karena kalah bersaing ataupun karena pengumpulan efek buruk mutasi. Entah apa niat Sang Desainer yang dibayangkan Harun Yahya berbuat demikian.&lt;br /&gt;Poin terakhir dari teori Harun Yahya yang bisa ditanggapi adalah pernyataan bahwa segala sesuatu adalah ilusi. Penulis berpendapat bahwa apabila segala sesuatu adalah ilusi, maka tidak ada gunanya kita berargumen menggunakan fakta-fakta yang ada di alam karena segalanya tidak nyata. Semua pernyataan, baik oleh evolusionis maupun Harun Yahya, didasarkan pada fakta-fakta yang sebenarnya hanya ilusi. Manusia hidup dalam dunia tak nyata yang ada dalam pikirannya sendiri, seperti dalam film The Matrix. Dan menurut teori Harun Yahya, pencipta dari segala ilusi tersebut adalah Tuhan, Sang Desainer. Tuhan menciptakan dunia ilusi di mana kita merasa hidup dan beraktivitas sehari-hari di dalamnya, dan apabila kita mati, kita dipindahkan dari dunia ilusi tersebut ke akhirat yang juga ilusi. Segalanya tidak nyata dan kita tak bisa lolos dari ilusi tersebut. Dan sekali lagi penulis bertanya, mengapa Sang Desainer perlu menipu kita. Sang Desainer menciptakan berbagai fakta yang seolah-olah menunjukkan bahwa telah terjadi evolusi, padahal sebenarnya tidak. Sang Desainer menciptakan dunia yang seolaholah nyata, padahal sebenarnya ilusi. Tuhan seperti apa yang dibayangkan oleh Harun Yahya? Kesimpulan Teori Harun Yahya sebagai suatu teori ilmiah bisa saja diajukan untuk menggantikan evolusi. Akan tetapi, sebagaimana telah ditunjukkan dalam tulisan ini, bila fakta-fakta di alam dijelaskan dengan teori Harun Yahya (desain cerdas dan penciptaan terpisah), maka ada beberapa kesimpulan mengenai Sang Desainer yang tak bisa dihindari, seperti bahwa ‘desain’ Sang Desainer tidak sempurna, Sang Desainer tidak bisa langsung menciptakan makhluk hidup seperti yang ada sekarang tanpa menciptakan pendahulu yang mirip dengan makhluk hidup jenis lain, Sang Desainer suka menyertakan hal-hal yang tak perlu dalam desainnya, bahkan bahwa Sang Desainer bermaksud menipu kita agar percaya bahwa sebenarnya terjadi evolusi dan sebenarnya ada dunia nyata yang bukan ilusi, padahal sebenarnya tidak! Yang demikian bukanlah pernyataan yang dibuat-buat untuk menjelekkan teori Harun Yahya, melainkan adalah konsekuensi logis dan teologis dari mempercayai teori Harun Yahya. Harun Yahya berusaha mengidentifikasi Sang Desainer yang dibayangkannya denga Allah; tetapi apakah Allah suka menipu makhluk-Nya? Mengapa mereka berusaha menjadikan Allah sebagai Sang Desainer yang mereka bayangkan? 29:20 Katakanlah: "Berjalanlah di bumi dan lihatlah bagaimana Allah memulai penciptaan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chatterjee, S. 1991. Cranial anatomy and relationships of a new Triassic bird from Texas. Phil. Trans. Roy. Soc. Lond. B 332: 277--342.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Colbert, E.H. &amp;amp; E. Morales. 1991. Evolution of the vertebrates: A History of The Backboned   Animals. Wiley-Liss, New York.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feduccia, A. 1996. The origin and Evolution of Birds. Yale Univ. Press, New Haven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harun Yahya (Adnan Oktar dkk.). 2001. Evolution Deceit 6th rev. Kültür Publishing, Is.tanbul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liman, E. &amp;amp; H. Innan. 2003. Relaxed Selective Pressure on an Essential Omponent of Pheromone Transduction in Primate Evolution.&lt;br /&gt;PNAS 100 (6): 3328--3332. Marsh, O.C. 1880. Odontornithes: A Monograph on The Extinct Toothed Birds of North America. Dalam Report of The Geological Exploration of The Fortieth Parallel vol.7: 1--201.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller, K. 1998. Finding Darwin’s God: A Scientist’s Search for Common Ground Between God and Evolution. HarperCollins, New York.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rouquier, S., A. Blancher &amp;amp; D. Giorgi. 2000. The Olfactory Receptor Gene Repertoire in Primates and Mouse: Evidence for Reduction of The Functional Fraction in Primates. PNAS 97 (6): 2870--2874. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Xu Xing, Zhou Zhonghe, Wang Xiaolin, Kuang Xuewen, Zhang Fucheng &amp;amp; Du Xiangke. 2003. Four-winged dinosaurs from China. Nature 421: 335--340. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/271325481329113693-309836171489026561?l=mashudimansda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mashudimansda.blogspot.com/feeds/309836171489026561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=271325481329113693&amp;postID=309836171489026561' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/309836171489026561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/271325481329113693/posts/default/309836171489026561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mashudimansda.blogspot.com/2008/02/mempertimbangkan-teori-harun-yahya.html' title='Mempertimbangkan Teori Harun Yahya'/><author><name>Mashudi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08005202370152086827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_Ud1nzqHCeFk/SGYPRYZxoLI/AAAAAAAAADI/i40zAs4jchw/S220/IMG_0480.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ud1nzqHCeFk/R6u36BsCEmI/AAAAAAAAAA4/PEDmh0FAFPA/s72-c/1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry></feed>
